Review Drama Korea When Devil Calls Your Name (2019)

Review Drama Korea When Devil Calls Your Name (2019) – Kesan pertamanya pernah saya buat di sini. Jadi, seperti biasanya, tulisan kali ini hanya tambahan komentar saja yaaa.. saya juga nggak akan banyak bacot. Intinya layak nggak sih Drama Korea When Devil Calls Your Name ini ditonton?

Yokkkkk mareeehhh….

When Devil Calls Your Name tayang 16 episode. 1 jam lebih dikit doang, nggak pakai molor kayak hotel del luna. Tayang di TVN pada 31 juli 2019 hingga 19 september 2019. Saya sih baru selesai nonton di akhir september ini. maklum cuy… over kdrama yang ditonton. Wkwkwkkw. Untuk pengganti drama ini judulnya Miss Lee, sebelumnya ada Search; WWW.

YOKKKK LANGSUNG SAJAAHHH DIKOMENTARI. MIMIN DIPERSILAHKAN…. *jebol nih jebol.

Ratingnya buruk!!!!

Yes ratingnya buruk. Bahkan di viu atau di drakor id pun dikit aja yang nonton drama ini. tapi cuy, saya kasih tahu yaaa… drama ini tipikal drama yang pelan tapi nambah panas. Pelan nggak jelas tapi menuju jelas. Bukan drama yang bagus di awal bosen ditengah dan kampret diakhir. Layaknya mendaki sebuah tangga. Drama ini malah makin lumayan aja kalau dinikmati. Jadi, sebagai penonton hingga akhir, pleasee…. jangan dehhh percaya sama rating.

Ehehhe.

Percaya sama saya pun kayaknya jangan aja. Abisan percaya itu baiknya sama Tuhan.

Sisi Cerita Gimana?

Rasa-rasanya drama fantasi ya. Masa iya saya mau ngomong tema drama ini adalah pesugihan? Wkwkwkwk… emangnya punya indosiar cuy? Kan nggak.

Drama ini punya sentuhan fantasi sebab peran utamanya yang seharusnya tua malah muda. Harusnya nggak dikenal malah karirnya moncer. Harusnya jadi sobat miskin malah kayaahhh raaayyaahhh…

Eh tapi nggak salah juga sih kalau drama ini dibilang drama pesugihan.

Yang menarik adalah kontraknya dengan Iblis itu cuy. Kontraknya kayak bisa maju mundur cantik gitu. Jadi kan penonton kepoan kayak saya kan lumayan penasaran gitu. Kapan nihhh peran utamanya jadi tua, nggak terkenal dan miskin lagi?

OSTnya mayaan cuy…

Selain ngomongin pesugihan, eh maksudnya tentang fantasi, drama ini juga tentang musik-musik gitu. Karena peran utamanya adalah produser yang bikin banyak lagu. Jadi, bakalan sering dengerin gonjrang gonjreng sana sini.

Bedanya nggak kayak film india aja.

Aktingnya gimana? Perempuannya pemain baru……

Jung Kyoung Ho memerankan Ha Rib/Seo Dong Cheon dan Park Sung Woong memerankan Mo Tae Kang/Ryu sih udah biasa yaa. mereka udah sering main drama dan nggak usah diragukan lagi.

Tapi….

Ada Lee Seoul guys, dia yang jadi Kim Yi Kyung. Nah tapi saya pernah nonton dia di Less Than Evil dan doi adalah bintang yang bersinar di sana. Walaupun baru. Main di drama ini pun bagus. Wajahnya nggak daebak ala-ala pemain drakor lainnya. Tapi percayalah, kualitas aktingnya jempol. Jadi, dulu saya lihat dia jadi psikopat. Sekarang jadi cewek baik-baik dengan makeup minimalis dan kulit glowing rasa-rasanya oke aja. Doi lagi-lagi main bagus.

Yang didapatkan???

Saya inget banget salah satu karakter dalam drama ini pernah bilang,

Kenapa kamu ingin menjadi sesuatu yang di luar dirimu? Kemudian kamu menjual dirimu yang sebenarnya.

Nahhh jleb kan.

Di ending….

Endingnya bagus aja menurutku. Semacam lebih dari happy ending. Tapi ending yang cukup bijaksana. Maaf spoiler dikit yaa… para peran utama di sini melepaskan semua hal tentang kepopuleran.

Sampai di satu titik. Saya pun sadar, bahwa ketenangan hati lebih berharga dari apapun.

Dan jadi diri sendiri tanpa membohongi atau melukai orang lain adalah yang terbaik.

Kesimpulan Review Drama Korea When Devil Calls Your Name (2019)

Biarpun buruk di rating.

Drama ini nggak buruk di mata saya. Drama ini bahkan punya sisi nilai yang bisa diambil. Makanya, jangan percaya sama penonton kebanyakan.

Untuk kategori daebak? Kayaknya belum guys.

Hanya saja, drama ini layak diganjar dengan rating yang lebih baik kalau kualitasnya kayak begindang.

Udah gitu aja.

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat