Review Drama Korea Princess Hours 2006

Review Drama Korea Princess Hours 2006 – Haloooo…. saya mau buat review lagi nih. Tapi sayangnya, kali ini ada yang beda banget. Bedanya karena drama ini udah lama mengudara. Udah ditonton pertama kali di indosiar pada hari minggu kuturut ayah ke kota. Itu pun lama banget, pas saya masih SMA kelas X.

Untuk nonton kedua kalinya. Saya lupa lagi dehh kapan, yang jelas drama ini bikin saya puyeng, karena baru pertama kali nonton drama yang asli pakai bahasa korea dan hanya berlandaskan sub indonesia saja (yoaaahhh…. tidak berlandaskan pancasila dan UUD 45, wkwkwkkw).

Kemudian….. jeng-jenggg…. yang ketiga adalah nonton pas bulan puasa tahun 2019. Kenapa? Kenapa? Kenapa? Karena saya kok agak gimana gitu sama drama yang lagi tayang sekarang. *tarik napas. Banyak ngikutin drama tapi kayaknya belum ada yang dinanti-nanti banget layaknya gajian.

Ohh iya, saya juga ingat drama ini disontek abis-abisan sama sinetron Indonesia. Itulah yang mainnya Marsyanda sama Baim Wong.

Lalu??? Gimana rasanya setelah nonton sampai 3 kali?

Kita bahas dulu tentang para pemain drama korea Princess Hours yaaa…

Yoon Eun Hye memerankan Shin Chae Kyung. Gadis periang yang tbtb jadi putri karena sudah dijodohkan oleh kakeknya yang punya teman seorang raja.

Ju Ji Hoon memerankan Lee Shin. Pangeran yang satu sekolah dengan Shin Chae Kyung. Agak arogan dan nggak suka sama Chae Kyung pada awalnya.

Kim Jeong Hoon memerankan Lee Yul. Lee Yul di sini adalah sepupu dari Lee Shin. Seorang pangeran yang gagal jadi putra mahkota karena ayahnya meninggal karena insiden kecelakaan.

Song Ji Hyo memerankan Min Hyo Rin. Akkkkk… Ji Hyo di sini jadi balerina yang emang banget-banget kelihatan mudanya. Lhaa kan emang masih muda sih. Hehehhe…. Min Hyo Rin di sini adalah kekasih gelap dari Lee Shin.

Kim Hye Ja memerankan Nenek Suri. Yaaaaakkk ampun, saya baru sadar lho… Nenek Hye Ja yang main Light in your eyes juga main di sini. Itu pun karena suaranya yang sama sekali nggak asing.

Dan beberapa peran tambahan lainnya.

Sinopsis Singkat Banget Drama Korea Princess Hours

Shin Chae Kyung menikah dengan Lee Shin. Hidupnya yang tadinya hanya siswi SMA biasa sudah berubah. Kemudian, seperti layaknya sebuah drama korea yang biasanya peran utama jatuh cinta lebih dahulu. Chae Kyung pun jatuh cinta pada Lee Shin yang masih diam-diam punya hubungan dengan orang yang ia suka bernama Min Hyo Rin.

Kemudian, selang berjalannya waktu, sepupunya Lee Shin bernama Lee Yul menyukai Shin Chae Kyung juga. Jadilah sebuah drama yang punya cinta segi empat dengan konflik kerajaan di dalamnya.

Komentar Review Drama Korea Princess Hours 2006

Mari diingat-ingat lagi pas pertama kali nonton. Saya ingat betul bahwa saya saat itu senang sekali pada hari minggu. Rasanya sangat menyiksa berada di hari senin sampai sabtu karena harus menunggu episode berikutnya di indosiar.

Tak ada celah satu episode yang nggak saya lihat. Saat itu jumlah episodenya adalah 24. Kalau di koreanya, drama ini pertama kali tayang pada 11 januari 2006 sampai 30 maret 2006. Ahhhh saat itu, betapa mudanya saya Ya Tuhann… wkwkwkwk.

Saat itu, bisa dibilang, drama princess hours adalah drama korea terbaik. Ehhh tapi nggak bisa dibandingin sama yang lain, karena pengalaman nonton drama korea zaman itu nggak sebagus sekarang yang hanya tinggal unduh saja dan tersedia sub indonya.

Pengalaman kedua nonton. Itu adalah pengalaman pertama yang mengajarkan saya menikmati drama korea yang nggak pakai dubbing. Jadi, saya hanya menikmati teks yang berjalan saja. Awalnya terasa menyiksa karena nggak bisa. Ehhh kalau sekarang? Nonton drama korea yang didubbing malah kesannya aneh parah dan nggak suka. Berasa kayak nonton sinetron silat di indosiar gitu dehh…

Kemudian….

Pengalaman terkahir saya nonton.

Saya malah baru sadar bahwa Nenek Hye Ja juga main di sini. Saya menikmati kembali walaupun sudah tahu kisahnya kayak apa. Entah. Mungkin saya sedang mengenang hal-hal yang saya sukai dahulu.

Dan asal kalian tahu, ost dalam drama ini masih saya dengar kadang-kadang sampai sekarang. Sampai kalau ada lagu ini diperdengarkan di mal. Saya jadi seneng banget. Hahahahahha… yaakkkk ampun!!!!!

Dan begitulah. Saya tonton sampai habis drama ini di viu. Walaupun sub indonya suka ngilang dan nggak ada. Gitu dehhh… kekurangan nonton drama korea lawas.

Sampai di tulisan ini. Saya nggak ngerti kenapa saya suka sekali mengenang.

Termasuk mengenang sebuah drama.

Kalau kalian bagaimana? Apa suka nonton drama yang sudah pernah ditonton sebelumnya?

Bisa kamu share di kolom komentar yaaa…

 

Advertisements

2 tanggapan untuk “Review Drama Korea Princess Hours 2006

  • 02/06/2019 pada 7:54 PM
    Permalink

    Sama min saya juga masih suka nonton princess hours dan lie to me tidak pernah bosan, malah ada di hp videonya …berasa muda..hahaha..

    Balas
    • 03/06/2019 pada 8:31 AM
      Permalink

      bhaiqqqqq…. kucatat. nonton drama lawas bikin muda.
      murah pula biayanya. hahahha.

      Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat