Kesan Pertama Nonton Drama Korea At a Distance, Spring is Green (2021)

Kesan Pertama Nonton Drama Korea At a Distance, Spring is Green (2021) – Kalau nggak ada pembaca yang tanya. Mungkin saya nggak akan sadar betul kalau At a Distance, Spring is Green adalah drama korea. Sebab, melihat wajah pemain yang tidak terlalu saya kenali, dipikirnya drama At a Distance, Spring is Green adalah drama cina.

Eeehhhh ternyata At a Distance, Spring is Green adalah drakor.

Meski mau selesai dramanya, saya tulis ulasannya setelah nonton 2 episode pertama. Maklum, Miminnya adalah manusia biasa yang kadang sering melewatkan beberapa drama. Baik sengaja dan tidak.

Yook yookk diulas dikit yokk.

Profil Drama Korea At a Distance, Spring is Green

  • Judul Drama: At a Distance, Spring is Green
  • Revised romanization: Meorliseo Bomyun Peureun Bom
  • Hangul: 멀리서 보면 푸른 봄
  • Sutradara: Kim Jung-Hyun
  • Writer: Ji Nyoong (webcomic), Jung Won-Jung
  • Network: KBS2
  • Jumlah Episode: 12
  • Tanggal Rilis: June 14 – July 20, 2021
  • Hari Tayang: Senin & Selasa 21:30
  • Bahasa: Korea
  • Negara: Korea Selatan

Pemain At a Distance, Spring is Green

Park Ji Hoon memerankan Yeo Joon.

Kang Min Ah memerankan Kim So Bin.

Bae In Hyuk memerankan Nam Soo Hyun.

Kwon Eun Bin memerankan Wang Young Ran.

Woo Davi memerankan Gong Min Joo.

Choi Jung Woo memerankan Hong Chan Ki.

Lee Woon Je memerankan Han Jung Ho.

Yoo In Soo memerankan Oh Cheon Kook.

Dan pemeran lainnya.

Sinopsis Singkat At a Distance, Spring is Green

Sebuah drama korea tentang anak kuliahan. Dikisahnya lebih “membumi”. Dengan adanya pria populer yang nampak baik hati dan akrab dengan yang lainnya. Padahal hatinya sepi karena belum menemukan teman yang sebenarnya. Dia adalah Yeo Joon.

Kim So Bin adalah mahasiswi biasa di tingkat 3 yang prestasinya nggak terlalu mencolok, tidak pula populer dan nampak berjuang sebisanya.

Sedangkan Nam Soo Hyun adalah mahasiswa yang berjuang di dunia kerja paruh waktu demi mencari nafkah. Karena hidup keras padanya, ia nampak dingin dan kelihatan jutek. Sama kayak yang Ji Ahn katakan pada drama My Mister. “Kalau kamu kaya. Kamu lebih mudah menjadi orang baik.”

Komentar Kesan Pertama Nonton Drama Korea At a Distance, Spring is Green (2021)

Ada yang mudah tersenyum meski hanya topeng. Setidaknya ia bisa melakukan hal itu meski pura-pura.

Ada mata sinisme dari yang hidupnya susah.

Ada yang berjuang di nilai kuliah, demi keyakinan bisa hidup lebih baik jika mendapatkan pekerjaan yang lebih baik.

Momen ngerjain kelompok yang suka “pas” sama keadaan natural anak kuliahan. Ada aja yang mau enaknya aja. Ada yang lebih bekerja keras dan berpikir.

Ostnya juga bagus. kerasa bahkan di menit-menit awal.

Keresahan dinampakkan di awal. Bahkan di tiap-tiap karakter utama. Sehingga penonton diberikan deskripsi yang baik di awal tentang penokohan.

Begitulah yang saya maksud “penjelasan di awal” soal karakter, wahai pembaca. Kalau saya sering mengeluh tentang penjabaran karakter.

Namanya aja drama. Saya paling seneng ketika diajak dengan perspektif karakternya. Tanpa melihat protagonis atau antagonis. Sehingga, pilihan-pilihan pada penyelesaian konflik. Kejelasannya dapet.

KBS2 memang gaungnya nggak sebesar TVN, mungkin saya juga salah satu yang nggak ngeh drama ini di awal-awal.

Kesimpulan Kesan Pertama Nonton Drama Korea At a Distance, Spring is Green (2021)

Layak ditonton pas abis nonton kesan pertama.

Buat anak kuliahan kayaknya ini “nyambung” sama persoalan yang sering dihadapi. Melihat rating sungguh mengenaskan. Hanya 1 sampai 2 persen. Meski tayang di TV nasional.

Saya mau pelan-pelan nonton aja. Nggak akan buru-buru. Jangan besok-besok minta ulasannya yaaa. soalnya dramanya bentar lagi mau abis.

Dah. Sekian tulisan saya. Buat yang mau trakteer mimin bisa di link yang ini. Terima kasih sudah membaca.

Sampai ketemu di tulisan yang lainnya.

You May Also Like

4 Comments

  1. Min req review series thailand tharntype dong, atau series thailand lainnya juga bolee makasig minn

  2. Saya iseng ngecek cerita asli webtoonnya, ternyata ceritanya cenderung kelam. Banyak mengangkat isu-isu sensitif dan mungkin tabu. Pantes aja dijulukin “Misaeng versi kuliahan”. Tapi sayangnya kisah di drama jadi melenceng jauh padahal build up di 2 episode pertamanya sudah bagus. Saya akhirnya ga melanjutkan setelah nonton episode 7. Semakin lama saya merasa kayak nonton 2 drama, satu menarik tapi satu lagi ga banget. Emang harusnya ini drama tuh diproduksinya sama jtbc atau ocn.

      1. Mungkin dicoba 5-7 episode dulu min? Kali aja punya pandangan berbeda. Terus biar bisa paham juga kenapa saya ngerasa lagi nonton 2 drama. Pokoknya waktu nonton kadang atmosfirnya seperti lagi nonton Misaeng, tapi kadang juga atmosfirnya seperti nonton The Heirs 😂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!