Kesan Pertama Nonton Drama Korea At Eighteen (2019)

Kesan Pertama Nonton Drama Korea At Eighteen (2019) – Haloooooooo…. supaya tulisan review dan kesan pertama nggak ketutup sama sinopsis. Saya tulis sinopsisnya di blog sebelah yaaa… karena usia besoksore mendekati 2 tahun beberapa hari lagi setelah tulisan ini diposting. Saya ingin melakukan beberapa perubahan sedikit.

Sejauh tulisan ini dibuat, saya baru nonton sampai 2 episode saja. Tapi eitsss… drama ini durasi perepisodenya 1 jam ya. At Eighteen merupakan drama dari JTBC dengan jumlah 16 episode yang pertama kali tayang pada 22 juli 2019 dan kemungkinan akan berakhir pada 10 september 2019. Sutradaranya adalah Sim Na Yeon dan penulisnya Yoon Kyung Ah.

Pemain Utama Drama Korea At Eighteen

Ada Ong Seong Wu memerankan Choi Joon Woo. *baru lihat kalau saya sih. Doi diceritakan sebagai anak pindahan yang di sekolah lamanya mendapatkan banyak masalah. Dia juga kerja part time di toserba.

Kim Hyang Gi memerankan Yoon Soo Bin. Anak cewek yang selalu dipaksan ikut les tambahan oleh ibunya. Cukup populer di sekolahnya. Keadaan ekonomi keluarganya cukup baik.

Shin Seung Ho memerankan Ma Hwi Young. Anak orang cukup berada, ketua kelas. Nampak sebagai anak baik-baik tapi busuk.

Kang Ki Young memerankan Oh Han Kyeol. Dia guru yang masih magang. Wajahnya udah nggak asing. Paling membekas saat main Terius Behind Me.

Sinopsis Drama Korea At Eighteen

Berdasarkan apa yang saya amati di 2 episode pertama, drama ini menceritakan kehidupan sekolah yang penuh dengan kebusukan, keirian dan sebuah prestasi untuk masuk universitas yang bergensi.

Ada anak yang dirisak. Ada yang kaya, ada yang miskin.

Hal hal demikian deh.

Komentar Kesan Pertama Nonton Drama Korea At Eighteen (2019)

Saya kasih tahu dulu yaaa… seperti biasanya, setiap kali saya mereview atau membuat kesan pertama, selalu berdasarkan pandangan pribadi saya. Dan sangat mungkin sangat subjektif terkadang. Tergantung selera dan lain lain… jika kamu menonton, mungkin kamu bisa saja memberikan pandangan yang berbeda.

Saya baru nonton 2 episodenya saja. Dan saya memutuskan untuk nggak ngikutin drama ini lagi kenapa????

Umur saya 29 tahun… ahhh gimana ya. jadikan alasan nih? wkwkwkw

Nggak kok, saya nggak pernah pilih-pilih walaupun saya sudah tua. Buktinya, school 2015 berhasil menarik perhatian saya.

Drama ini mengisahkan dunia anak sekolahan yang penuh dengan intrik busuk dan fitnah. Dan di 2 episode pertama. Saya kurang nemu nilai baru, alias sebuah konflik yang emang beda dengan yang pernah saya temui di drama anak sekolahan lainnya.

Jtbc, setelah sukses dengan mengangkat drama anak sekolahan. Bikinnya drama anak sekolahan lagi. Anak sekolahan lagi… kok nggak bosen-bosen yaaa???

Sebagai penonton, saya butuh yang baru. Apalagi nih di saat yang sama, saya lagi nonton Class of Lies juga yang sama-sama ngomongin dunia anak sekolahan. Bedanya, Class of Lies dari OCN yang tentu saja konfliknya lebih mencekam.

Episode pertama drama ini berasa begitu lama. Saya malah belum bisa nebak siapa yang hitam dan putih. Kemudian diujung episode 1. Barulah konflik nampak ditunjukkan. Eemmm kesannya kok. Lambat.

Saya dibiarkan ngantuk duluan di episode 1 pada 30 menit awal.

Episode 2 berjalan. Munculah orang tua yang ingin anaknya cemerlang. Mereka melakukan banyak cara agar anaknya menjadi diterima di universitas yang mereka mau. Sorry, saya harus bilang. Hal ini basi. Ahahahahhah…

Kemudian episode 3 dan seterusnya??? Saya putuskan untuk nggak nonton. Dengan segambreng alasan di atas.

Ngecek rating dan beberapa tempat mengunduh, rupanya drama ini banyak yang nonton juga. Tapi sekali lagi, saya nggak pernah tertarik dengan “kerumunan penonton” kalau-kalau ceritanya nggak menawarkan yang beda. drama ini nggak memberikan kesan yang dalam di awal.

Drama anak sekolahan yang masih membekas di hati adalah School 2015. Hingga sekarang, rasa-rasanya saya belum menemukan perpaduan yang mantul seperti di masa lalu.

Saya nggak bilang drama ini buruk. Hanya saja. Setiap penonton bebas memutuskan bukan? Sebagai penonton, drama ini cukup 2 episode saja saya tonton.

Kamu punya pendapat lain? Tentulah saya bisa menerima pendapatmu di kolom komentar dengan alasanmu juga. Atau mau coba ngisi konten di besoksore??? Hehehe.

Terima kasih sudah membaca ya.

Btw, anak zaman sekarang cepet gede ya. 18 tahun kok kayak 28. wkwkwk

 

Advertisements

5 tanggapan untuk “Kesan Pertama Nonton Drama Korea At Eighteen (2019)

  • 22/08/2019 pada 11:42 AM
    Permalink

    Gimana debut aktingnya Ong Seong wu? Bagus kah?

    Balas
    • 22/08/2019 pada 11:55 AM
      Permalink

      menurutku kurang greget aja.
      agak ngambang. kurang mantap

      Balas
  • 23/08/2019 pada 5:47 AM
    Permalink

    Nonton ini cuma mau liat kim hyang gi doang wkwkwk

    Balas
  • 24/08/2019 pada 6:16 AM
    Permalink

    Min, gak nonton hotel del luna ya?, menurutku dramanya bagus banget loh!!,gak tau deh kalau mimin. Aku tunggu kesannya. Biasanya suka baca review drama diblog ini.

    Balas
    • 24/08/2019 pada 6:47 AM
      Permalink

      del luna malah buat sinopisnya kak. hahha. nggak kelihatan ya?
      nanti tunggu aja reviewnya kalau udah selesai.

      Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat