Ulasan Drama Korea Yumi’s Cells (2021)

Drama Korea Yumi's Cells (2021)

Ulasan Drama Korea Yumi’s Cells (2021) – Saya tahu saya lama update. Saya sadari betul hal itu. Jujur saja, saat ini waktu yang ada sering habis karena urusan kerjaan dagang dan ngajar.

Hasilnya?

Yaaa begini. Jarang update.

Kedepannya akan saya pikirkan mengenai jadwal tayang tulisan. Supaya blog saya nggak jadi debu.

Udah dulu ya pendahuluannya.

Yumi’s Cells yang Paling Saya Ingat

Ada drama yang sedang saya cicipi di awal.

Ada juga yang sudah selesai.

Tapi Yumi’s Cells memang yang paling ada di ingatan saya begitu saya buka laptop. “Ahhh mau nulis tentang Yumi’s Cells.”

Buat yang mau baca kesan pertamanya ada di tulisan ini.

Yumi’s Cells menjadi yang paling diingat karena ringan, manis, dan nggak ada kebencian di dalamnya.

Yes, saya cukup enek sama drama yang banyak orang jahatnya.

14 episode begitu sempurna dengan sudut pandang banyak sel di dalam diri Yumi.

Saya jadi ingat sesuatu bahwa di dalam diri manusia banyak aku aku yang lain. Sel-sel Yumi “bergerak” menurut intelegensinya masing-masing.

Ada yang urusannya makan. Urusan cinta, sampai urusan akal sehat.

Yumi’s Cells menjadi sangat berbeda di kelas drama romansa karena animasinya.

Animasinya Itu Kelas Kakap

Bagus banget!!!!

Emang makin bagus kalau ngomongin drama baru dan sentuhannya baru.

Seringkali ada animasi dalam drama belakangan ini. Namun biasanya hanya “sentuhan”. Sedangkan Yumi’s Cells adalah porsi imbang tentang dunia real dan animasi.

Kece.

Lucu.

Ahn Bo Hyun Mencuri Perhatian Saya Tahun Ini

Beda gaya rambut. Menjadi sangat berbeda tampilannya.

Fluktuasi pengalaman aktingnya beragam, dari antagonis sampai protagonis pernah semua. Jadi peran utama pernah, apalagi jadi peran pembantu.

Bagus semua.

Woong aahhh.

Yumi aah…

Cara mereka memanggil satu sama lain begitu saya ingat dalam kepala berikut dengan nadanya.

Drama Korea Yumi's Cells (2021)

Soal Hubungan

Patah hati.

Jatuh cinta.

Cemburu.

Saling bergantung.

Saling memisahkan diri.

Saling mencintai.

Ingin jadi prioritas.

Penerimaan.

Penolakan.

Ge er.

Dll.

Hal-hal yang biasanya dialami manusia tentang hubungan romantis muncul dengan natural saat tumbuh, berbuah, kemudian saling…

*ahh nanti saya dikatain spoiler gitulah.

Pokoknya Saya Mau Musim Berikutnya

Biasanya saya nggak terlalu semangan dengan musim berikutnya. Di Yumi’s Cells saya sangat mengharapkan keberadaan musim kedua dengan perjalanan Yumi berikutnya.

Saya banyak berdoa agar Yumi mendapatkan seseorang yang terbaik dalam hidupnya.

Jika banyak yang kecewa sama endingnya.

Saya ada di kubu tidak kecewa.

Macam-macam sekali ending dari sebuah hubungan. Kadang, bukan urusan nanti ujungnya pada pernikahan saja. Ego manusia masih ada di atas awan pada banyak momen dalam hidup.

Suka Banget

Menyenangkan.

Saya nonton dengan senang hati dan runut sampai langganan IQIYI.

Eeehh tapi sekarang sudah habis dan saya lagi nunggu promonya.

Kesimpulan Ulasan Drama Korea Yumi’s Cells (2021)

Suka.

Banget.

Cast oke.

Cerita oke. Endingnya masih baik-baik saja di mata saya.

Animasinya oke.

Suka pokoknya.

Trakteer

Buat yang mau trakteer Mimin bisa di link yang ini.

You May Also Like

4 Comments

  1. Aduhhhh…mimin….kmanaa ajaa????..tiap hari loh aku nungguin updatean tulisannmuuu…tumben2n gtu loh udh bnyak drama2 baru tp tulisan mimin g nongol2..walaupun udh ngikutin drama yg lg on going tp klo blum baca ulsan n kesan drimu rasanya ada yg kurang gt min….pokoknya ..eventhough u are so busy…please don’t stop writing…okeyyyy????
    Oya..btw…yumi cells jg fav bgt bgi aku min…bguss syekaliii….😍dan ah bo hyun emng smkin memikatt hatii…wkwk

  2. aku relate banget sama drama ini, sampe kadang-kadang terbawa perasaan..
    kecewa sama Woong, tapi takutnya kayak han tae jin di Another Miss Oh..
    aku juga menunggu season 2..
    hehe

    1. Btw kecewa nya jangan sama Woong saja karena dia punya alasan buat berbuat hal tsb dan hubungan itu antara dua orang . yumis cels menunjukkan dg jelas bagaimana keputusan diambil dari pihak Timi dan Woong sehingga kita gak perlu menghakimi siapa pun.

      1. iya, juga ya..

        drama yumi’s cells emang bener-bener manusiawi ya..
        ketika suka, ketika marah, ketika bimbang, semua ditunjukkan dengan pendapat-pendapat dari cellsnya..
        yah, namanya juga pemeran utamanya si Yumi, jadi terbawa perasaannya Yumi deh..
        Emang kalo jadi Woong juga kan kita inginnya membahagiakan orang yang kita sayang, meski bukan sama kita..
        eh, :’)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!