Kesan Pertama Nonton Drama Korea Law School (2021)

Kesan Pertama Nonton Drama Korea Law School (2021)

Drama anak sekolahan lagi.

Tapi bukan sekolah biasa.

Bukan pula akademi Cheong A yang spesialis rebutan tropi, padahal bikin sendiri juga bisa. Bukan pula SMA nyanyi dan joged kayak di Dream High. Bukan pula belajar bela diri tapi rada nggak jelas kayak di Moorim School. Bukan pula Hogwarts yang ada para penyihir.

Ini tentang drama hukum.

Profil Drama Korea Law School (2021)

  • Drama: Law School
  • Revised romanization: Law School
  • Hangul: 로스쿨
  • Director: Kim Suk-Yoon
  • Writer: Seo In
  • Network: JTBC
  • Episodes:
  • Release Date: April 14, 2021 —
  • Runtime: Wed. & Thu. 21:00
  • Language: Korean
  • Country: South Korea

Pemain Drama Korea Law School (2021)

Kim Myung Min memerankan Yang Joong Hoon. Dulunya adalah jaksa. Kini menjadi pengajar di sekolah hukum. Dikenal dengan nama Yangcrate. Mbokkk yoo kalian tahu Socrates bukan? bukan tahu Min Ho doang?

Kim Boem memerankan Han Joon Hwi. Anak muda yang pinter. Sekolah hukum. Mahasiswalah intinya.

Ryoo Hye Young memerankan Kang Sol A. Sol A menggambarkan mimin dulu yang sekolahnya nggak cemerlang. Agak gagap sana sini kayak ketemu gebetan kalau ditanya sama Dosen.

Lee Jung Eun memerankan Kim Eun Suk. Ahjumma kita yang merupakan Emaknya Dong Baek kali ini jadi dosen. Dulunya dia adalah mantan hakim.

Dan beberapa pemeran lainnya baik pendidik atau mahasiswa dan mahasiswinya. Termasuk tersangka kejahatan.

Sinopsis Drama Korea Law School (2021)

Bukan menceritakan sekolah masak. Ini sekolah hukum. *maaf saya garing.

Ada sebuah sekolah tinggi hukum. Isinya anak-anak pinter, kalau nggak pinter biasanya mereka gigih dan mau belajar. Layaknya sekolahan, mereka punya motif-motif  tertentu dalam menuntut ilmu.

Intinya nggak ada yang cita-citanya gampang nyari gebetan di sini.

Suatu ketika saat belajar seperti biasa. Mereka sedang simulasi sidang. Tbtb nyeessss….ngilu gigi saya.

*eehh salah bukan itu.

Tbtb ada dosen mereka mati terduduk di ruangannya. Dosen Seo namanya. Kematiannya telah menyeret Yangcrates sampai dipolisikan. Beberapa murid dan rekan sangat tidak menyangka.

Konon Dosen Seo pakai narkoba. Tapi ada kecurigaan dibunuh. Benarkah Dosen Yangcrates adalah pembunuhnya?

Komentar Kesan Pertama Nonton Drama Korea Law School (2021)

Waw.

Saya berasa sekolah hukum.

Terus puyeng.

Tapi sedap.

Beberapa momen dalam drama menceritakan bagaimana kasus dimunculkan oleh dosen. Pertanyaan-pertanyaan muncul dari dosen sebagai umpan balik. Murid yang cerdas tentu akan sigap mengangkat keteknya ke atas seperti iklan rexona.

Sedangkan murid yang nggak siap akan menunduk seperti mengheningkan cipta. Dilihat dari sini aja udah mewakili banget sekolah hukum.

Yaaaa maksudnya sesuai judulnya sob. Kan ada tuh drama yang nggak nyambung sama judul, kayak Gu Family Book *kayaknya belum pernah saya ulas deh. hahah. Yang pernah nonton GFB pasti tahu maksud saya.

Sebagai mantan mahasiswa yang kalau jatohin pulpen aja udah ambyaarrr semua materi yang diomongin dosen, drama ini punya beberapa poin dimana saya nggak paham. bukan nggak paham sama ceritanya. Tapi tentang pasal-pasal.

Yaaa ampun, udah kayak ujian wawasan kebangsaan jadi CPNS aja, pasal-pasal mulu.

Begitulah adanya.

Tapi, menarik cuy.

Ada anak-anak yang semangat belajarnya tinggi. Mereka sampai khawatir siapa yang bikin soal ujian sebab dosen mereka masuk tahanan.

Dosennya juga nggak main-main. Tetep ngoreksi nilai meski sedang ditahanan.

Edunnn..

Geleng-geleng saya. ini drama ada-ada aja sisi menariknya.

Terus nih ada kisah pembunuhan sebagai pembuka drama. Berasa nonton drama kriminal kesukaan aja, bedanya ada pandangan dari orang-orang dalam bidang hukum yang lebih dalam. Bukan cuma investigasi.

Dalam drama ini dikatakan, “orang yang paling memahami hukum adalah orang yang paling pandai dalam memanipulasi hukum.”

Menarik sekali lagi.

Kesimpulan Kesan Pertama Nonton Drama Korea Law School (2021)

Nggak bisa dipercepat 2x nih.

Bisa-bisa tambah nggak paham. apalagi pas dibedah kasus.

JTBC semoga nggak ngecewain kayak sisipus demit kayak kemarin ya.

Sampai ketemu di ulasan.

Masa iya sampai ketemu di alun-alun kan.

*emang enak mau ngopy tulisan saya ke web yang serius?

Wkwkwkw.

You May Also Like

8 Comments

  1. Untungnya ini drama bukan di tvn min, itu saya lebih waswas takutnya di tengah jalan malah jadi drama cinta-cintaan apalagi cinta segitiga *ehhh wkwkwk

  2. Bener-bener gila nihh drama, ceritanya padet
    banget dan bener-bener detail. Selalu dibuat mikir keras tiap episodenya. Semoga saja tidak mengecewakan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!