Review Drama Korea Doctor John (2019)

Review Drama Korea Doctor John (2019) – Review nih…. review…. kalau emang sudah selesai nonton, dibuat kok reviewnya. Untuk kesan pertamanya sendiri sudah saya buat di tulisan yang ini. jadi, seperti biasanya saya akan membuat tambahan komentar saja pada drama ini.

Drama Korea Doctor John adalah drama yang diangkat dari novel berjudul Kami no Te. Pernah jadi drama juga dengan judul Hand of God pada tahun 2019. Sedangkan, Hand of God sendiri hanya berisiskan 5 buah episode saja. Nah, SBS sendiri menayangkan doctor john sebanyak 32 episode pada 19 juli 2019 sampai dengan 7 september 2019. Untuk penulis koreanya adalah Kim Ji Won.

Drama doctor john adalah drama pengganti The Nokdu Flower. Dan akan digantikan oleh Vagabon pada 20 september 2019.

Langsung aja yaaahh…

Drama ini saya tonton lumayan rutin tiap minggu, jadi nggak dirapel, karena…

Karena enak aja ngikutinnya. Khususnya saat memangani pasien. Saya merasa mendapatkan ilmu baru. Misalnya, ada orang yang senggol dikit bisa merasakan sakit yang sangat. Atau, orang yang terluka parah bisa nggak merasakan sakit.

Ada hal menarik lainnya adalah peran utama sebagai dokter anestesi, ternyata tidak bisa merasakan sakit. Ini menjadi kekurangan sekaligus kelebihan tersendiri.

Di beberapa adegan saya nangis bombay

Terutama yang ada hubungannya dengan pasien dan keluarga. Banyak yang bikin mengharu biru, saya pikir wajar sih yaa? kan arena pertarungan dalam drama ini ada di rumah sakit, dengan di mana-mana terdapat orang yang sakit.

SBS sering unggul dengan drama medisnya.

Ini kayaknya kekuatan SBS deh. Ahahhaa… kalau buat drama medis emang biasanya laku banget. Drama ini pun punya rating yang nggak buruk untuk TV nasional yang biasanya banyak diserang oleh channel langganan.

Ratingnya cukup moncer guys.  Dari episode 28 saja itu sudah ketiga terlaku. Yhaaa nggak buruk dong yaaa?

Buat saya doctor john kebanyakan romance

Kalau saya nonton dengan kecepatan 1.5x nggak masalah lho di beberapa adegan. Karena galaunya banyak. Dan untuk masalah cocok-cocokan pasangan, saya sih merasa agak janggal aja Ji Sung dipasangkan dengan Lee Se Young.

Apa saya saya ingetya Lee Se Young yang main A Korean Odyssey mulu yaa.. dia jadi zombie cocok banget. Wkwkwkkw… mana masuk kulkas dan ekpesinya dapat di sana.

Di sini jadi dokter yang suka galau kayaknya gimana gitu. Dipasangkan dengan Ji Sung yang lebih tuanya banyak, sedangkan mbaknya lahir tahun 1992 bulan desember pulakkkk… berasa kayak sama om-om aja.

Untuk kisah romancenya sendiri, saya malah suka  Hwang Hee yang jadi Lee Yoo Joon dan dan Kang Mi Rae (Jung Min A). Mereka pasangan yang natural aja kebentuk dari banyak keadaan.

Jadi gimana? Review Drama Korea Doctor John (2019)? Tetep rekomendasi nih?

Tetep rekomendasi sih. Walaupun di beberapa bagaian saya malah nggak suka.

Untuk endingnya misal. Kayaknya khas drama korea banget di mana peran utama “ngilang” duluan terus balik lagi. Heraaannn saya, kenapa banyak banget penulis drama yang bikin kisah tarik ulur.

Di saya yang udah kebanyakan nonton drakor. Jadinya malah “basi”. Hahaha…

Drama ini bagusnya saya dapat ilmu baru lagi. Romancenya nanggung, belum ada yang ngalahin Yongpal dari sisi romance kalau bicara tentang drama medis.

Medisnya mantul. Kembali lagi, saya dapat ilmu baru. Alhamdulillah, ada gunanya juga nonton drakor. Wkwkwkw.

Yang aneh adalah karakter jahara dalam drama ini yang cari-cari terus kesalahan Cha Yo Han. Dialah perawat Chae Eun Jung (Shin Dong Mi), saya nggak komplain masalah akting. Komplain saya adalah masalah “dia” yang kok kesannya nggak banget dalam membangun konflik di drama ini. jatuhnya jadi masalah yang  “janggal”. Di ending pun malah dibiarkan saja kejahatannya. Eemmm… kan gimana gitu ya.

Kesimpulan?

Tetep merekomendasikan walaupun punya beberapa hal yang kayaknya kokkk begitu banget sihhh???? Alias janggal. Tapi secara keseluruhan, drama ini lumayan bagus.

Masih ke katogeri bagus. Belum masuk ke spesial.

Terima kasih sudah membaca.

Advertisements

Satu tanggapan untuk “Review Drama Korea Doctor John (2019)

  • 09/09/2019 pada 5:45 PM
    Permalink

    Tapi emang seru kak.
    Nambah ilmu tentang medis.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat