Review Drama Korea Selection: The War Between Women

Review Drama Korea Selection: The War Between Women – Waahhh… seharusnya tulisan ini saya buat sudah lama. Karena kelar nontonnya pun sudah lama. Tapi, apa daya baru ada kesempatan dan keingat juga sekarang.

Seperti biasanya, ini review yang sudah ada kesan pertamanya. kesan pertamanya pernah saya tulis di tulisan yang ini. jadi, pada kesempatan kali ini saya mau nambahin komen saja.

Yok!!!!

Mari kita lanjut komennya. Daripada komen kehidupan Muhammad Fatah alias LL kan mending ngomongin drakor kan gessss?

Sayangnya, bukan sageuk yang bagus-bagus banget!

Kenapa? Secara cerita, banyak yang agak membingungkan. Kejadian hal-hal menyangkut politik tidak dijelaskan secara gamblang. Nggak tahu deh kalau penton yang lain.

Saya merasa ada yang aneh dalam cerita. Kayak saya nontonnya kurang di episode tertentu. Padahal saya yakin nonton rutin. Karena saat itu nggak terlalu banyak drama yang saya ikuti.

Emmm, kesannya terlalu biasa juga. Malah nggak bisa mengungguli kisah sageuk di tahun-tahun drama sageuk mengalami kejayaannya.

Akhirnya jadi menikmati drama yang hambar

Rasanya hambar aja.

Peran perempuannya agak eemmm gimana? Cek cok mulu sama peran ratu dan selir lainnya? Jadinya kan saya ingat Ok Jung ya? Di mana kaisar demen banget sama selirnya. Nahhh, tapi nggak sedaebak kisahnya Jang Ok Jung.

Akhirnya…

Drama ini kesannya kayak tumpukkan kisah yang nggak baru. Saya menikmatinya dengan rasa hambar.

Ibarat kata, saya sudah pernah makan enak sebelumnya. Terus saya makan makanan yang biasa aja. Kalian bisa bayangin gimana rasanya?

Drama Korea Selection: The War Between Women jadi sangat nanggung!

Kenapa nanggung?

Kisah romancenya nggak dapet.

Kisah politiknya membingungkan?

Jadilah drama ini sangat nanggung maunya apaaan.

Endingnya begitu. Bosan saya!

Maaf agak spoiler.

Pernah nonton drakor macem hotel del luna? Yang peran utama wanitanya pergi untuk balik lagi? Kayak peran lelakinya dibuat galau dulu?

Nah sama, di drama ini juga dibuat begini kisahnya.

Akhirnya, saya mengernyitkan dahi. Bahkan di ujung kisah nggak bisa ngasih cerita yang kesannya beda. Malah nggak jauh-jauh kayak drama yang udah-udah dan masuknya ending kayak gitu nyeselin guys.

Maksudnya apa coba?

Saya tuh nggak bisa diginiin geeess…

Akhirnya, saya hanya mengelus dada bahwa tahun 2019 kekeringan drama bagus berlatar belakang sejarah. Sebiji tok yang bagus hanya Kingdom. Parah nggak tuh?

Kesimpulan Review Drama Korea Selection: The War Between Women

Drama ini nggak buruk.

Hanya saja nggak bagus.

Tulisan ini dibuat dan dipublikasi di blog besoksore.com apabila kamu tidak membaca di sumber tersebut maka kamu tidak membaca dari sumber asli.

Bukan tipe kesukaan saya. Meskipun banyak wajah baru yang bikin seger. Tapi yaah, sangat disayangkan aja. Saya nggak suka.

Kalau ditanya direkomendasikan apa nggak untuk nonton sampai akhir?

Jawabannya nggak. Saya nggak rekomendasi. Udah saya aja yang nonton sampai abis. Drama ini biasa aja. Nggak bagus, tapi nggak buruk. Cuma standar dan biasa aja.

Terima kasih. Sampai ketemu di review lainnya.

Moga aja tahun 2020 kali ini ada drama yang bagus dengan tema sageuk ya. Yang bisa mengimbangi drama sageuk yang bagus-bagus di dahulu kala.

Apabila kamu punya pendapat yang berbeda. Bisa taro di kolom komentar. Mimin terbuka dengan semua pendapat. Tenang aja. Asal jangan punya pendapat kalau berenang di kolam yang sama dengan lelaki bisa hamil. Wkwkkw.

 

Advertisements

2 tanggapan untuk “Review Drama Korea Selection: The War Between Women

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *