Resensi 101 Hari Menulis dan Menerbitkan Novel

Resensi 101 Hari Menulis dan Menerbitkan Novel

Resensi 101 Hari Menulis dan Menerbitkan Novel

Buku yang akan mimin ulas dalam postingan kali ini adalah berjudul 101 hari menulis & menerbitkan novel (manual bagi “calon” novelis). Nah ceritanya waktu beli pas lagi seneng-senengnya nulis novel. Hah? Mimin besoksore.com nulis novel? Iya… hehehe, tapi teronggok begitu saja setelah ditolak penerbit.

Dalam buku ini R. Masri Sureb Putra menuliskan bagaimana caranya menulis dan menerbitkan novel dalam 101 hari. Kok bisa? Cuma 3 bulan saja? Bisa, kalau kamu cukup gila dan mampu membuktikannya. Kalau mimin sendiri sih belum pernah, hehe.

Membaca 101 Hari Menulis dan Menerbitkan Novel

Bisa dibilang membaca buku ini merupakan paket komplit, dari motivasi menulis, hal-hal yang berhungan dengan hal teknis seperti memilih judul, membuat karakter, sampe ending novel semuanya ada. Memang sih rata-rata penjelasannya hanya satu halaman, tapi jangan salah itu merupakan kunci dalam tiap harinya menuju mewujudkan mimpi berupa menulis dan menerbitkan sebuah novel.

Pada awal-awal pembahasan, kita juga akan disuguhkan tentang pengetahuan mengenai apa itu novel, novelet, bahkan kita akan dapat rekomendasi buku-buku yang bagus.

Resensi 101 Hari Menulis dan Menerbitkan Novel

Kalian pernah mentok dalam pembuatan suatu tulisan? Buku ini juga punya solusinya. Bahkan masalah penerbitan pun lumayan sedikit dibahas dari menerbitkan buku mandiri dan penerbit-penerbit terkenal.

Buku 101 Hari Menulis dan Menerbitkan Novel karya R. Masri Sareb Putra ibarat makanan, ini adalah makanan padat yang amat sangat bergizi. Bahkan kalau kalian tidak ada ketertarikan pada pembuatan novel dan cara menerbitkannya. Kalian akan mendapatkan banyak pengetahuan tentang hal menulis dalam buku ini.

Sentuhan pengalaman pribadi penulis

Mungkin karena memang sudah punya banyak pengalaman. R. Masri Sareb Putra juga menuangkan cerita bagaimana ia memulai karir dengan dunia menulis, bahkan nih ada lho potongan wesel pos yang ia terima  puluhan tahun lalu saat mendapatkan bayaran dari tulisan yang ia buat.

Ada banyak hal menarik dari buku ini diantaranya adalah dalam hal 161 yang berjudu; hari ke 79 Mencermati Kembali Opening Novel Anda : Menghindari “matahari”.

Pekerjaan olah kata yang disebut merangkai cerita jadi minimal 18.000 kata ini tidak saja menuntut kreativitas, tapi lebih-lebih kegeniusan. Namun, itulah tantangan.

Eh tapi dalam buku juga dituliskan bahwasannya menurut Simon dan Binett, seorang penulis harus lulus kuliah logika dan setidaknya punya takaran IQ 130. Hah serius???

Emmm… gimana ya?

IQ saya berapa ya. Nulis di blog saja masih suka bingung sendiri. heheh. Waktu SMA IQ saya 115, hahaha..

Tapi saya lebih percaya, kalau mau belajar apapun bisa dilakukan termasuk menulis.

Toh pada akhirnya. Menulis adalah proses yang membutuhkan waktu untuk tubuh.

Kesimpulan 101 Hari Menulis dan Menerbitkan Novel

Ini buku oke banget untuk kalian yang tertarik dengan menulis novel.

Coba dan buktikan.

Advertisements

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!