Review Drama Korea The Greatest Wedding (2014)

Review Drama Korea The Greatest Wedding (2014) – Kesan pertamanya sendiri ada di tulisan yang ini. Emang yaa ini bisa dibilang drama yang lama, kalau kalian kuliah S1, itu sudah lulus harusnya. Sudah sekitar 6 tahun berlalu. Tapi saya baru nonton saat ini, berkat banyak drama yang saya pikir nggak asyik dan sok asyik. Makanya saya merembet ke tayangan lain.

Yhaa…

The Greatest Wedding Ternyata Bukan Tentang Pernikahan

Tapi tentang perempuan bernama Cha Gi Young yang memilih tidak menikah, karena baginya menikah sangat sulit baginya. Melihat lingkungan dan kondisi mertuanya demikian.

Cha Gi Young adalah wanita yang keras kepala. Karena ia terkenal, kisah hidupnya banyak dikepoin sama media dan masyarakat. Tidak jarang orang nyinyir sama dirinya yang mengandung tapi tidak menikah.

Halangan-halangan terus berjalan. Dari masalah kerjaan yang sulit mendukung. Sampai akhirnya dia mau berkompromi dengan Jo Eun Cha (diperankan oleh Bae Soo Bin) yang sebenarnya hanya ingin mengambil keuntungan darinya usai pencalonan dirinya ke dunia politik menjadi gagal dan ingin masuk dunia pembaca berita lagi.

Drama The Greatest Wedding Penuh dengan Karakter yang Menyebalkan

Gimana nggak menyebalkan. Diskriminasi karena tidak punya penanggung jawab laki-laki sangatlah pelik. Cha Gi Young malah bekerja sendirian, memantapkan diri sendirian di lingkungan orang-orang yang lebih menyarankan dia menggugurkan anaknya.

Yang sangat takjub adalah Cha Gi Yong mengendarai mobilnya sendiri untuk melahirkan, dan di RS pun didistriminasi karena nggak ada pria yang menanggung jawab.

Pertanyaan saya.

Apakah benar di korea demikian adanya?

Saya yakin sih drama ini hadir juga karena menjadikan kritik pada lingkungan di korea sendiri.

Bukan hanya itu.

Ayah dari sang bayi juga sangat menyebalkan dan kekanakan. Bukannya menyelesaikan masalah dia malah membuat masalah baru dengan menghamili gadis lain bernamaHyun Myung Yi yang diperankan oleh Umh Hyun Kyung.

Edan emang…

Edan banget cobaan buat Cha Gi Young.

Ada bagian yang mengharukan.

Yang mengharukan adalah Cha Gi Young yang terus berusaha dan bertanggung jawab atas pilihan hidup yang telah ia pilih karena telah menjadi ibu tunggal.

Ia bertanya. Apa kesalahannya? Ia tidak membunuh orang. Ia hanya melahirkan seorang anak. anak yang ia harapkan akan menjadi temannya dalam hidup.

Banyak Lhoo…

Saya pikir di era modern korea mulai banyak orang yang tidak tertarik dengan pernikahan, anak, dan rumah tangga. Cha Gi Young adalah salah satunya.

Tapi ketika ia mengandung. Ia menuruti nalurinya untuk tetap mempertahankan anaknya.

Kesimpulan Review Drama Korea The Greatest Wedding (2014)

Buat yang pengen tahu pemain dan hal-hal kayak profil, tinggal klik di kesan pertamanya.

Usai drama ini berakhir. Emang sih agak nggak jelas untuk endingnya. Berasa kok cuma begitu saja?

Tapi saya sadar. Lagi-lagi drama ini tidak menitik beratkan pada kisah romance lelaki dan perempuan. Tapi kebanyakan tentang perjuangan ibu dan anaknya.

Ini beda banget sama Oh My Baby (2020) di mana Jang Nara yang main. Drama ini agak bagusan sih meski sudah lama berlalu.

Kalau belum nonton. Coba deh nonton. Di drakor id ada.

Yaa kali aja kalian butuh drama ringan tapi nggak seringan kapas dan tetang dunia pernikahan yang pelik di korea dari kacamata wanita.

Sekian yaa.

Terima kasih sudah membaca di besok sore ya!!!!

 

Advertisements

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!