Arsip Kategori: review film korea

Review Film Korea Time to Hunt (Netflix, 2020)

Review Film Korea Time to Hunt (Netflix, 2020) – Lagi ribut-ribut soal Baeksang ya? haduuuuhh… mimin jadi pengen komentar di tulisan terpisah (nanti aja kalau ada waktu). Sekarang mimin besoksore mau kasih review film saja ya. Film ini ditonton di Netflix dengan sutradara Yoon Sung Hyun, rilis secara global di Berlin IFF february 2020. Untuk yang bener-bener rilisnya pada 23 april 2020. Lanjutkan membaca Review Film Korea Time to Hunt (Netflix, 2020)

Review Film Korea High Society 2018

Review Film Korea High Society 2018 (Nonton Bagi yang Sudah punya KTP saja) – Pertama kali nonton film ini mengunduh di salah satu tempat gitu deh, sub indonya nggak enak banget. Terkesan amat sangat asal jadi aja. Akhirnya, saya nonton dengan lumayan bingung. Lanjutkan membaca Review Film Korea High Society 2018

Review Film Korea A Muse atau Eungyo (2012)

Review Film Korea A Muse atau Eungyo (2012) – Waahhhhh… sudah lama nontonnya, sampai mengunci semua pintu untuk nonton dengan ena. Wkwkwkkw. Habis bakalan kikuk banget kalau ada yang tahu saya nonton film beginian. Padahal sih biasa aja. Yang lebih parah pun ada. Lanjutkan membaca Review Film Korea A Muse atau Eungyo (2012)

Review Film Korea Tune in for Love (Netflix 2019)

Review Film Korea Tune in for Love (Netflix 2019) – Haeehhh… sebenarnya, saya udah agak lama nonton ini, cuma seperti biasanya karena kesibukan yang nggak jelas, baru kesampaian untuk nulisnya sekarang guys. Lanjutkan membaca Review Film Korea Tune in for Love (Netflix 2019)

Review Film Korea The Treacherous (2015)

Review Film Korea The Treacherous (2015) – Gabut yang gabut. Crash Landing on You aja kagak tayang. Padahal lagi tayang-tayangnya. Wkwkwkwk. Segini gabutnya saya sama drakor? Nonton Chocolate juga baru sampai 12 episode. Emmm… gulang guling, glandang glundung. Lanjutkan membaca Review Film Korea The Treacherous (2015)

Review Film Korea Miss Baek (2018)

Review Film Korea Miss Baek (2018) – Sebenernya udah lama mau nonton. Tapi, barulah pagi ini saya nonton. Di pagi sabtu yang begitu gabut. Hahahah. Rasa-rasanya bingung mau ngapain. Oh iya, saya mau belajar juga. Nanti ada ujian lagi. Ujian kemarin belum keluar pengumumannya. Semoga lulus yaaa. Doakan. Lanjutkan membaca Review Film Korea Miss Baek (2018)

Review Film Korea The Handmaid (2016)

Review Film Korea The Handmaid (2016) – Dan sebenernya udah lama nonton, tapi baru sekarang saya bikin ulasannya. Karena kalau emang biasa menulis, kepaka selalu menagih dengan kalimat “mau nulis apa nih?” jadilah saya mau nulis beberapa ulasan film yang saya tonton di tahun kemarin tapi belum sempat saya ulas.

The Handmaid disutradari oleh Park Chan Wook, diangkat dari novel Sarah Waters, kemudian skenarionya dibuat oleh Park Chan Wook dan Jung Seo Kyoung. Rilis pada tanggal 1 juni 2016. Sudah lama ya?

Film ini punya durasi 144 menit. Punya latar belakang kisah tahun 1930 punya genre thriller dan e r o.

Wkwkwk iya kalian nggak salah baca. Btw, saya nulis tuh ya dihati-hati banget. Soalnya google tuh sensitif banget. Padahal saya nulis kan biasa aja bukan?

Siapa saja para pemain di film The Handmaid?

Kim Min Hee memerankan Lady Hideko. Dia seorang yang kaya raya. Tinggal di rumah megah dengan para pembantu yang banyak.

Kim Tae Ri memerankan Sook Hee. Dia pembantu suruhan yang kerja sebagai asisten pribadi Lady Hideko.

Ha Jung Woo memerankan Count Fujiwara. Dia yang menyuruh Sook Hee menjadi pembantu Hideko. Ia ingin menikahi Hideko.

Cho Jin Woong memerankan Paman Kouzuku. Paman dari Hideko.

Dan beberapa pemain lainnya.

Sinopsis Sangat Singkat Film The Handmain

Berlatar belakang tahun 1930 di korea selatan dan jepang. Ada seorang perempuan bernama Hideko yang membutuhkan asisten baru.

Asisten khusus pun dikirimkan untuk menjalankan misi.

Film ini… banyak sekali adegan yang “begitulah” dan plot twist yang cukup menarik.

Komentar Review Film Korea The Handmaid (2016)

Saya pernah ada di posisi ketika agak kaget gitu, melihat pemain drakor yang kayaknya wajahnya baik-baik aja. Ternyata sangat pemberani di film. Mengambil proyek-proyek yang berani.

Tapi sekarang udah mulai nggak kaget. Karena, sekelas Jo In Sung dan Song Ji Hyo pun demikian. Jadinya, ya udah, mereka kan aktor dan aktris yang harus memerankan peran sesuai dengan naskah. Mereka dibayar atas itu dan mereka melakukannya.

Sebagai penonton yang kurang cukup tahu, saya asal unduh aja. Kalau lihat posternya udah kayak film tentang pembunuhan. Ternyata yaa nggak terlalu juga.

Secara cerita. Film ini nggak membingungkan. Bahkan di beberapa eksekusi, saya merasa terkejut. Kemudian di kejutkan lagi di bagian akhir.

Saya merasa jadi penonton yang dipermainkan. Wkwkwkwk.

Dan setelah kepoin sana-sini. Ternyata Kim Tae Hee adalah pemain yang telah mengalahkan 1500an peserta audisi guys. Jadi, pemilihannya sama sekali nggak sembarangan.

Film ini diadaptasi oleh novel berjudul Fingersmith oleh Sarah Waters, novel itu keluar tahun 2002, nahh, jadi film ini berasal dari ide dari Mbak Bule.

Yang pantesan aja yaaa ceritanya berani.

Untuk kalian yang belum cukup umur. Saya amat sangat tidak merekomendasikan film ini. lebih baik jangan ditonton.

Ternyata juga, film ini masuk film festival di Cannes. Pada tahun 2016 Blue Dragon Film Awards memberikan penghargaan pada Kim Min Hee, Kim Tae Ri dan bagian art design. Jadi, kayak pembuka pintu lebar bagi Kim Tae Ri gitu guys. Makanya setelah itu karirnya nambah meroket.

Secara kisah, unik sih.

Secara pemain, dapat banget.

Secara visual, berasa nambah gitu dosa saya. Wkwkwkwkwkwkw.

Jadi, bukan sekadar banyak wik wik nggak jelas itu. Tapi punya cerita. Sayangnya. Begitu cuy.

Ahhh udahlah. Sudah ada yang nonton? Bagaimana menurut kalian?