Ulasan Series Netflix Sex Education Musim Ketiga (2021)

Ulasan Series Netflix Sex Education Musim Ketiga (2021)

Ulasan Series Netflix Sex Education Musim Ketiga (2021)

Yeah.

Bagaimana kehidupan Otis selanjutnya? Setelah Ola menjadi saudarinya dan Otis dapat saudari baru karena Ibunya hamil dan melahirkan anak?

Bagi saya di awal-awal. Sex Education adalah series yang berbeda dari drama remaja pada umumnya. Ada hal-hal yang tabu dikemukakan dengan narasi unik.

Tentunya, saya sudah melahap habis musim pertama dan keduanya.

Ketika musim ketiganya muncul. Tidak perlu panjang lebar berpikir akan lanjut nonton atau tidak. Setidaknya dua harian saya habiskan untuk nonton musim ketiga kali ini.

Masih dengan Volume yang Dikecilkan

Sungguh. Saya nggak pernah berani membesarkan volume saat nonton series ini.

Kenapa?

Karena banyak adegan yang cukup mengejutkan. Bahkan menit-menit di awal sudah bikin mata jadi agak “sakit.” Hahah.

Otis yang merupakan lelaki cupu. Kini berkencan dengan Ruby yang merupakan perempuan populer di sekolah. Ola mantan kekasihnya banting setir dan belok jadi demen perempuan.

Untuk Maeve banyak adegan tidak membicarakan dirinya. Musim kali ini agaknya memberikan porsi yang rata pada pemain tambahannya.

Adam dan Eric yang main dekat. Juga kehidupan Adam yang perlahan diperbaiki. Kayaknya Adamlah yang banyak melakukan perubahan pada hidupnya. Adam membaca puisi Pablo Neruda. Adam bahkan dengan baik membuat puisi untuk Eric. Tatapan mata dan dukungan dari Ibunya Adam juga memberikan dukungan hangat untuk adam.

Aimee yang masih lucu. Masih punya perasaan traumatis gara-gara masalah di bus. Masih jadi teman baik dari Maeve. Ia juga lebih kalem.

Eric masih rame kayak biasanya. Ia pergi bersenang-senang dengan keluarganya yang sedikit memberikan sentuhan masalah dengan Adam.

Saya rasa, musim ketiga selain emang lebih panas. Banyak sisi yang membuatnya lebih adem juga.

Sebuah Series Bukan Soal Hitam dan Putih

Bagi saya, menonton sebuah karya adalah memperlajari banyak sekali perspektif dalam hidup.

Kita mungkin melihat banyak pasangan dengan masalah yang berbeda, cenderung warna-warni.

Momen kesukaan saya jelas saat “konsultasi.”

Menyenangkan rasanya melihat manusia-manusia belajar jujur dengan perasaan mereka masing-masing dan punya keinginan untuk mendapatkan kualitas hubungan yang lebih baik di masa depan.

Momen Terindah Ada di Ujung

Hope. Kepala sekolah baru ada di klinik bersalin. Tidak sengaja bertemu dengan Otis.

Otis kini sudah bisa sedikit lebih dewasa menyikapi bagaimana berkomunikasi dengan orang lain.

Jujur, saya sampai menangis mendengarnya.

Menyingkirkan penghakiman.

Jujur apa adanya.

Betapa indahnya sebuah komunikasi yang berimbang satu sama lain.

Sekolah yang Lebih Ketat

Pada musim ini anak-anak menggunakan seragam. Pengawasan dari kepala sekolah baru lebih ketat dan banyak aturan yang mengekang.

Anak-anak tentu saja protes dengan cara mereka sendiri.

Sampai mereka kena batunya.

Aaahh Masih Penasaran

Masih penasaran dengan musim berikutnya.

Anak siapakah yang merupakan adik dari Otis?

Bagaimana Maeve dan Otis di musim berikutnya?

Akankah Otis menjadi benar-benar seorang manusia dewasa.

Kesimpulan Ulasan Series Netflix Sex Education Musim Ketiga (2021)

Masih menarik.

Musim kali ini punya kekuatan dalam pengembangan karakter dari musim-musim sebelumnya.

Anak-anak remaja ini “bergerak” autentik sesuai dengan perjalanan hidup mereka.

Mungkin nggak bener-bener baik. Tapi setidaknya, setiap makhluk berhak untuk bahagia.

Jadi, kalian sudah nonton?

Yaappp. Sekian tulisan dari saya.

Terima kasih.

Penutup

Yang mau trakteer ada di sini yaaa linknya.

Ulasan Series Netflix Sex Education Musim Ketiga (2021)
Next Post

No more post

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!