Review Drama Korea He is Psychometric

Review Drama Korea He is Psychometric – Tepatnya kemarin, saya baru saja menyelesaian 2 episode terakhir sebuah drama korea yang berjudul He is Psychometric. Agak berat sih nonton drama ini bawaannya, tapi saya nonton sampai akhir untuk buat reviewnya di sini. Di tulisan kali ini nggak ada kesan pertama yaa.. langsung di review saja.

He is Psychometric adalah drama TVN yang jumlahnya 16 episode. Masing-masing episode biasaya berdurasi 60 menit lebih 8 menitan deh. Punya genre yang agak abu-bau, aahh mungkin genrenya misteri kali ya? Ehh tapi romancenya juga banyak di drama ini. Drama ini juga adalah pengganti The Crowned Clown.

Siapa saja para pemain drama He is Psychometric?

Jin Young memerankan Lee An. Dia adalah yatim piatu yang ibu dan bapaknya meninggal dalam sebuah kebakaran apartemen. Lee An kecil diselamatkan oleh anak SMA dengan cara menjatuhkan diri dari ketinggian. Lee An juga punya kekuatan bisa membaca memori dengan menyentuh manusia atau bisa jadi suatu barang.

Shin Ye Eun memerankan Yoon Jae In. Sama seperti Lee An. Dia juga adalah korban kebakaran apartemen. Hanya saja, Jae In adalah anak dari penjaga keamanan yang dituduh membakar apartemen. Jae In hidup dari satu tempat ke tempat lain karena ketidaknyamanannya dituduh sebagai anak pembunuh.

Kim Kwon memerankan Kang Sung Mo. Yaaaaak!!!!! Sebenernya saya senang melihat Choi Moon Shik yang tadinya main di Marry Me Now? Duhhhh dia makin ganteng aja. Wkwkwk. Kang Sung Mo di sini adalah Hyung yang menyelamatkan Lee An dan menjaga Lee An.

Kim Da Som memerankan Eun Ji Soo. Ji Soo adalah seorang detektif yang sebenarnya naksir sama Sung Mo.

Dan beberapa pemeran lainnyaaaaa…

Sinopsis Singkat Drama Korea He is Psychometric

Lee An hidup dalam bayang-bayang masa lalu di mana kedua orangtuanya menjadi korban kebakaran. Jae In, hidupnya berantakan karena ayahnya dianggap sebagai seorang pembunuh. Sementara Sung Mo menjalani hidup setelah peristiwa kebakaran dan berhasil menjadi seorang jaksa.

Ketiganya tumbuh. Ketiganya bertemu kembali dan menuntaskan kisah lama yang mengungkap siapa sebenarnya pelaku pembunuhan dan pembakaran apartemen di masa lalu.

Lee An dan Jae In pun punya kehidupan romansa.

Sementara Sung Mo masih hidup dalam kehidupan misterinya.

Komentar Review Drama Korea He is Psychometric

Kalau dilihat, drama ini emang punya rating yang bagus. Namun, sejak tahun kemarin, saya emang agak gimana gitu sama rating. Kurang percaya aja sebelum saya benar-benar nonton sendiri.

He is Psychometric, sebenarnya membawa cerita yang berbeda dari kebanyakan. Mau dibilang berat, drama ini nggak berat banget. Soalnya kadang suka disisipi kejadian yang nggak penting aja. Kadang saya juga suka bingung kenapa penulisnya nulis kisahnya lumayan muter-muter.

*tarik napas.

Sejujurnya saya nggak suka sama drama ini. Kesannya kurang nampol aja. Kalau masuk di genre misteri atau apalah *karena mengungkap kasus pembunuhan. Drama ini “cukup nggak banget” jika dijejerkan dengan drama serupa. Kesannya malah agak manya-menye aja.

Misal nih….

Kejadian dimana Lee An tahu ternyata dia memacari anak seorang “pembunuh” kedua orangtuanya, kesannya kok jadi maksa banget yaaa? Ahhh drama sekali dan itu kok kayaknya gampang ditebak aja.

Masalah kisah cinta dalam drama ini?

Aneh aja sih. Aneh di mata saya. Karena di beberapa episode malah kesannya drama ini jadi romance. Sayangnya eksekusi penulis jadi kelihatan janggal dan nanggung aja.

Review Drama Korea He is Psychometric? Kesimpulannya?

Drama ini nanggung banget guys, nanggung dalam segi cerita dan entah agak aneh aja sama akting kedua peran utamanya. Saya kok kurang nemu “klopnya” mereka berdua aja.

Mungkin yang saya suka banget adalah akting dari Kim Kwon.

He is Psychometric direkomendasikan nggak nih?

Agaknya, ini masuk ke selera kali ya? Saya nggak merekomendasikan drama ini. Bukannya buruk banget, tapi masalah banyak kejanggalan dan kenanggungan tadi.

Buat yang sudah biasa baca di besoksore.com. pasti sudah tahu kriteria drama yang bagus menurut mimin itu kayak gimana. Drama yang bagus adalah punya cerita solid yang pepet terus penontonnya nggak kasih kendor.

Saya banyak nggak fokus nonton drama ini karena emang menurut saya kurang seru. Jadi banyak hal yang bikin saya beralih pada hal lain.

Ahhhhh yaaahhhhh. Lagi-lagi, rating bagus nyatanya nggak membuat saya suka aja.

Kalau kamu mau nonton yaaa jelas monggo saja. Kalau kamu punya perbedaan pendapat juga monggo saja.

Untuk Ending. Sedikit nggak nyangka sih. Cuma kok begitu yaaa???? Eeemmmmm… duhhhhhh…. ganteng-ganteng psikopat juga.

Sekian Review Drama Korea He is Psychometric

Terima kasih sudah membaca.

Advertisements

2 tanggapan untuk “Review Drama Korea He is Psychometric

  • 11/05/2019 pada 8:01 PM
    Permalink

    Minn ga buat kesan pertama drakornya Item ? Katanya baguss tuuh action thriller mistery gitu min, coba ditonton min biar makin yakin nih aku mau ntn itu apa engga hehehehe 😁😁

    Balas
    • 12/05/2019 pada 8:43 AM
      Permalink

      ohhh iyaaaa… mimin udah download tapi belum sempet nonton. wkwkwkwk nanti yaaa

      Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *