Review Drama Korea Remember

Berikut merupakan Review Drama Korea Remember yang dibintangi oleh Yoo Seung Ho.

Judulnya Remember (Remember War of The Son ) yang sudah mengudara di SBS beberapa bulan lalu, tepatnya dari 9 desember 2015 sampai 18 febuari 2016.

Stok DVD drama ini sebetulnya sudah lama punya (dari bulan lalu), tapi belakangan baru ada waktu buat nonton. Awal-awal nonton sih agak-agak nggak semangat tapi makin lama makin asik ceritanya, drama tentang “pengadilan dunia” juga tentang usaha seorang anak yang ingin membersihkan nama ayahnya dari tuduhan pembunuhan dan pemerkosaan yang hanya fitnah belaka, memang seru buat ditonton, jadi inget drama I Can Hear Your Voice dan Punch nih kalo latarnya pengadilan, jaksa, dan pengacara…. tidak ada ekspekatasi khusus pada drama ini, alias biasa aja asal comot ambil di surga lapak DVD bajakan.  Kayaknya drama di SBS lagi munculin tema-tema yang anti mainstream yahh, tapi jujur aja belakangan saya lagi “enek” juga sama drama-drama yang temanya cinta-cintaan melulu.

Remember berjumalah 20 episode yang diperankan oleh Yoo Seung Ho sebagai Jin Woo (muncul lagi si doi nihh, gilakkk udah gedee ya, padahal dulu inget banget masih main drama pakai seragam, eh sekarang pake setelan jas *cakep), Park Min Young memerankan Lee In Ah (seorang jaksa yang tahu seluk beluk kasus ayah Jin Woo dari awal, mendampingi dalam suka dan duka hidup Jin Woo #hihi), Park Sung Woong memerankan seorang pengacara bernama Park Dong Ho (pengacara nyentrik yang satu ini logatnya bikin lucu, punya “takdir” yang selalu menghubungkannya dengan Jin Woo), Nam Gung Min / Nam Koong Min memerankan Presdir Il Ho Grup bernama Nam Gyu Man (Presdir ini tempramennya bukan main dehh, main lempar-lempar barang aja, injek-injek laptop, mukulin orang, pakai narkoba, pemerkosa, dan nggak menyesal dengan semua kejahatannya *ngeri deh jangan sampe ketemu orang yang saiko kayak gini), Jung Hye Sung memerankan adik Nam Gyu Man bernama Nam Yeo Kyung (Satu kampus dengan Lee In Ha saat kuliah, seorang jaksa yang pandai melukis, dia gak tahu banyak tentang kebusukan kakak dan ayahnya). Dan masih banyak peran pembantu lainnya yang tentunya memegang peran kuncinya masing-masing.

review drama korea remember

Episode awal-awal udah bikin nangis aja, apalagi kalau adegan Jin Woo dengan ayahnya yang ngena banget ke hati. Ayahnya mengidap alzhaimer (gak ngerti deh kalo kdrama itu seneng banget pakai alzhaimer sebagai bumbu, kalau nggak gitu yaaa ada amnesianya), sang ayah divonis hukuman mati, padahal itu hanya fitnah. Sebagai upaya membersihkan nama ayahnya, Jin Woo menjadi seorang pengacara handal dengan menggunakan kemampuan daya ingatnya yang bagus. Jin Woo berniat untuk menjebloskan Nam Gyu Man beserta antek-anteknya membayar kejahatan mereka dipenjara, pokoknya sampai membuka kasus berkali-kali. Menurut saya, “balas dendam” Jin Woo disini sangat elegan dan sesuai jalur, gak kaya drama-drama yang lain seperti membunuh dibayar dengan dibunuh, atau pakai cara-cara kotor lainnya. Balas dendam disini tidak menggunakan kepalan tangan tetapi dengan “hukum”.

Beberapa hal menyita perhatian saya di drama remember ini, diantaranya adalah;

Pengacara nyentrik Park Dong Ho…, sempet kesel juga karena dia malah banting setir menjadi anjing Il Ho Group. Sempet tarik ulur juga, kadang dipihak Jin Woo tapi kadang dipihak Nam Gyu Man, ini maunya apaaa cobaaaaa???? . Ahjussi pengacara ini postur badannya tinggi, kalau pakai setelan jas biasanya pakai yang berwarna warni (pakai warna hitam kalau mau ada kejadian penting saja dan ke pemakaman), cara bicaranya juga saya suka, emmm lucu aja sama logatnya, dia juga pengacara yang sangat-sangat percaya diri, pas nangis di adegan Hyungnim nya yang meninggal, saya jadi ikut sedih kan, hiks…

review drama korea remember

Selanjutnya, yang menyita perhatian saya adalah sang tokoh antagonis bin bengis nan sadis, Nam Gyu Man. Awal-awal muncul gak sadar kalau dia adalah aktor yang main sensory couple yang jadi koki psikopat si pembunuh dengan barcode , karena menurut saya di remember Nam Gung Min terlihat BERBEDA, emm mungkin karena gaya rambut yaa, saya hampir-hampir lho gak mengenali. Tapi saya masih ingat betul suaranya yang “mendem” itu, suaranya khas banget. Secara kemampuan akting, Nam Gung Min/ Nam Koong Min kudu diacungi jempol, abis kejamnya ngena banget pokoknya, sampe nginjek-nginjek orang sampai laptop. But, tentang gaya rambutnya saya lebih suka gaya rambutnya di drama remember ini, look lebih seger dan gantengnya nambah, hehe.

review drama korea remember

Ketiga, si hakim yang kece itu. Kang Suk Kyu diperankan oleh Kim Jin Woo. Sebetulnya yang pertama kepikiran adalah apa dia gak terlalu muda ya buat jadi hakim? Hakim itu bukannya mesti yang udah senior ya??? Apa gimana sih?? Ohh iyaa, btw tentang dunia hukum. Emangnya boleh ya membela (pengacara)  atau menuntut tersangka (jaksa) yang sekaligus anggota keluarga sendiri? Yaa kayak kasusnya Jin Woo yang menjadi pengacara dari ayahnya sendiri, boleh gitu emangnya? Emm, kalau tentang karakter  hakim brondong ini sangat-sangat adil, bahkan dia bisa menempatkan diri sebagai kawan dari tersangka (teman Ahn Seo Boom dan Nam Gyu Man). Eh tapi kayaknya hakim kece yang satu ini naksir sama Lee In Ah dehhh.

Tentang plot yang menyangkut cerita cinta di drama ini jangan banyak ekspektasi dehh soalnya bakalan kecewa, Lee In Ah dan Jin Woo di kacamata saya tampak hanya seperti rekan kerja… yaa walaupun ada adegan kisseu nya segala, tetap buat saya itu tidak cukup kuat membangun kisah cinta yang “dalam” diantara mereka. Kalau dihilangkan adegan kisseu tersebut, maka gak akan ada masalah, berasa bumbu yang gak penting aja… ahhh bilang aja sirikk gituuu

Kalau akhir ceritanya cukup membuat saya kecewa dibagian Nam Gyu Man yang bunuh diri, harusnya dia membayar kejahatannya di bui, bukan malah bunuh diri. Kalau Jin Woo akhirnya dia pikun beneran sampai tidak mengenali Lee In Ah sama sekali… okehhh dari awal saya memang tidak pernah menyetujui hubungan kalian berdua *yang ini abaikan saja gapapa.

Advertisements

2 tanggapan untuk “Review Drama Korea Remember

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *