Kesan Pertama Nonton Drama Korea The Third Charm

Kesan Pertama Nonton Drama Korea The Third Charm- Bisa nggak sih? Drakor yang baru-baru ini nggak serentak tayang gini? Hahahha… sumpah lho, ini pada kelar dalam satu waktu dan yang lainya menunggu untuk muncul. Harusnya kan giliran gitu yaaa? Jangan main keroyokan gini.

Jadi, udah kayak jamur di musim penghujan aja. di penghujung tahun 2018 kali ini, banyak drama mucul dan aktor serta aktrisnya nggak tanggung-tanggung. Kali ini, saya mau mengomentari kesan pertama nonton drama korea The Third Charm.

The 3rd Charm ini punya JTBC. Jumlahnya 16 episode. Tayang sejak 28 september 2018 dan diperkirakan akan selesai pada 17 november 2018. The 3rd Charm ini pengganti dari slot My ID is Gangnam Beauty.

Jadi siapa saja pemain drama korea The 3rd Charm?

Seo Kang Joon memerankan Oh Joon Young. Dia pada mulanya ada mahasiswa jurusan kimia, tinggal bersama dengan kedua orang tua serta saudara perempuannya. Dulu, dia super cupu yang pakai kacamata dan giginya dikawat. Suatu hari, dia jatuh cinta. (doi yang main di Are You Human?)

Kesan Pertama Nonton Drama Korea The Third Charm

Esom memerankan Lee Young Jae (ini namanya sama kayak RAIN di Full House yak). Esom ini yang main di Because This is My First Life itu lhooo… salah satu aktris kesayangan saya. Lee Young Jae ini yatim piatu. Tinggal bersama dengan kakak lelakinya yang sayang sama dia. kepriabadiannya saat awal mula usia 20an adalah sangat tomboi. Dia juga menjadi asisten pemotong rambut di lingkungan rumahnya. Berkali-kali ia ujian untuk mendapatkan sertifikat memotong rambut. Namun, ia sering gagal.

Yang Dong Geun memerankan Lee Soo Jae. Dia adalah kakak dari Lee Young Jae. Sangat dekat dengan adiknya. Ia juga punya kekasih.

Lee Yoon Ji memerankan Baek Joo Ran. Ia adalah teman dari Lee Young Jae.

Sinopsis Singkat Drama Korea The Third Charm

Kesan Pertama Nonton Drama Korea The Third Charm

Aluranya mundur.

Saat dewasa 32 tahun. pada sebuah tempat hiburan malam. Lee Young Jae dan Baek Joo Ran sedang berpesa. Sedangkan, Oh Joon Young bersama dengan rekannya mengintai sebagai detektif. Para detektif ini sedang bekerja dan melakukan penggeledahan.

Hingga… Lee Young Jae dan Oh Joon Young bertemu kembali setelah sekian lama.

Plot mundur saat mereka berumur 20 tahun.

Mahasiswa yang pandai, Oh Joon Young begitu rapih bin culun. Ia mengenal Lee Young Jae karena di dalam kereta, mereka adalah sama-sama saksi dari kasus pelecehan seksual (ehh jadi inget familiar wife, bedanya itu di bus).

Oh Joon Young punya bukti fisik. Sedangkan Lee Young Jae adalah gadis pemberani yang melaporkan atas apa yang dia lihat di kantor polisi.

Singkat cerita… Oh Joon Young mengeriting rambutnya di salon Lee Young Jae bekerja. saat itulah, Young Jae mencium Joon Young.

Ini cinta pertama… Joon Young jatuh hati. Mereka belum pacaran. Namun, saat Joon Young mengundang Young Jae ke sebuah acara kampus, Young Jae pun datang dan itu adalah bukti bahwa Young Jae mau menerima cinta dari Oh Joon Young.

Sayangnya kejadian tidak mengenakan terjadi di acara kampus. Seorang perempuan yang populer membuat masalah dengan Young Jae, ia dikatai gadis miskin, tidak kuliah dan hanya asisten dari salon kecil.

Saat itu, Young Jae pergi.

Karena muda dan emosional. Mereka putus, hubungan yang terlalu singkat.

Hingga mereka kembali dipertemukan saat Oh Joon Young sudah menjadi detektif.

Komentar Kesan Pertama Nonton Drama Korea The Third Charm

Begitu drama ini muncul. Saya nggak segan-segan untuk mengunduh, alasannya? Tentu saja karena Esom. Saya suka banget sama Esom karena aktingnya sejak dia main di because this is my first life. Rasanya doi dulu dapet banget aktingnya.

Kalau disandingkan dengan Om Robot (Seo Kang Joon). Sempet mikir juga sih, ini bakalan cocok nggak ya? tapi ya udah, ditonton saja dulu.

Dan bagaimanakah kesan pertamanya?

Membosankan guys… hahahha… bukan, bukan dari aktingnya, tapi dari sisi ceritanya. ini ringan benget. Cowok cupu, ketemu cewek tomboi. Jatuh cinta, patah hati. Terus beberapa tahun kemudian mereka bertemu kembali.

Dipikir-pikir. Ini pure romance dengan awal yang sama sekali tidak menimbulkan penasaran, rasa “wah” atau apa. Jadi saya nonton datar-datar aja.

Bahkan di beberapa adegan, saya ngerasa kayak yang kelamaan banget. Gile cuy… ost semua nih jadinya. Mengingatkan saya sama Something in The Rain aja.

Episode pertama, jujur aja saya bosan. Episode 2. Sama aja bosannya. Episode 3? Saya belum nonton dan memutuskan untuk nonton yang lainnya saja. kenapa?

Karena emang lagi banyak drama yang mucul nih sekarang-sekarang. jadi, sorry to say saja kalau Drama Korea The Third Charm sama sekali tidak bisa mencuri perhatian saya.

Kalau lihat cuplikan di episode berikutnya banyak adegan kiss kiss muah muah nih… fix lahh ini romance. Sayangnya, ceritanya nggak kuat.

Esom… kayaknya walaupun aktingmu bagus. Saya nggak akan nonton drama ini lagi. Mian….

Saya nggak nemu benang merah yang beda dari drama ini. kecuali mantan kekasih yang tiba-tiba ketemu lagi setelah sekian lama.

Sekian Kesan Pertama Nonton Drama Korea The Third Charm.

Kalau kalian punya pendapat berbeda, bisa tulis di kolom komentar….

Atau barangkali bisa mempengaruhi mimin yang manis ini untuk melanjutkan nonton. mimin membuka hati selebar-lebarnyaaa….

Terima kasih sudah membaca.

 

 

Advertisements

15 tanggapan untuk “Kesan Pertama Nonton Drama Korea The Third Charm

  • 16/11/2018 pada 4:03 PM
    Permalink

    Awalnya emang ngbosenin tp setelah nonto dr episode ke episode lainnya itu menarik banget, bahkan sllu nungguin setiap episode terbarunya

    Balas
  • 26/11/2018 pada 3:33 PM
    Permalink

    Aku mau mempengaruhi ah. Iya 3 episode pertama bosen. Tapi episode 4 mulai nunggu2. Yang gak ketebak adalah pas episode pertengahan. Nggak ketebak banget sampai ending. Bagus dramanya.

    Balas
    • 26/11/2018 pada 3:35 PM
      Permalink

      aaahhh gitu yaaa??? saya banyak baca di forum pada bilang “tidak ada drama yang seburuk ini”, ahh gimana nih.
      cosss bicosss lagi banyak drama baru yang emang kayaknya bagus. saya kayaknya skip drama ini dulu. hiksss…

      Balas
  • 30/11/2018 pada 3:32 PM
    Permalink

    cerita nya agak receh, dragging banget…… trus yg bikin parah cinematography nya ko berasa nonton sinetron gtu yaa… jd kaya video shooting langsunh ditayangin aja gtu, tanpa di edit2 , atw ditambahin sound effect yg dramatis menyayat hati gtu. kecewa banget sih nonton ini, kayanya setuju sama pendapat orng yg bilang, ini drama terburuk.
    acting pemerannya lebay, terlalu dipaksakan jdnya nya berlebihan.
    kayanya seo kang joon downgrade deh main di drama ini (di compare ke are you human ).
    udah gtu cewenya ga cocok, ketuaan klo dipasangin sma skj, lebih cocok jd ibu2 gtu hehhehe…
    overall ini drama ga sesuai ekspektasi banget, klo aku bilang faktor nya sih dr cinematography itu, sayang banget pdhl ada shooting di portugal nya, banyak tempat yg harusnya keliatan bagus di layar. tp jatuh nya kaya liat drama yg di shooting pake video kamera amatiran hehehhehe… no sound effect atau back sound yg dramatis, seperti ciri khas drama korea lainnya.
    Something in the rain sih menurut aku msh mending, ceritanya masih nyampe, nyesek nya nyampe…
    endingnya agak dipaksain juga yaa… akhirnya jalan masing2, mungkin sengaja ga dibuat balikan lagi krna nanti kesannya si cewe nya ko jahat banget gtu.
    duuhh maaf banyak negatif nya, tp ini sih penilaian aku aja, tergantung selera juga sihh hehhrhr
    lebih recomended the smile has left your eyes aja, bikin kesel tp gimana gtuu.. acting seo in guk baguss😉

    Balas
    • 30/11/2018 pada 4:41 PM
      Permalink

      makasih kak. terima kasih banget ini sama komen panjangnya yaaa… hahahha…
      saya pun sudah memilih nggak nerusin untuk nonton drama ini kok.

      Balas
  • 01/12/2018 pada 10:55 PM
    Permalink

    gak tau yah.. saya kok nge feel banget drama ini.. cuma emang endingnya aja malesin, soalnya gantung.. but overall sy rasa banyak banget makna yg tersirat di dramanya.. yg paling ngena sih, kayak kita nih.. pasangan sudah merasa paling cocok banget, padahal yah yg namanya 2 kepala gitu di jadiin satu gimana.. pasti banyak bedanya, nah ditambah ada prinsip jg yg kadang jadi penghalang hubungan.. dramanya kayak menjelaskan setiap tindakan kita dalam berhubungan selalu ada yg mendasari, nah prinsip itu yg jd problem .. meskipun pasangan saling sayang, krn alasan prinsip jadinya miss komunikasi, dan maksud baiknya itu tdk tersampaikan.. sy saranin lebih di maknai aja sih.. atau mungkin sy mmg akhir2 ini lagi concern belajar ttg psikologi, jd like mereka curhat ke sy melalui drama lol 😂

    Balas
  • 06/12/2018 pada 4:21 PM
    Permalink

    Fixx!!! Gua nontonnya sampe end. Dari usia 20 tahun sampe usia 32 tahun itu end nya sedih2 bgt. Ga tanan air mata W wkwk. Bukan gua alay ya, tapi disini soe kang joon nya kek beneran sedih gitu. Jdi ikutan sedih deh 😭😭

    Balas
  • 09/12/2018 pada 11:01 PM
    Permalink

    Aq barusan nonton smpe eps 9. Jujur nonton drama ini karena ngefans sm Seo Kang Joon. So far so good smpe eps 8, terus eps 9 mulai merasa annoying gt.
    Iseng2 buka youtube review soal eps terakhirnya….dan……
    Kok kayanya annoying ky kebanyakan endingnya dorama Jepang ya😅 alias “ngambang” endingnya.
    Jd mikir ulang buat nerusin nonton lanjutannya atau ga kl dah tau gn.

    Balas
  • 21/12/2018 pada 7:39 AM
    Permalink

    Udah selesai nntnnyaaaahh.. karena ada seo kang joon jadi bagus2 aja..heuuuu 😂😂

    Balas
  • 12/03/2019 pada 1:22 PM
    Permalink

    haii kalau aku lumayan suka, kisah romance yg lumayan tragis juga, endingnya juga tak ketebak. Episode 11-16 gak ada romantis sama sekali antara kedua tokoh utama haha. Aku bukan pecinta full romance tapi cerita ringan di drakor ini recommended utk pengisi waktu.

    Balas
  • 22/05/2019 pada 12:10 AM
    Permalink

    Dramanya bagus kok tapi cukup mengesalkan endingnya. klau aku sih lebih menilai pandangan hidup dari setiap sisi mereka. dmna kita mungkin bsa banyak belajar jgak dengan kondisi seperti itu. mungkin dari segi cinematography akan di lihat agak kusam. tapi kalau dari segi kehidupan dan psikologis maknanya sangat dalam. setiap orang beda tanggapan. tapi ini tanggapanku. # my opinion

    “Bahkan orang yang kalian cintai/sayangi merasa terbeban dengan apa yang kalian beri bukan karena tidak sayang tapi karena takut kalian akan terluka” .
    slah satu makna yang saya dapt. hhahahahha

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat