Bukan Review The Last Empress Cuma Bacotan Aja

Bukan Review The Last Empress Cuma Bacotan Aja – Sudah 4 episode terakhir akhirnya selesai dibuat juga sinopsisnya (di sini kalau kalian mau tahu lengkap). Sengaja sekali saya nggak buat komentar karena mau dijadikan satu saja di sini. Mau bacot tentang semuanya. Makanya, tulisan ini saya katakan bukan review. Karena akan spoiler di mana-mana.

Buat kamu yang belum selesai nonton. saya sarankan untuk tidak membaca tulisan ini. *sudah diperingatkan lho yaaa…

Mariii dikupas!

The Last Empress pada mulanya.

Saat akhir november 2018. Saat itu saya menyelesaikan sinopsis Terius Behind Me (di sini sinopsis lengkapnya). Ngecek ada drama baru dan belum ada yang buat sinopsisnya. Akhirnya saya buat. Pembacanya jelas ala kadarnya saja. hehe.

Jadi, saya juga mau ngucapin terima kasih yang sudah setia ngikutin dari november ya. (mulai original 21 november 2018 sampai 21 februari 2019). Terima kasih atas semangat yang kalian berikan.

Kesan Pertama Nonton Drama Korea The Last Empress

The Last Empress pada perjalannya…

Saya pernah buat rekomendasi drama terbaik tahun 2018 (di sini tulisannya). The Last Empress masuk nominasi mimin *halah. Walaupun jelas, drama ini belum kelar hingga penghujung tahun.

Apakah masih menjadi yang direkomendasikan sebagai drama terbaik?

Ya.

Kenapa? kalau kamu baca tulisan saya itu. tiap drama yang saya pikir “terbaik” punya sisi terbaiknya masing-masing dan jelas punya kekurangan. misal, Terius Behind Me saya bilang menghibur, Welcome to Waikiki yang bikin ngakak, dll deh baca aja. Drama The Last Empress bagi saya terbaik dari sisi “kemunculan konflik” yang dibuat oleh penulisnya.

Menurut saya penulisnya jago banget bikin penasaran. Di beberapa adegan saya dibuat kesal bukan main. Tapi, di sisi lainnya drama ini ada kocaknya juga. Sisi sedihnya pun ada. Bahkan saya sering mengucapkan kalimat kasar kalau nonton.

Jadi kebanyang bukan? Kami-kami yang nonton dalam jangka 3 bulan? 4 episode perminggu, 2 minggu hanya 2 episode saja? kami lama dipermainkan sama drama ini dibandingkan penonton yang baru tahu setelah nonton TV nasional, yang kemungkinan cuma 1 bulan selesai?

Saya ingat banget sih yang ngatain Sunny bego sampai di penghujung episode saya malah bilang bego ke diri saya *Kena KARMAAAA. Karena beberapa hal dalam cerita yang “kedodoran”. Tapi, hal itu nggak bisa mengubah saya untuk bilang drama ini masuk salah satu drama terbaik 2018.

Sekali lagi… dari sisi “kemunculan konflik.”

Memang nggak ada cerita yang sempurna….

Saya merasa begini. The Last Empress memang punya konflik yang menarik. Sayangnya, drama ini nggak banget di beberapa bagian untuk masalah eksekusi dari masalah. Kenapa? karena konfliknya ditumpuk terus. Satu belum selesai. Udah ada lagi. Seperti disajikan makanan enak yang banyak. Akhirnya saya udah terlanjur kenyang di akhir.

Akhirnya… ada eksukesi yang memunculkan komen saya seperti yang kek “udah lupakan”. Ada yang… “ahhhh gini doang.”

Ini mungkin kelemahan drama yang mengambil banyak konflik kali ya? apa istilahnya? Makjang? bayangkan saja. ada misteri kelahiran (Ari yang anak Seo dan Hyuk), ada perselingkuhan, pembunuhan, fitnah, cinta yang bodoh (Sunny pada Hyuk di awal), cinta yang terlambat datang (Hyuk pada Sunny,) ada balas dendam, rebutan kekuasaan, narkoba, apa lagi tuhhhh…. ketombean sama panuan keknya belum ada.

Jujur aja. ada momen di mana saya pengen drama ini cepat selesai. Karena sudah capek aja. Tapi tentu saja lanjut nonton dan buat sinopsis untuk pembaca di sini.

Masalah Karakter dalam drama….

Sunny…. aah gimana? Jang Nara memang senior sih. salah satu drama kesukaan saya ada Fated to Love You. Ada Jang Nara dan Choi Jin Hyuk di sana. Ehhh di sini ada lagi. Dan nggak bersatu lagi. Saya nggak ada masalah sama si kecil caberawit ini. karakternya naik dari perempuan naif yang dikibulin jadi perempuan yang kuat.

Begitulah perempuan. Ketika sudah tersakiti. Dia nggak akan jadi perempuan yang sama lagi. Kamu mau jadi kuat? Siapkan dirimu untuk disakiti.

Shin Sung Rok alias Suneo. Lo lo pada gimana? Kalau ditanya, dalam drama ini suka sama siapa? jawaban saya Shin Sung Rok. Walaupun si peya ini jahara. Saya suka aktinya yang naik dan turun dengan banyak “wajah”. Gila nggak tuh? Tahun 2018 drama yang dia mainin bagus semua, termasuk Return.

Dan adegannya minum kopi adalah kesukaan saya.

Na Wang Shik/Chun Woo Bin. Kecewa??? Cukup kecewa kalau dibilang. Karena posisi dia yang nggak ada di episode 49-52 jelas membuat penulisnya banyak ekstra keras untuk “membunuh karakternya”. Kesannya agak maksa banget. Dulu, saya sering membayangkan bagaimana penulis mengeksekusi Na Wang Shik. Apa mati karena peluru di kepalanya atau bagaimana?

Ehh Na Wang Shik “dibunuh” atas dasar kontraknya dicukupkan di 48 karena sudah kadung teken dengan yang lain. kan yhaaa… kecewa saya.

Karakternya jelas nampak setengah-setengah. Karena ketimbun konflik dan ketimbun kisah Hyuk dan Sunny.

Tapi apa boleh buat bukan? Begitulah aktor yang jadwalnya sudah jelas. Andai saja penulis dan produksi tetap di angka 48. Mungkin ceritanya bakalan beda. Mungkin akhirnya bakalan beda. Saya merasa dia menjadi yang dilupakan. Setelah perjuangannya.

Kalah jadi abu. Memang jadi arang.

Mak Lampir nihh…. Shin Eun Kyung. Konsisten menjadi sang jahat. Karakternya menyebalkan dan akhirnya jadi Mak Lampir beneran dengan wajah tua bangka dan gigi hitam di penjara. Saya nggak salah kasih julukan nih.

Saya nggak ada masalah sama aktingnya. Pernah nonton Achiara’s Secret dan doi main bagus di situ. Yang bikin mengganjal adalah *ternyata saya dudukin pulpen… kenapa sih nggak dibuat dia menyesal saat membunuh Hyuk? kesannya kok iblis banget. Jahat begini, saya nggak cinta yaaa. Saya mengutuknya sampai akhir.

Lee Elijah… alias Min Yu Ra alias Ijah. Lagi… 2 drama yang dia mainkan di tahun 2018 jadi kesukaan. Satu lagi adalah Miss Hamurabbi. Aktingnya jempolan. Cantik wanjay gabungan antara Paula (istrinya Baim Wong) dan Astrid Tiar.

Di samping dia yang seorang penggoda. Yura ternyata adalah korban kekerasan dan berniat balas dendam. Ia membayar mahal akan itu sampai jadi Oneng. Lhaa dipikir Ijah mati. Lagi-lagi kesannya kok maksa lagi. Kesannya Yura dibuat “diampuni” karena alasannya balas dendam dengan dijadikan oneng. Padahal gpp kan mati juga.

Tapi nggak apa-apa sih. saya jadi tahu kelemahan Pak Byun yang kece badai dalam adegan bak-bik-buk. Ternyata kucir kuda Ijahlah yang bisa jadi  kelemahan Pak Byun.

Kibasss cuyyy. kibassssss….

Kesimpulan tentang para pemain. Kecelah. Semua aktingnya. Termasuk Ari (walaupun agak kaku di beberapa bagian).

Apa sih yang bisa diambil dari The Last Empress?

Dipanggil Yang Mulia. Belum tentu Mulia. Maka semulia-mulianya manusia adalah yang memuliakan manusia lain. *bahasa lo min.

Adegan yang menarik ada di 52. Saat Ibu Suri, Kaisar dan Permaisuri yang diam-diam dimunculkan saat wisata Hel Ro, Yoon, dan Ari. Mereka muncul dengan jabatan mereka. kemudian hilang diam-diam. Serta banguan gagah yang kosong. Lorong-lorong kosong.

*mendadak mimin jadi ingin bikin puisi.

Akhirnya, tahta hanyalah hal yang tidak kekal. Mempertahankannya hanyalah sia-sia belaka.

Ibu Suri jadi Mak Lampir di episode akhir. Semua kecantikan dan tetap muda menjadi gagal. Ia tidak lebih dari nenek tua gigi hitam.

Rasa memiliki pada tahta, kekayaan, keindahan. Akhrinya menjadikan manusia bukan manusia.

Di ending. Drama ini kerasa banget hitam dan putihnya. Yang bikin drama ini kesannya jadi maksa. tapi yaa sudahlah ya.

Ending yang happy atau?

Saya ingat salah satu komentar saya di entah episode berapa. Saya bilang kali aja Sunny Jomlo kan kayak mimin. Wkwkwkkw… kejadian tuh. Kagak sama Suneo atau sama Bin.

Tapi ada satu hal di sini. saya suka Sunny dan Bin yang memang nggak ada “apa-apa”. Tidak terjadi perselingkuhan diantara meraka. Kalau boleh berprasangka. Sunny susah move on dari Hyuk. ehh waktu itu nangisin Hyuk kan? Nangisin Bin kan kagak ada tuh yha? Apa kek? Banyangan apa gitu? Kan nggak ada.

Walaupun endingnya terkesan maksa. Kok saya sedih juga yaaa….

Curhat Sebagai Mimin yang bikin sinopsis.

Semua kritikan dan masukkan jelas saya baca. Beberapa diantaranya bilang untuk membuat sinopsis dengan baku dan tidak menaruh komentar pribadi saya yang konyol.

Terima kasih untuk sarannya.

Tapi jujur saja. saya bukan mesin penerjemah atau mesin pengetik. Saya adalah manusia yang secara manual mendeskripsikan di sini. ada kalanya saya terbawa emosi. Saya sadar  kadang saya juga ngomong kasar atau terlalu menyelipkan banyak komentar.

Bikin sinopsis ini lama lho. Makanya saya harus enjoy dengan apa yang saya lakukan. Diantaranya adalah menikmati dramanya sebagai manusia.

Maaf saja kalau gaya saya ngerekap suka menyebalkan. Tapi, kamu jelas bisa lihat bahasa formalnya di sub di viu atau nonton di TV nasional.

Saya hanya ingin memberikan pengalaman berbeda pada pembaca. itu saja.

Untuk yang nggak sabaran karena saya buat sinopsis 1 perhari. Saya mohon maaf juga. Karena memang, sebelumnya saya suka bikin 4 episode dari kamis-minggu. Saya usahakan cepat. Tapi itu tergantung kesibukan juga. Beberapa hal diantaranya kenapa 4 episode dipublish dalam 4 hari adalah karena blog saya down di beberapa halaman karena kebanyakan pengunjung di jam-jam tertentu.

Akhri kata….

HAHAHA TULISANNYA PANJANG BENER!!!!

Akhir kata saya ucapkan terima kasih untuk seluruh pembaca di besoksore dan besokpagi. Terima kasih untuk masukan, saran, kritik dan semangat yang kalian berikan. Tanpanya mimin mungkin sudah menyerah bikin sinopsis. karena sudah mlz.

Terima kasih untuk semua kru di drama ini. untuk para pemainnya juga. Saya punya pengalaman baru naik roller coaster hanya dengan menonton sebuah drama korea. kadang yaa rasanya kek naik odong-odong depan alfamart juga. Yaaang artinya saya merasa ceritanya nggak kemana-mana di beberapa episode.

Ada tambahan? Silakan tulis di kolom komentar yaaa…

Terima kasih. Selamat hari minggu. Tuhan memberkati.

Ttd… mimin kece yang belum mandi.

dari ig punya peyaaaa

Sampai ketemu di sinopsis lainnya atau review lainnya.

Advertisements

66 tanggapan untuk “Bukan Review The Last Empress Cuma Bacotan Aja

  • 24/02/2019 pada 8:28 AM
    Permalink

    gomawo ya min udah mau bikin sinopnya aku suka banget sama bahasanya ko jd lebih hidup gitu . request dong min bikin sinopx drama korea yg baru yg main lee honey itu tp lupa judulx please mimi cantik semoga murah rezeki dan enteng jodoh

    Balas
    • 24/02/2019 pada 11:02 AM
      Permalink

      aihhh doanya terima kasih banyak kak.
      enteng rezeki juga.

      sampai sekarang belum nonton drama baru kak. masih menyelesaikan yang lama. lihat sikon dulu kalau mau buat sinopsis lagi.
      *kretekin jari.

      Balas
      • 24/02/2019 pada 12:45 PM
        Permalink

        Min..eike yg termasuk yg setia nungguin sinopsis the last empress..lumayan lah 4 bulan terakhir dibikin penasaaran dr ep awal..walau endingnya agak krg sreg gr2 choi jin hyuk ga ada 🤪 …gumawoo yaa..suka ketawa2 lucuk sendiri baca tulisan mimin yg ngata2in peya,mak lampir n ijah..🤗😂 walaupun udh nnton d youtube engsub tp blm afdhol klo blm baca sinopsisnya besok pagi&besok sore..
        Sukses terus yaa..😇👏🙏

        Balas
        • 26/02/2019 pada 8:00 PM
          Permalink

          mimin thank you s muchhh untuk usaha dan kerja kerasnyaa.. aku termasuk pembaca setiaa.. you are the best!!

          Balas
          • 19/03/2019 pada 10:05 PM
            Permalink

            Dear mimin besoksore.. thanksssss udah bawa baca sinopsis dg cara seruuu bahasa yg seru ngumpat2 juga udh diwakilkan berasa seru bgt. Aku ga suka drama korea, tp gara2 liat di tv bbrp episode jd kepo, trs ga sabar trs nyoba nonton di v*u tp boring, nyoba deh baca sinopsis ternyata seru bgtttt .. pokoknya makasih dan lancar jaya yakkk !!!

      • 24/02/2019 pada 3:28 PM
        Permalink

        Miinn, sebelumnya terima kasih banget udah telaten bikin sinopsisnya. Kebayang tuh, mimin pasti harus berlama-lama mantengin layar, mantengin dramanya plus bikin sinopsis. Kalau deketan pasti udah saya bantuin bikin kopi (instan favorit peya) 😂😂😂

        Sudah lamaaa banget lho ga nonton Drakor model beginian setelah the great queen Seon Deok. Meskipun beda tapi tetep ada rasa-rasa nostalgianya.

        Tau ga sih min, sinopsis mimin ini bener-bener ngebantu. Apalagi untuk orang seperti saya, emak-emak pekerja dg anak laki-laki usia 3 tahun. Di awal-awal episode yg ditayangkan di TV nasional, bela-belain begadang di viu demi memuaskan rasa penasaran (yg tetep aja ga akan terbayar dalam satu malam) sampai esok paginya hanya mampu masakin telor ceplok dan nasi putih kemudian lanjut kerja dg mata panda dan lelah luar biasa, eh sorenya masih lanjut begadang viu dan kembali mengabaikan anak dan bapaknya.

        Alhamdulillaah, akhirnya dipertemukan dg blog mimin oleh mbah Gugel sehingga penelantaran keluarga tidak berlanjut. Wkwkwkwk..

        Kelebihan sinopsis tuh ritmenya bisa diatur, bisa dijeda sesuai kebutuhan tanpa kuatir tertinggal adegan tertentu. Dan kalau loading otak melambat bisa ngulangin baca paragraf sebelumnya. Jadi ga perlu balik seperti jaman kuliah dulu nonton marathon 24 jam demi rasa penasaran.

        Pada akhirnya, kami doakan semoga mimin panjang umur, sehat selalu, rezekinya lancar (bantu dg klik iklan), dan terus bersemangat membuat sinopsis Drakor yg kece. Percayalah, dg menulis sinopsis, mimin telah membantu menyelamatkan kehidupan nyata orang-orang seperti saya.. Hihihihi

        Maafkan komentar saya yg kepanjangan, luv yu mimiiinn.. 😘😘😘😍😍😍

        Balas
        • 24/02/2019 pada 6:55 PM
          Permalink

          sejujurnya ini adalah komen yang paling mengharukan. *tisu mana tisu
          karena, kadang saya suka mikir bahwa saya melakukan hal yang kayaknya nggak berguna untuk orang lain. *serius lho

          banyak juga yang ngatain. aaahh cuma nulis sinopsis doang mah yang lain juga bisa.
          but, saya masih stay nulis sinopsis satu tahun belakangan.

          mungkin saya harus berterima kasih juga sama stasiun tv yang nayangin drama ini, karena jadi ada yang nyasar di sini.
          *yha padahal drama tahun 2018 yang bagus bukan cm ini aja.
          terima kasih kak komennya. hati saya jadi anget kayak ketek ayam. *eh

          Balas
          • 24/02/2019 pada 9:39 PM
            Permalink

            Sependapat bangetttt ma comment nya ana soalnya senasib..Hihihihi.. Sy juga Ibu 2anak (6thn n 7bln)
            Termasuk pecinta drakor…tp semenjak pny baby lgsg “cuti” dulu soalx sadar diri sering lupa waktu n ga sabaran klo udh ntn drakor…pas liat trans TV mulei nayangin drakor2 favorite senengggg bgt palagi pas tau nayangin the last empress juga..tp pas tau 52episode lgsg lemesss Hihihihi…
            Iseng ketik2/google…ehhh akhirnya ktmu blog ini…ampunnnn dahhh ketolong bgt
            Suka bgt ma cara penulisannya yg enjoy n ga Baku..cenderung lucu malah..Hihihihi
            Makasihhhhh banyak yaa min
            Semangatttttt

          • 25/02/2019 pada 4:21 AM
            Permalink

            terima kasih juga kak. semoga anak-anaknya sehat yaaaa.
            saya malah kalau tahu ada tv yang nayangin drakor malah dari pembaca di sini kak.

            mimin punya tipi tapi tipinya rusak. *sama aja kayak nggak punya.
            dan nonton drakor udah mendarah daging sejak bocah akutu. whwhwhw. jadi nggak bs ngebayang gimana kalau punya anak nanti.

    • 24/02/2019 pada 11:27 AM
      Permalink

      Aiihhh.. mimin yang kocak dan kece badaiiiii… terima kasih banyak sinop-nya.. suka banget sama review (ocehan)-nya.. Semoga mimin selalu sehat dan semangat!!

      Balas
  • 24/02/2019 pada 10:17 AM
    Permalink

    kok malah sedih harus selesai ya min hikhik. setuju sama mimin, panjang sih tp ttp suka drama ini. suka krn ada jang nara, suka krn cerita kerajaan era modern, suka bahasa mimin menggambarkan ceritanya

    thx ya mimin, sehat2 biar terus bikin sinopsis, cpt ketemu pangeran pujaan hati terus bikin sinopsis drama roman biar lbh berasa menggambarkannya hehe

    pokoknya thx bgt buat mimin. 4 jempol buat mimin

    Balas
  • 24/02/2019 pada 11:16 AM
    Permalink

    Makasih untuk perjuangan nyelesein sinopsis drama ini. Kalau ada yg bilang lebih suka penulisan yang formal, saya sih sebaliknya. Situs sinopsis luar pun ada yg beberapa penulisannya seperti mimin, meski mimin bagi saya tetap yg paling menghibur. Kadang yang lebih menyenangkan dari sekedar membaca sinopsis sebuah drama, adalah merasa ada teman menonton. Celetukan2 yang kadang menyuarakan apa yg ada di otak kita juga sih pas baca. Ahaha… kesannya…kesepian banget ya sayah? Anyway, semoga mimin menemukan drama berikutnya yang kece juga. Semangat terus ya…dan tentunya, ga kesepian.

    Balas
    • 24/02/2019 pada 7:00 PM
      Permalink

      nggak ada yang salah sama kesepian kak.
      yang salah mungkin ketika kita merasa sendirian.
      sejatinya manusia memang nggak pernah sendiri kan?

      aamiin kak. semangat juga buat kakak.

      Balas
  • 24/02/2019 pada 11:27 AM
    Permalink

    Terimakasih banyak..
    Setiap hari nggu sinopsis ny
    Akhrny kelar.
    Pdhal udh ngarep Peya jdi org baik Terus sm sunny
    Wuha…
    Korban Perasaan

    Balas
  • 24/02/2019 pada 11:38 AM
    Permalink

    Kalo aq suka gaya sinopsis mimin dibanding yang lain..lagi kesel keselnya denger celetukan mimin jadi auto ngakak tanpa kehilangan inti cerita.

    Sukses trus yach mimin ditunggu sinopsis lainnya

    Balas
  • 24/02/2019 pada 11:55 AM
    Permalink

    Walau sudah nonton episodenya di viu tapi tetep suka mlipir baca sinopsis di sini. Lebih penasaran sama komentar Mimin 😀

    Dan, akhirnya sy meninggalkan komentar di penghujung last empress. Terima kasih untuk sinopsisnya yang tidak mudah.

    Semangat utk project selanjutnya 🙂

    Balas
    • 24/02/2019 pada 5:32 PM
      Permalink

      Terima kasih mimin sudah menulis sinopsis yang paling seru buat dibaca, yg selalu saya tunggu-tunggu setiap minggunya..ini pertama kalinya saya baca sinopsis drama yg episodenya banyak hehehe tetap semangat menulis sinopsis drama lain dan tetap menjadi mimin yg super seru ^^

      Balas
  • 24/02/2019 pada 12:01 PM
    Permalink

    Terima kasih sinopsisnya Min. Ini adalah satu-satunya drakor yg aku baca sinopsisnya sampe akhir. Episode 51-52 nya aku streaming hehehe. Bagus kok. Meski konflik kedodoran di mana-mana dan penyelesaiannya terkesan maksa. Aku salut bahwa kaisar akhirnya sadar beliau mencintai permaisuri, meski telat banget kan ya. Dari awal meski Na Wang Sik kece badai, aku tetap memilih ending Sunny tetap sbg istri yang setia. Ceileh hahaha. Mungkin krn aku ibu-ibu juga ya jadi aspek sakralnya pernikahan itu menurut aku sesuatu yg wajib, apalagi ini kekaisaran yg notabene jd acuan rakyat.
    Untuk Mimin, thank u yaa.

    Balas
  • 24/02/2019 pada 12:55 PM
    Permalink

    Weee selamat min..akhirnya…BTW min…sinopsis yang udah pernah ditulis apa aja ya…???
    Aku suka bahasanya mimin….nyuantaai banget apalagi disisipin komentar yg lucu n gokil2….!!
    Selesai sinopsis macam …. berpisah sama mimin juga…hiks

    Balas
  • 24/02/2019 pada 2:01 PM
    Permalink

    Suka banget sm drama ini, dari Sunny yg naif jd keren abis, sampe Hyuk yg jahat naujubilah tp ngambek krn minta makan, tp yg aku bingung Min Yura itu endingnya jd *maaf, org tak sehat mentalkah?

    Balas
    • 01/03/2019 pada 8:09 AM
      Permalink

      Akhirnya selesai baca, dari awal emang tertarik sama drama ini. Tp mau nonton tidak punya waktu. Dan akhirnya di tayangin di tv. Tapi lebih memilih baca sinopsisnya aja di sini.
      Sukaa banget baca sinopsisnya di sini..
      Komentar komentarnya pun di baca. Haha
      Makasih banyak mimin yg belum mandi.

      Balas
  • 24/02/2019 pada 3:04 PM
    Permalink

    Akhirnya tamat ya min…setuju sm mimin setiap cerita psti pny kelebihan dan kekurangannya, tp ttp bs bikin aq terkesan ketika adegan saat kaisar mo wafat dia sempet mnt maaf dn blg cinta sm sunny…
    Soal penulisan aq ga kberatan dg komen2 mimin justru itu yg bikin aq nungguin sinopsis…..ttp semangat!!

    Balas
  • 24/02/2019 pada 3:07 PM
    Permalink

    Gomawo ya min, aku justru nungguin komennya mimin di ep terakhir ini, hehehehe
    Pas NWS dibunuh paksa gtu aja, jd g terlalu kaget karna udh dpt info dr sini klo CJH udh ada jadwal lain.
    Endingnya ckup memuaskan sih, mulai dr terjawab hub kukis dg bunga poppy, sampai motif sbnrnya ibu suri kaya gtu,
    Dan di drama ini emng keren bgt shin sung rook, keren deh, dia bsa bkin aku bner2 sebel, tpi jga simpatik, akhirnya seneng, hehehehe
    Yg agak ngecewain sbnrnya dibunuh paksanya NWS ya, karna kan di sinop resminya pas awal2, katanya yg jd pusat konflik NWS, tpi ngilangnya g elegan, kadang ngbayangin jga sih, mgkin ada adegan NWS pamitan sama pyeha sama Sunny, trus akhirnya Pyeha sama sunny kerjasama mengeksekusi ibu suri gtu, hehehe, tpi pasti lah penulis jga udh usha keras buad bkin ending yg terbaik, terkait jadwalnya CJH.
    Tapi klo dipikir lagi karna judulnya last empress, jd ya sudahlah, ckup sunny sendirian ajah….
    Di episode terakhir ini saya terpesona jga sama cantiknya seo kang hee, bsa manis cantik gtu ya, kaya terpesona sama min yu ra di awal2 episode
    Akhir komentar, saya sependapat sama mikin, soal drama ini memang bagus dalam konfliknyaaaa
    Mhian ya panjang komennya
    Tetep semangat bkin sinop ya min, dan tetap jd diri sendiri aja
    Biar emak2 kaya aku punya bacaan hiburan, wkwkwkw
    Soalnya yg aku rasain sih, klo abis nonton last empress g baca disini, rasanya g bsa ngeluarin keganjelan2 soal ne drama, spaneng jdinya, klo sambil baca disini ada yg menghibur 😄😄😄

    Dan semoga mimin cepet dpt jodoh yak, sbagai balasan karna telah menghibur banyak orang. Aamiin

    Balas
    • 24/02/2019 pada 6:57 PM
      Permalink

      aaminn kak. terima kasih doanya. semoga terwujud yaaaaaa.

      Balas
      • 25/02/2019 pada 4:26 PM
        Permalink

        Karena nonton drama ini di tv, aku jadi nyasar disini. Bahkan gara2 ada komen2nya mimin aku malah baca sinopsis ini dari awal, padahal udah nonton di tv lho. Karna aku suka sama komenannya mimin, mewakili apa yg aku rasain banget, jadi terhibur karna mimin. Thx ya min, aku jadi termotivasi buat ubeg2 ni blog untuk baca sinopsis yg lainnya 😂😂😂

        Balas
  • 24/02/2019 pada 5:22 PM
    Permalink

    Mkasih ceritanya min.. Aku baca dan nyimak dari eps 9 sampai slesai. (Knp eps 9? Krn episode sebelum2 udh nnton di transtipi ) . aku seneng sm cara mimin nyampein cerita, nggk bosenin, kocak. Kadang aku baca malah ktawa2 sendiri. Kadang ngedumel juga, cerita sedih menegangkan, knp mlah aku jd ngakak.
    Mgkn yg komen pake bhs baku ato SNI dia bkn org jawa, soalnya jelas aku sering menemukan celotehan mimin yg jawa bgt. Mungkin ya, tapi ah sudahnya..
    Jempol buat mimin, skrg aku yg ngikutin nnton ditranstipi jd hambar.. Wkwkwk

    Balas
    • 24/02/2019 pada 6:50 PM
      Permalink

      wkwkwk… mungkin kak. duhhh yaaaa anak daerah sekali saya

      Balas
      • 25/02/2019 pada 1:03 AM
        Permalink

        Makasih bnyak ya mimiiin.. akhirnya slesai juga. Drama yg cukup melelahkan ya sbnernya. Tapi karena ceritanya bikin emosi jdi malah penasaran sama cerita dr mimin. Aku streaming cuma ep 52 aja. Krn penasaran endingnya. Slain itu aku cuma baca dr sinopsis yg mimin buat. Rasanya drama ini saking panjangnya pas habis rada sedih krn sdh menemani bbrp blan ini (helleehh ^_^). Kyaknya aku bklan sring buka blognya mimin buat baca sinopsis drakor lainnya yg blom aku tonton. Smangat min buat sinopsis drakor slanjutnya..

        Balas
  • 24/02/2019 pada 6:23 PM
    Permalink

    Sinopsisnya kece badai….lanjutkan!!!!!!

    Balas
  • 24/02/2019 pada 8:11 PM
    Permalink

    Yang bikin kangen + penasaran itu komen dari miminnya

    Balas
  • 24/02/2019 pada 8:34 PM
    Permalink

    Makasiihh mimin reviewnya….ditunggu review2 yg laen min….😙😙klo mbaca tulisan mimin kayaknya mimin orang jateng/jatim yak…😄😄…syehat2 sll ya min…tetap syemangaat💪💪

    Balas
  • 25/02/2019 pada 12:40 AM
    Permalink

    Ini drama tu serius banget sumpah. Krn saya penasaran liat episode2 awal di tv nasional dan kayaknya males nonton akhirnya saya cari sinopsisnya aja dan nemu lah situs ini. Ternyata eng ing eng episodenya puanjaaang sekalee.. Drakor saya cuma bisa tahan nonton 15-18 episode itu pun dah kepanjanhan buat saya. Makanya saya mau bilang makasih banyaaakk buat mimin yg bener2 sudah menghemat waktu saya nonton drama sia-sia ini (panjang sih dan endingnya ga banget)
    Kalau dari sisi penyajian bahasa saya bener2 suka loh min, merasa terhibur banget. Ya ini tu drama serius, menyakitkan, sedih dan super panjang tapi krn mimin bahasa nya konyol banget saya jd ketawa terus tiap episode. Hahahaha
    Kalau komen soal dramanya, kenapa saya ga suka dg drama2 kerajaan monarki korea gini. Cerita ini meskipun disuguhkan dalam periode modern tp sebenernya sama aja dg drama yg jaman baheula. Si dalang biang kerok selalu kl ga ibu suri atau nenek suri. Dah itu aja. Yg cowo2nya tu pasti pengikutnya. Dan selain itu yg namanya asisten tu kok kayak ninja ada kapan aja, dimana aja, bajunya rapih terus. Kapan doi tidurnya? Wkwkwk selain itu herannya semua orang kok kayak bisa disuap dan keluarganya tuh pasti susah (anaknya harus dioperasi lah dll)
    . Kl di last empress ni menurut saya terlalu mengada-ada dan banyak celahnya. Bener kata mimin kl dr segi konfliknya lumayan. Saya ga nonton dramanya tp bisa kebayang kl akting pemainnya pasti oke.

    Akhir kata sekali lagi saya ucapkan makasih banyak utk miminnya! Fighting

    Balas
    • 25/02/2019 pada 4:16 AM
      Permalink

      ((ninja))) hahahahhahaha….
      ya kak, mirip sama sageuklah. cuma modern, dengan Kaisar yang ceweknya buanyak buangettttt.

      asli episode 26 kalau durasi 1 jam kak. cuma zaman now itu durasinya dipotong jadi 30 menit-an, jadilah 52. di tipi itu mungkin cuma ngabisin 26 hari tayanglah.
      drama durasi tengah-tengah menurutku, solanya yang panjang banget bs sampai 100 (durasi 30 menit).

      Balas
  • 25/02/2019 pada 4:34 PM
    Permalink

    Tenkyuu lho min,,, jujur aku malah lebih penasaran baca sinopsinya dri pda nonton dramanya langsung soalnya bahasanya itu lho yg bikin greget, mak lampirlah, suneo lah ahahhaha.. kece min,,,
    tengkyu min pokoknya sukses terus … sarangheyo

    Balas
  • 25/02/2019 pada 8:25 PM
    Permalink

    makasih min sinopsis nya , aku baca dari awal sampe akhir ..
    meskipun drama nya roller coaster tapi terhibur juga dengan bahasa mimin ..

    gomawoyo min 😇😇

    Balas
  • 25/02/2019 pada 10:43 PM
    Permalink

    tiap kamis dan jumat ak selalu buka min nunggu sipnosis ini, cuma kecewa berat sama endingnya , tdk sesuai dgn plot cerita , krn tertulis suny jth cnt sm na wang shik , cuma perkiraan nih si penulisnya ini kyknya berubah alur cerita ya krn banyak nitizen yg suka sm suny dan pyeha,,,

    makasih buat mimin yg udh buat sipnosis secepat mgkn , smpai ktmu di cerita yg lain
    😊😊😊

    Balas
    • 26/02/2019 pada 6:14 AM
      Permalink

      kalau emang bener gitu. berarti peran “pasar” sangat memengaruhi jalan cerita banget ya kak.

      Balas
    • 29/03/2019 pada 6:45 PM
      Permalink

      Akikah baca dari awal sampe tamat makan waktu 2,5 hari. Apalah mimin yg mengorbankan jiwa, mata, telinga, punggung, dan terutama jari-jemari nan lentik demi nulis sinopsis ini berbulan2 lamanya (puja mimin syantik). Kebantu banget sama sinopsis ini min, soalnya akikah tipe yg heboh (mirip mimin) dan banyak tanya (kek Dora) kalo lagi nonton drama or film. Daripada kamar digedor2 ortu gegara lambe ini yg terlampau ekspresif, mending baca aja deh. Adegan diimajinasi sendiri, mimik pemain dihayati sendiri. Palingan juga cuma ngakak2 pas Peha keliatan begonya. Semua kata2 yg biasa akikah ucapin pas nonton udah terwakilkan semuanya lewat tulisan mimin.
      Nonton drama ini bikin akikah keinget Goblin. Genrenya sama, kontemporer. Trus, pas adegan Jang Nara jemur dan ngibas2in baju di kamar kosnya juga uda kek Ji Eun Tak. Dan yg paling bikin mirip adalah… endingnya. Ending yg bikin banyak orang gasuka karena ngegantung dan akhirnya komen “harusnya begini lah, harusnya begitu lah”
      Pertahankan gaya menulismu min. Gausah dengerin mereka yg bilang “pake bahasa baku please, saya bingung bacanya”. Kalo mereka bingung, silahkan dan biarlah cari ke tempat lain. Toh, masih lebih banyak yg suka dengan gayamu saat ini. (Btw, otak aku suka kepleset kalo mimin nulis “jalang seo”. Di telinga akikah bergema “dayang seo”. Secara dia emang dayang/asisten permaisuri So Hyun kann)

      Balas
  • 26/02/2019 pada 8:55 AM
    Permalink

    Terim kasih mimin
    Saya baru baca sinopsisnya ini
    Awalnya gak suka sama Last Empress,eeeh ternyata malah ketagihan
    Sekali baca gak bisa berhenti
    Untung sinopsisnya dah lengkap
    Sejauh ini sih menurut aku ini drama yang paling kompleks
    Belum sempat mikir udah nambah aja konfliknya
    Kaya kudu melotot sama nahan napas biar gak ketinggalan
    Setiap karakter punya peran yang kuat
    Cuman agak rumit dan merangkainya agak kurang gimana jadi endingnya kurang nampol
    Tapi so far bagus banget
    Baru ini ada sinopsis yang kece banget
    Sukses terus ya

    Balas
  • 26/02/2019 pada 4:52 PM
    Permalink

    Paling setuju ketika dibilang ini drama endingnya maksa bgt, knpa hyuk nya jg mati, dan na wang sik masi keliatan utuh badannya pdahal dibilang meluk bomnya, tapi okelah ya, tetep ini drama udah berhasil mengaduk2 hatiku wkwkwk
    Kalo ada yg blg mimin baiknya pakai gaya cerita formal ato apalah td sebutannya, mending jangan, asik yg kyk gni ini,,jempol 👍 kadang jd ngakak krn komennya mimin, jadi penasaran baca krn konyolnya mimin, ngga kaku,,tengkyu

    Balas
  • 26/02/2019 pada 8:24 PM
    Permalink

    Akhirnya selesai juga baca sinopsisnyahhh, tulisan ini tu ngebantu bgt si, apalagi buat mamak beranak 2 batita, kebayang kalo nontonin filmnya di viu , bisa ga makan ga mandi anak2 wkwkwk, (curi2 nonton juga si pas episode terakhir) terimakasih banyak mimin.. kusuka bacanya diselipin lawak2 dikit biar ga tegang pemirsahhh, biarpun kadang jadi suka binngung kalo udh mulai ganti2 nama timun suri, ijah, mak lampir 1 , mak lampir 2 wkwkwk

    Balas
  • 26/02/2019 pada 11:41 PM
    Permalink

    Makasih sinopsisnya … Dri awal nemenin banget masa² ngidam ku nggk ngebosenin krna mimin rajin bkin sinopsis drama ini,… Terhibur smpe skrg Alhamdulillah msih bsa nikmatin smpe episode terakhir walaupun nyesek kaisarnya malah End… But thank you so much min, smga berkah min.

    Balas
  • 28/02/2019 pada 8:57 PM
    Permalink

    terimakasih min sudah buat sinopsisnyaaaaaa huhu semangaaaattt terus ya min bikin sinopsis membantu bangeett
    aku juga ga masalah ngasih komentar walupun agak kasar kan namanya mengekspresikan emosi wkwk fightingg!!!

    Balas
  • 02/03/2019 pada 12:40 AM
    Permalink

    Ya ampunnn mimin…akhirnya q nemuin blog sinopsis yg enjoy bgt bacanya… saya jadi termotivasi lagi buat nulis, jujur ja uda lama bgt ga nulis blog apalagi komen2, saya kok jadi pengen berguru ma mimin…selama ini saya tuh punya unek2 tiap kali nonton drakor, tapi susah bgt diluapin…malah terkesan terlalu baku tiap kali mulai nulis…

    Gaya bahasa mimin yg easy reading dan renyah…menyadarkan saya utk nulis dari hati yg sedalem2nya…makasiiiih mimin…klo ada review di youtube boleh tuh min, minta link nya ya….

    mampir2 ya ke blog q utk saling menyemangati….hehhe #ngarep.com

    Balas
  • 03/03/2019 pada 2:14 PM
    Permalink

    Makasih banyak Min atas kerja kerasx smpai sinopsisx tamat…jujur ya aku uda lama ngga ikutin drakor2 yg bru lgi tpi pas trans tv nayangin ecounter smpai the last empres aku lngsung kya ikutin lgi … pas lhat di awal2 the last empres kya penasaran gitu jdi aku lngsung otw google dan cari2 eh nemu blog ini dan aku lhat jumlah epsx bnyak bgat kya ngga sabaran smpe tamat gitu jadi aku mulai ngikutin sinopsisx klu ada wkt tpi syukur krna krja keras mimin yg pantang menyerah💪 aku bisa baca smpai tamat….oh ya aku suka koq baca2 komenx mimin suka2 tertawa ngakak gitu krna julukan2x mimin sma pemeranx😆😃 top komenx deh👍 malahan aku lebih tertarik sma komenx mimin sih drpda sinopsisx klu kesal sma jalan cerita yg kadang2 ngga ngambung…akhir kata salam kenal ya min dri papua😊 aku sengaja tggu endingx bru komen😆

    Balas
    • 04/03/2019 pada 5:24 AM
      Permalink

      yaaaaaa ampun jauhnya yaaa kak. mimin ada di jawa.
      terima kasih sudah mampir.

      Balas
  • 03/03/2019 pada 8:05 PM
    Permalink

    Gue suka gaya nulis elu min,
    Kece badai,lain dari yg lain,dh berapa taun ini smjak gua jdi emak” lbh banyak baca sinopsis daripada drakornya coz punya anak yess,biar g nyita byk waktu,baru x ini gua nemuin mimin,yg nulis sinopsis ampe bikin gua auto ngakak gegara komentar” elu min,,
    Semangat y min,trus nulis sinopsis,kalo d sinopsis baru yg ditulis tolong kabarin gua,,
    Salam dari penggemar baru u min,,

    Balas
  • 06/03/2019 pada 7:22 AM
    Permalink

    Hai min, aku salah satu silent readermu. Makasih banyak udah bikin sinopsis drama ini. Baru pertama kali aku baca sinopsis gini haha, biasanya langsung nonton dramanya. Tapi karena penasaran akhirnya kubelain baca sinopsis dari sabtu minggu lalu sampe selasa kemaren hahahaha. Aku suka sama gaya bahasa mimin, rasanya kayak nonton sambil diskusi sama temen 😂 Jadi kebayang sama cerita dan settingnya. Komen dan julukan dari mimin juga kocak, aku ngakak parah. Ibukku juga kurekomendasiin baca sinopsis di sini karena beliau biasanya udah ketiduran pas jam tayangnya drama ini.
    Mak lampir jahatnya konsisten ya, gangguan jiwa jangan2 hehe. Aku pingin ceburin dia ke kali 😆 Perkembangan karakter Kaisar pesat banget ya, dari monster terus jadi insyaf gitu. Dari aku sebel sampe kasihan sama dia karena dia jadi korban keserakahan emaknya. Tapi kok agak sebel ya si Kaisar mati, harusnya dia dipenjara dong. Sama Ijah juga tuh. Eh tapi apa karena si Ijah jadi oneng makanya nggak bisa dipenjara ya? Menurutku endingnya cukup realistis sih, happy ending juga sebenernya kalo dilihat dari segi kehidupannya Sunny. Sunny beneran keluar dari istana setelah semuanya selesai kan? Menurutku itu cukup. Sekarang malah penasaran naskah aslinya kalo cuma 48 eps haha, mungkin Sunny dan NWS beneran kabur ke luar negeri setelah ngehancurin kekaisaran.

    Wah kok jadi panjang komennya haha. Sekali lagi makasih min udah bikin sinopsis ini, semoga mimin masih kuat bikin sinopsis lagi setelah ini 😄

    Balas
    • 06/03/2019 pada 8:43 AM
      Permalink

      terima kasih kak sudah merekomendasikan ke ibunya. hehehhe.

      yhaa mimin masih kuat bikin sinopsis. cuma sekarang-sekarang masih review dan kesan pertama aja.
      belum nemu drama on going yang keknya enak dibuat sinopsis dan belum ada yang buat.

      mimin kadang suka kalah gercep kalau buat sinopsis. keduluan aja sama lapak lain. hahahaiyaaa curhat.

      Balas
  • 10/03/2019 pada 9:53 PM
    Permalink

    Love mimin bagets….jangan rubah bahasanya jadi bahasa baku min…ga seru!seruan yg kayak gini.
    Ntar kalo ada drakor baru..pasti cari mimin lagi ah…baca dr episode pertama sampe akhir berasa jd punya connected secara bathin sama mimin.semoga mimin panjang umur,amieen!,gak jomblo lagi …,dan selalu diberi kesehatan.amiieeen!
    Makaciu udah bikin saya ketawa walo lg greget2 nya sama mak lampir ato hyuk..
    😙😙😙 gut lak min

    Balas
    • 11/03/2019 pada 7:40 AM
      Permalink

      aamiin…
      terima kasih yaaaaaa doanya.
      mimin jadi terharu. *ambil tisu *srooooottttt

      Balas
  • 19/03/2019 pada 2:55 PM
    Permalink

    Gomawooo. thankyou mimin kece.
    yang mengkritik tulisan mimin terlalu baku, biarlah anggep angin lalu.
    gue pribadi ngikutin sinopsis ini (bahkan lebih suka baca sinopsis daripada nntn wkwkwk) karena kehebohan mimin buat nyeritain detail setiap ceritanya.
    apalagi ngebuat nama para pemainya wkwkwkw *ngakakkk pertama kali baca Yura jadi Ijah, Kaisar jadi Suneo, Ibu Suri jadi Mak Lampir, Tete Mama, Jalang Seo daan lainnya.
    super loveee :*

    sebagai anker (anak kereta),
    gue pribadi paling suka baca sinopsis sambil bergelanyutan-berdesakan di kereta jam pulang kantor.
    disaat badan udah lowbat, bosen, aktvivitas favorit yaitu baca sinopsis sambil ngakak ngakak sendiri!

    Balas
    • 20/03/2019 pada 6:41 AM
      Permalink

      mimintu sampe ngebayang gimana anker pas baca sambil senyum-senyum sendiri.
      senang bisa membuat kamu bahagia pas pulang kerja. heheeeeee

      Balas
  • 21/03/2019 pada 2:30 PM
    Permalink

    berhubung saya baru di dunia per Drakor an saya cari review dulu sblm menghabiskan byk wkt di dpn tv buat nonton jadinya saya pilih2 banget, dan nemu blog besoksore, yang buat saya bgs banget review nya (mgkn kita satu selera) heehhehe.. stlh nonton Terius behind me, saya nonton the last empress krn mbak mimin buat salah satu drakor layak ditonton n udh ngeliat di tv bbrp adegannya tp saya nunggu mpe tamat dulu baru cari kasetnya…
    suka banget penyampaian mbak di sinopsisnya, lucu banget n g ngebosenin, trs saya sich sukanya ama si peya bukan NWS krn karakter dia emang rumit dari yang jahara, korban emaknya sampe insyaf nya doi trs ekspresinya dia bisa berubah2 n feelnya dpt banget, dari awal saya udh kasian bgt ama peya, emaknya buat dia jadi monster dari kecil ampe dewasa, jadi korban paling parah yah si peya itu, saya sich dr awal setuju peya ama sunny, jd saya g deg2an tuh ama adegan sunny n NWS.. maap buat yg ngefans ama mereka…xixixiixi, kl jalan cerita sich saya mah g mikir masuk akal apa kagak namanya drama yah dinikmatin ajah, g ribet2 mikirnya tp saya sukaa drakor ini smua karakternya idup n khas mau dari utama sampe peran pembantu dan jalan ceritanya seru krn misua mau nemenin nonton ini drakor..
    berhubung suka liat shin sung rook saya bakalan lanjut dengan RETURN apalg mbak blg ni drakor juga bagusss n recomended….

    Balas
    • 22/03/2019 pada 6:03 AM
      Permalink

      return bagus kok. yang disayangkan ada penggantian pemainnya. tapi jalan ceritanya memang menarik. selamat nonton kak.

      terima kasih sudah mampir.

      Balas
  • 21/03/2019 pada 9:51 PM
    Permalink

    sekarang kok saya jd ngeFans sama jang nara. hehe suka bgt sih sama karakternya yg jd kuat dan pinter tp ttep baik hati. l
    makasih y min sudah sabar nulis sinopsisnya justru yg saya tunggu2 itu bacotan mimin. kalo gk ada kyak sayur tnpa garam tawar.😁
    Btw ini drakor pertama yg di tonton dan bca sinopsisnya lg stelah off lama bgt ada 10 taunan.
    makasih min luv u full pokokna mah😆😆

    Balas
    • 22/03/2019 pada 6:02 AM
      Permalink

      wkwkwkkw…. off 10 tahun? luar biasa,
      btw, 10 tahun lalu juga saya baca sinopsisi juga. eehhh 10 tahun kemudian saya jadi nulis.

      Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat