Review Drama Korea Liver or Die

Review Drama Korea Liver or Die – Yaaaaaaa…. akhirnya nulis review lagi. Untuk sinopsisnya belum ada yang digarap yaaa. Kalau sudah ada pun nanti saya tulis di besokpagi.com saja. biar nggak ribet gitu. Punya tempat sendiri-sendiri.

Drama Liver or Die sudah pernah saya buat kesan pertamanya di tulisan yang ini. jadi seperti biasanya tulisan kali ini hanya komentar tambahan mengenai drama ini apakah memang layak untuk ditonton atau mending dilupakan saya seperti seorang mantan.

Wkwkwkw… teteup ya.

Drama ini dimulai pada 9 januari 2019 sampai 14 maret 2019 dari KBS2.

Liver or Die selalu memesona di tiap episodenya

Setttt daaahhh…. belum apa-apa sudah dipuji aja. tapi memang begitu kok. Dari episode 1 sampai 40, saya nggak ada yang skip sama sekali dan biasanya nonton rutin sesuai dengan jadwal yang ada. intinya, dari awal sampai akhir saya sangat menikmatinya.

Review Drama Korea Liver or Die

Liver or Die ini tentang apa?

Kalau di tahun 2018 lalu ada drama keluarga Marry Me Now? Yang saya nobatkan jadi drama keluarga terbaik tahun 2018. Tahun 2019 ini, ada Liver or Die nih, yang menurut saya adalah drama keluarga yang sangat apik digarap.

Drama ini nggak jualan mimpi. Tidak juga punya kesedihan yang manya-menye akibat peran utamanya sakit kanker hati. Memang banyak yang sedih dan menjengkelkan layaknya sebuah keluarga. Tapi, sedihnya nyampe banget. Ngilunya kerasa kayak punya gigi sensitif yang minum minuman dingin.

Inti dari Liver or Die itu apa?

Sebuah keluarga yang dicoba, dari ujian sakit sampai keuangan. Semua berawal orang tua mereka yang tidak bertanggung jawab. Ibu mereka pergi meninggalkan anak-anak yang masih kecil. Mengakibatkan anak yang paling tua, Poongsang menjadi kepala keluarga bagi adik-adiknya. Ayah mereka? tidak lebih baik tentunya. Di awal episode, ayah mereka diceritakan meninggal.

Siapa yang akan menyumbangkan liver untuk Poongsang?

Nahhh… drama ini panjang karena hal ini. mempunya 4 orang adik. Bukan membuat Poongsang dengan mudah mendapatkan liver. Drama di sini sangat menyentuh hati sekaligus menjengkelkan. Saya sangat jengkel ketika Poongsang selalu dapat ujian untuk tidak juga mendapatkan lever.

Lihat Rating…

Melihat ratingnya, drama ini biasa aja di awal. Tapi, makin berjalannya cerita, drama ini ratingnya memuncak guys. Karena memang sebagus itu pembangun konfliknya. Diam-diam menghayutkan. Kan ada tuh drama yang bagus di awal tapi jadi nambah jelek. drama liver or die nggak begitu. drama ini makin bagus sampai ending.

Drama ini paket lengkap, ada sedihnya, ada kocaknya, ada juga gemasnya.

Endingnya happy…

Spoiler? Nggak kok tenang aja.

Apa yang kalian pikir dari sebuah drama dengan peran utama yang selalu menderita. Akhir yang bahagia bukan? Yaaaappp. Semuanya dapat ending yang bagus di sini. semuanya tanpa terkecuali. Saya pun bahagia ketika melihat senyum dari Poongsang.

Masa iya penonton mau dibuat nangis terus kan kasihan bukan? Untuk endingnya sendiri juga sangat manusiawi. Nggak terlalu yang yang lebay. Dan nggak ada yang jomlo. Wkwkkwkw *hadududuudududud.

Drama yang cukup mulus…

Mulus,karena saya susah cari celah untuk ngatain. Secara tema, drama ini sangat membumi. Bukan tentang orang-orang kaya yang hidupnya nggak nyambung sama kehidupan penonton. Drama ini bisa jadi adalah sedikit potret tentang kehidupan keluarga yang akan saling bergantung mau tidak mau. Suka tidak suka. Atau sedih maupun sehat.

Karena kekecean drama ini. sampai nyampe di nembus 20 % lho untuk ratingnya. Kece badai bukan. Jarang-jarang kan saya sejalan sama rating? Biasanya selera saya agak beda sama orang kebanyakan. Ehhh kali ini cucooook banget.

Nahh kamu belum nonton Liver or Die?

Mendingan nonton deeeehhh….

Apa yang bisa diambil dari drama korea Liver or Die?

Sebuah keluarga akan selalu diuji. Bahkan kebersamaan dalam keluarga akan selalu dipisahkan macam-macam. Poongsang adalah bukti nyata walaupun dia kelihatan bego karena terlalu baik, di suatu hari nanti, kebaikannya nggak akan ada yang sia-sia.

Yaaap…. kebaikan sekecil apapun akan tidak sia-sia.

Saya percaya itu. saya percaya. Jadi, mari tebarkan kebaikan saja yaaa…

Sekian. Review Drama Korea Liver or Die.

Sampai jumpa di review berikutnya yaaaaa….

 

 

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *