Resensi Biografi Wimar Witoelar oleh Fira Basuki

Resensi Biografi Wimar Witoelar oleh Fira Basuki

Resensi Biografi Wimar Witoelar oleh Fira Basuki – Sejujurnya ini adalah kali pertamanya saya membaca buku biografi. Huahh, diumur saya yang mau mendekari 30 tahun ini saya baru pertama kalinya membaca buku biografi dan sepertinya saya akan ketagihan untuk membaca buku biografi tokoh-tokoh lainnya.

Ada yang menarik juga karena membaca buku Wimar Witoelar : “Hell, Yeah!” ini, karena saya bisa membaca banyak sekali tokoh penting di dalamnya selain Wimar atau Fira Basuki itu sendiri. Oh iya, ini juga pertama kalinya saya membaca tulisan Fira Basuki.

Buku ini berjudul Wimar Witoelar : “Hell, Yeah!” The New Chapter yang ditulis oleh Fira Basuki tentang kehidupan Wimar Witoelar dari kecil hingga tahun 2014. Yup, buku ini pertama terbit tahun 2014 damn diterbitkan oleh Grasindo Publisher dan lumayan tebal yaitu memiliki 345 halaman.

Sebelum ke inti dari bukunya. Awal mula pengetahuan saya tentang Wimar Witoelar hanya sebatas bahwa Bapak ini sering nongol di TV dan membawakan acara. Itu saja, tidak lebih. Bahkan kalau saya ditanya acara apa yang dipandu oleh Wimar Witoelar maka jawaban saya adalah MAAF SAYA TIDAK INGAT SAMA SEKALI. Tapi, lewat buku ini saya bisa tahu lebih jauh tentang luar biasanyanya hidup yang beliau jalani hingga saat ini.

Resensi Biografi Wimar Witoelar oleh Fira Basuki

Sedikit tentang profil Wimar Witoelar

Wimar Witoelar pertama kali menyapa dunia yang fana ini tangal 14 juli 1945 di Padalarang, Jawa Barat. Ayahnya bekerja pada pemerintahan Hindia-Belanda sedangkan Ibunya seorang Ibu RUMAH Tangga. Oh iya, beliau juga masih keturunan darah biru.

Wimar Witoelar tumbuh menjadi anak yang cerdas dan seorang kutu buku, dia juga mampu menguasai banyak bahasa dan pastilah suka jalan-jalan keliling dunia. Tapi WW juga mengaku bahwa dia adalah sosok yang socially nerdy.

Emm, saya jadi mikir begini : merupakan sebuah kehormatan ya hidup dalam kemudahan memperoleh bahan bacaan. Ah semoga nanti anak saya juga demikian ya. Aamiin.

Dan yang paling saya ingat dari beberapa tokoh yang diceritakan bersinggungan dengan kehidupan seorang WW selain keluarga besar dan kawan-kawannya adalah sosok seorang Gus Dur karena Wimar Witoelar ini pernah menjadi juru bicara kepresidenan saat Gus Dur masih menjabat. Semoga ke depan, saya juga bisa berkesempatan untuk membaca tulisn Gusdur ya? (oh iya, mari kirim doa untuk Beliau). Dan entahlah saya merasakan atomsfer yang kuat mengenai seorang Gusdur saat membaca buku ini. Padahal sebelumnya boro-boro saya tahu deh kalau WW adalah seorang yang pernah amat sangat dekat dengan Gusdur. Ahhh, saya kurang banyak membaca sepertinya.

Buku Wimar Witoelar : “Hell, Yeah!” The New Chapter yang ditulis oleh Fira Basuki ini menarik?

Sangat menarik. Bahkan saya bisa merasakn kehangatan yang tertuang dalam buku. Bagaimana WW memandang tentang pasangan hidup,tentang politik, tentang sekolahnya, tentang cinta, tentang anak-anaknya bahkan tentang orang-orang yang membantu mengurusnya. Semuanya tumpah ruah di buku ini dan saya tidak memerlukan waktu lama untuk membacanya karena memang sangat asyik.

Ahhh pribadi Wimar Witoelar  juga sangat asyik di bayangan saya.

Tentang gaya tulisan Fira Basuki? Saya sih suka-suka saja dan enak dibaca karena terkesan amat sangat santai dalam menuangakan kisah WW dan keshidupannya. Sampai-sampai nih setelah selesai membaca ini saya langsung cari-cari deh semua sosial media WW dan saya follow. Kak, sudah difollow Kak, tenang saya nggak minta folbek kok. Hehehe

Rasa-rasanya buku Wimar Witoelar : “Hell, Yeah!” The New Chapter yang ditulis oleh Fira Basuki akan membawa saya kegerbang buku biografi lainnya.

Buku ini rekomendasi?

Sangat. Buat kalian siapapun itu, saya amat sangat merekomendasikan buku ini. Kapan lagi kita tahu cerita orang-orang hebat diluaran sana dengan baik jika bukan dengan buku? Dan rasa-rasanya buku ini seperti lengkap membahas tema apapun, dari kehidupan sederhana, politik, keluarga hingga urusan hati. hehe

Ahh kalian baca saja deh…

Advertisements

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!