Review Film Korea The Closet (2020)

Review Film Korea The Closet (2020) – Yap. Masih soal film yang akan diupdate di besoksore yaa. Kali ini film horor yang ada di tahun 2020. Apakah bagus? Kekece apa? atau malah nggak bangate? Simak sampai habis biar nggak salah paham yaaa…

Sebuah film dengan durasi hanya 1 jam 38 menit disutradarai oleh Kim Kwang Bin dan ditulis oleh orang yang sama. Tayang perdana pada 5 februari 2020. Distributornya adalah CJ Entertaiment. Genrenya adalah horor.

Siapa Saja Pemain The Closet dan Bagaimana Sinopsis Singkatnya?

Ha Jung Woo memerankan Sang Won. Sang Won adalah duda beranak satu. istrinya meninggal karena kecelakaan mobil. Punya anak perempuan bernama Ina (Heo Yool). Ina jago banget main biola dan mereka baru saja pindah ke rumah baru.

Di rumah baru terdapat banyak keanehan-keanehan. Ina mendadak seperti mendapatkan teman baru dan lebih sering berada di kamarnya.

Sang Woo adalah pria yang sibuk. Ia menitipkan Ina pada Ahjumma pembantu dan akan menyelesaikan proyek. Tapi Ina malah hilang begitu saja. Ahjumma pengasuh pun tidak ada tanda-tanda menghilangkan Ina.

Bingunglah sang ayah dan melaporkan kesana kemari. Hingga berita hilangnya Ina malah digoreng dadakan sama media dan menyudutkan Sang Woo.

Sampai suatu ketika ada Kyung Hoon (Diperankan oleh Kim Nam Gil) yang awalnya pura-pura membetulkan jaringan internet yang terputus padahal dia mau membantu Sang Woo untuk mendapatkan anaknya kembali yang โ€œdiculikโ€ oleh makhluk halus penunggu lemari.

Komentar Review Film Korea The Closet (2020)

Sejujurnya. Film dengan tema horor seperti ini bukan hal yang baru. Bahkan melihat jumlah karakter hidup lebih sedikit dibandingkan dengan karakter hantu kayaknya nggak imbang banget.

Kehadiran aktor besar seperti Ha Jung Woo dan Kim Nam Gil memang bikin suasana jadi lebih enak. Akting mereka tidak usah diragukan. Apalagi pemeran Ina adalah aktris kesukaan saya yang dulunya main drama korea Mother. (di sini ulasannya).

Apa nggak bikin saya penasaran tuh saat melihat dari sisi castnya?

Drama berjalan cukup ngagetin di banyak adegan. The Closet juga mengingatkan saya sama The Conjuring yang pertama. Pindah rumah, terus ada kejadian aneh. Bareng-bareng sama orang pintar menangkap gejala seperti frekuensi dan menangkap siapa dalang dari kejadian-kejadian ganjil.

Hanya saja The Closet karena durasinya yang pendek, eksekusinya jadi kasar sekali. Tidak pelan-pelan sampai mencekam. Tapi agak kecepetan tanpa penjelasan rinci di banyak bagian. Bahkan saat ada kejadian hantunya nangis. Itu malah nggak beda jauh sama eksekusinya The Conjuring. Sayangnya The Conjuring masih lebih bagus dari banyak sisi.

Jadi, The Closet direkomendasikan nggak min?

Buat yang demen sama film horor dan nggak panjang. Film ini bisa-bisa aja ditonton. Tapi dari sisi keunikan, kekhasan, sampai daebak. The Closet belum mewakili itu. Perasaan spesial sama film ini tuh nggak ada. Serasa hanya pengikut film horor sebelum-sebelumnya yang pernah ada.

Jadi, saya serahkan ke kalian mau nonton apa nggak. Buat yang sayang-sayang sama waktu dan pengen mendapatkan tontonan terbaik. Sayangnya The Closet belum saya rekomendasikan ke kalian.

Buat yang mau ngisi waktu sama fil horor pendek yang temanya generik. Saya rekomendasikan.

Gimana? sudah kalian putuskan mau nonton atau tidak?

Terima kasih sudah membaca besok sore.

Advertisements

You May Also Like

3 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!