Kesan Pertama Nonton Drama Korea Hush (2020)

Kesan Pertama Nonton Drama Korea Hush (2020) – Tulisan pertama di tahun 2021. Bersyukur bisa melewati 2020 dengan relatif sehat dikala pandemi. Saatnya nulis lagi. Namun masih tentang drama tahun sebelumnya yang belum sempat saya tulis di sini. Bisa dibilang sudah agak lama tayangnya, buktinya saat tulisan ini dibuat. Episode yang keluar sudah ada 6 episode.

Profil Drama Korea Hush

  • Drama: Hush
  • Revised romanization: Hush
  • Hangul: 허쉬
  • Director: Choi Kyoo-Sik
  • Writer: Jung Jin-Young (novel), Kim Jung-Min
  • Network: JTBC
  • Episodes: 16
  • Release Date: December 11, 2020 – January 30, 2021
  • Runtime: Friday & Saturday 23:00
  • Language: Korean
  • Country: South Korea

Berdasarkan novel “Chimmookjoouibo” oleh Jung Jin-Young (diterbitkan 26 Maret 2018 oleh Moonhak Soochup). Drama ini menggantikan slot sebelumnya yaitu More Than Friends.

Siapa Para Pemain Drama Korea Hush?

Ketika melihat para pemainnya. Saya bener-bener melihat para “senior” yang main. Biasanya para senior ini menjadi peran tambahan di drama.

Untuk peran utamanya adalah seorang Hwang Jung Min dimana kalau kalian sering lihat film korea, wajahnya lebih sering nampak di film dibandingkan drama. Jumlah film yang beliau mainkan nggak karu-karuan banyaknya.

Kemudian disandingkan dengan anak muda yang baru masuk perusahaan harian korea bernama Lee Ji Soo yang diperankan oleh Yoona.

Ada peran muda lainnya yaitu Kyung Soo Jin yang memerankan Oh Soo Yeon.

Kalau ahjussi yang saya kenal betul adalah Park Ho San memerankan Eom Sung Han. Dia main Prison Playbook dan My Mister (dimana keduanya adalah drama kesukaan saya).

Sinopsis Singkat Drama Korea Hush (2020)

Sebuah drama tentang kehidupan kerja. Khusunya dalam pekerjaan reporter di bidang pemberitaan harian di koran dan ada juga yang di portal.

Berisi pada ahjussi dan ahjumma sebagai pegawai senior dan empat orang pengawai magang yang berimpian besar akan menjadi pegawai tetap.

Ahjussi Han Joon Hyuk ditugaskan untuk menilai para pegawai magang baru.

Sebuah drama yang diceritakan dengan sudut pandang ahjussi yang sering menjelaskan karakter pada rekannya di kantor.

Drama dimulai dari wawancara para anak baru dan bagaimana para pegawai magang diperlakukan oleh senior mereka.

Kerasanya seperti drama yang nggak terlalu ada konflik memuncak apalagi masalah romance. Intinya seperti kehidupan pada umumnya soal pekerajaan.

Di ujung episode 1 ada kisah ayahnya Lee Ji Soo yang bisa dikatakan bunuh diri. Masalahnya tentang pekerjaan juga. Episode pertama cukup kental nuasa kesedihan dan konflik batin manusia yang selalu dibawa manusia yang bersangkutan.

Ost di akhir episode pertama juga bagus.

Komentar Kesan Pertama Setelah Nonton Dua Episode Pertama

Episode pertama tercium sekali baunya tentang drama korea dunia pekerjaan. Ada empat anggota baru yang diantaranya dua wanita dan dua pria yang kemungkinan merebutkan posisi pegawai tetap.

Ada yang punya tatapan mata tajam kayak Yoona alias Lee Ji Soo dimana sebenernya dia menggerutu melihat kelakuan sunbaenya tentang pekerjaan.

Ada yang tercium menunjukkan siapa dirinya agar dipuji.

Ada yang sepertinya bersiap untuk menjilat.

Bukan hanya satu dua pekerja yang digambarkan di drama ini. Tapi banyak!!!! Mulai dari senior yang pekerjaannya hanya bertahan tanpa terlihat gembira, ada juga yang menghidupi dua anak sebagai ibu tunggal dan beberapa kondisi yang biasa terjadi dalam hidup.

Emmmm… saya iseng lihat komentar orang lain. Banyak yang bilang membosankan dan ngatain ahjussinya jelek.

Kemudian saya sedih karena peran utama pria seringkali dilihat hanya soal parasnya saja. Apa mereka nggak tahu ya? kalau peran utama pria dalam drama ini adalah spesialis film? Bukan pemain baru dan banyak pula pengalamannya? Meski di drama masih bisa dihitung dengan jari.

Ada yang bilang membosankan dan nggak mau mengikuti. Tapi saya masih menikmatinya.

Sebuah Curhatan Tentang Pekerjaan

Ada kisah kegagalan di sini. Seorang lulusan universitas ternama yang mencoba terbaik dan gagal. Hingga sampai pada usia untuk menjadi magang. Ia menangis di depan sunbaenya. Dan sunbae yang selengean ini berkata kamu harus mencoba yang terbaik sampai akhir, kamu akan mendapatkan imbalannya.

Di situ saya berkaca-kaca.

Usia kepala 3 dimana peluang mencari pekerjaan sudah mulai menyempit. Sementara kejutan realita terus mendorong sampai hati ini terasa sesak.

Saat ini saya hanya bisa melakukan yang sebisa saya lakukan. Saya bisa dibilang hanyalah pesuruh dengan upah yang rendah. Pengalaman saya sekolah nggak tinggi-tinggi banget. Beberapa kesempatan soal pekerjaan telah tertutup. Ketika saya bekerja, saya merasa banyak nilai tidak cocok sama nilai yang dipegang.

Melihat drama Hush juga sama. Ada kisah tentang berita palsu yang dimuat dengan alasan-alasan tertentu. Biasanya tentang image atasan dan bagaimana harus bertahan di dunia yang kejam ini.

Mungkin bagi beberapa orang seperti membosankan.

Tapi dua episode pertamanya sudah menggelitik saya tentang realitas pekerjaan.

Soal Porsi Pemain dan Tema Reporter

Awalnya saya kira Yoona bakalan banyak muncul. Ternyata di episode satu malah banyak banget karakter muncul yang juga cukup banyak.

Dunia Reporter harusnya membawa kisah realitas.

Tapi kita tahu bagaimana reporter juga memberikan judul provokatif agar beritanya diklik dan mendatangkan pengunjung. Pernahkah kita bertanya apakah ini memang benar-benar reporter inginkan? Kenapa hal-hal palsu lebih menjual daripada kenyataan itu sendiri?

Menarik sih ngikutin bagaimana berita digoreng sebelum ditampilkan.

Kesimpulan

Saya akan nonton dikala senggang. Ini bakalan jadi drama yang saya nikmati ngalir aja tanpa ada keinginan-keinginan macam-macam.

So. Buat kalian yang pengen tahu bagus apa nggak kata saya. Tunggu aja di bagian ulasan nanti ya.

Terima kasih dan selamat tahun baru.

You May Also Like

2 Comments

  1. Ralat min, karakter Kyung Soojin bukan dari universitas ternama, tapi universitas di kota kecil. Pengen tau pendapat Mimin soal akting Yoona di drama ini gimana? Soalnya Yoona kan salah satu artis yang masuk di list ehemmm, hahaha.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!