Review Drama Korea My Country: The New Age (2019)

Review Drama Korea My Country: The New Age (2019) – Adalah sebuah drama yang saya lupa untuk nulis reviewnya, padahal sudah jelas-jelas lama selesai nontonnya. Penggantinya Chocolate pun sudah masuk di episode 10 saat tulisan ini dibuat. Hahahah… semager itu saya guys.

Oke oke, karena ada waktu luang. Saya harus gercep nulis. Keburu kepikunan saya itu datang kembali. Kayaknya sayang banget kalau nonton drama dan nggak ditulis komentarnya di sini tuh sayang banget daah ampun.

Dan lagi-lagi, saya harus katakan bahwa drama ini adalah drama yang didistribusikan oleh Netflix.

Yaapp langsung saja ke profilnya dulu.

Profil Drama Korea My Country: The New Age (2019)

Sutradara drama ini adalah Kim Jin Won dan Penulisnya adalah Chae Seung Dae. Drama ini jumlahnya 16 episode. Tayang pada 4 Oktober 2019 hingga 23 November 2019. Drama pengganti drama ini adalah Chocolate. Drama ini tayang di JTBC.

Ngomongin Pemainnya dulu?

3 pria memerankan peran utamanya.

Yang Se Jong memerankan Seo Hwi. Yang paling tertindas dari awal. Ayahnya membunuh dirinya sendiri di depan orang banyak karena kerakusan yang dilakukan oleh orang lain. Dia kakak yang baik dan berusaha melindungi adiknya.

Woo Do Hwan memerankan Nam Seon Ho. Dia adalah sahabat dari kecil dari Seo Hwi. Sayangnya, ayahnya selalu membuatnya menentang sahabatnya sendiri. Ibunya seorang budak dan ayahnya adalah pejabat bangsawan yang jahat. Biasalah, kalau di drakor edisi latar belakang zaman dulu, menjadi anak budak adalah masalah dalam sistem tata sosial.

Jang Hyuk memerankan Yi Bang Won…. anak seorang jenderal besar yang agak sudah diatur. Impiannya menjadikan dirinya seorang raja.

Sedangkan peran utama wanitanya ada Seol Hyun yang memerankan Han Hui Jae.

Ngomongin sinopsis singkatnya?

Intinya, drama ini mengenai perebutan kekuasaan di awal-awal dinasti. Tentang rebut merebut kekuasaan.

Drama ini sudah memilukan sejak awal. Biasalah khas sageuk.

Pengkhianatan sudah terjadi di awal. Aksi heroik dan kekejaman-kekejaman ada terus sampai akhir.

Drama ini titik beratnya di bagian politik kekuasaan. Jadi, buat kamu yang menghadap “dramanya” agak banyakan, bakalan agak kecewa nonton ini.

Oke. Langsung aja yaa…

Komentar Review Drama Korea My Country: The New Age (2019)

Awalnya sih mau bikin kesan pertama. Tapi nggak dibuat-buat sampai episode berakhir. Jadilah langsung review saja.

Kalau kalian nonton di Netflix dengan kualitas gambar yang baik. Jujur aja, drama ini bagus banget dalam sisi cinematografi. Daebak gitu… apik banget.

Secara kualitas akting, yang disayangkan, Jang Hyuk bukan peran utama. Wkwkwkkw. Ya ya yaa. emang karena saya demen banget sama ahjussi yang satu itu. Jang Hyuk itu benar-benar kualitas aktingnya kece badai cuy. Suaranya, bibirnya, mimiknya, pokoknya dia yang jahat-jahat sedap di sini mantul banget.

Nahh yang jadi masalah malah dua peran utama lainnya. Pernah nonton still 17, dia tuh yang jadi peran utamanya. Lho lho lho… masalahnya di mana? Masalahnya saya nggak kenal dia di episode awal. Abisan dia gembel banget. Kwkwkwk. Mikir terus saya. Ini kayaknya penah lihat, main apa gitu… yaak ampun ternyata!!!! Hhahaha.

Untuk Jo Do Hwan sendiri, kalian sudah pernah nonton Tempted atau Mad Dog bukan?

Jadi… drama ini bertebaran 3 peran utama pria sekece ini!!!! tolong!!!

Untuk naskahnya sendiri… emmm gimana yaa? berat guys, kalau kalian meleng dikit. Kalian bakalan nggak paham gitu ini maksud cerita apaan. Jadi, nonton drama ini butuh konsentrasi yang cukup tinggi.

Lupakan dulu tuhh kalau kamu punya utang. Punya cicilan… jangan dipikirin. Nanti drama ini bakalan nggak nyambung di kepala kalian.

Jadi, intinya drama ini layak tonton nggak?

Layak.

Hanya saja drama ini bakalan punya banyak kelemahan.

Pertama. Kalian jangan harap bisa happy atau mengharap sesuatu yang lucu. Bahagia… bunga di mana-mana kayak iklan molto.

Jangan.. drama ini sageuk yang berat. nggak ringan sama sekali. Udah kayak nyari duit guys, berat gitu. Hahaha.

Drama ini juga nggak cocok ditonton maraton. Soalnya nanti kepalamu bakalan pecah. Hahah. Jadi, kalau mau nonton, saya sarankan untuk menonton dengan dosis yang tepat. Jangan serakah.

Terus… jangan lupa sediakan tisu karena bakalan ada adegan yang menyayat hati kamu. Hikss….

Intinya. Drama ini sadis kayak lagunya afgan.

Nahh sekian aja reviewnya yaaa.. layak tonton kok dengan catatan saya di atas tadi. Eeemm begitulah…

Dadahh…

*tulisan ini ditulis oleh miminnya besoksore.com segala copas demi copas yang dilakukan pihak tertentu memang sangat saya sayangkan. Tapi apapun. Saya akan terus menulis. Terima kasih.

Advertisements

You May Also Like

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!