Review Drama Korea The Good Witch (2018)

Review Drama Korea The Good Witch (2018) – Kayaknya emang kalau diulik kepala ini, saya masih menemukan drakor-drakor lama yang belum sempat saya tulis ulasannya. Salah satunya adalah drama korea The Good Witch.

Untuk profil dramanya saya dapat dari asianwiki sebagai berikut.

  • Drama: The Good Witch (English & literal title)
  • Revised romanization: Chakhanmanyeojeon
  • Hangul: 착한마녀전
  • Director: Oh Se-Gang
  • Writer: Yoon Young-Mi
  • Network: SBS
  • Episodes: 40
  • Release Date: March 3 – May 5, 2018
  • Runtime: Saturday 20:55-23:15 (140 minutes | 4 consecutive 35 minute episodes per Saturday)
  • Language: Korean
  • Country: South Korea

Kalau kalian punya viu. Bisa nonton drama ini di viu guys.

Siapa Saja Pemain Drama Korea The Good Witch dan bagaimana sinopsis singkatnya?

Lee Da Hae memerankan dua peran sekaligus. Dia adalah Cha Sun Hee dan Cha Do Hee. Keduanya adalah kembar identik dengan kehidupan yang luar biasa berbeda. Bukan hanya itu, kepribadian mereka pun sangat berbeda.

Sun Hee adalah seorang ahjumma dengan anak perempuan dan lelaki yang lebih banyak memberikannya beban. Sun Hee kerja pontang panting demi menghidupi keluarga. Ia bahkan punya adik ipar perempuan dan ibu mertua yang sama-sama menjengkelkan seperti suaminya.

Suatu ketika Cha Sun Hee menggantikan adiknya yang seorang pramugari demi tahu apa misteri yang terjadi sehingga membuat adiknya terkapar di rumah sakit. Sang ibu rumah tangga sekaligus pekerja ini harus menggantikan adiknya bekerja terbang dari satu tempat ke tempat lain.

Untungnya ia punya anak bernama Bong Cho Rong. Cho Rong bahkan bersikap lebih dewasa dibandingkan dengan ayahnya. Ia sangat mendukung apa yang dilakukan Ibunya selama membuat Ibunya bahagia.

Drama ini punya beberapa sudut pandang yang menyebalkan karena karakter kembar yang berbeda kepribadian tapi mampu dilakoni oleh Lee Da Hae dengan baik.

Komentar Review Drama Korea The Good Witch (2018)

Karena drama ini menceritakan pergantian posisi kembaran yang hidupnya beda. Kadang ada kocak-kocaknya.

Ada banyak sekali hal yang nggak masuk akal pada drama ini. Seperti sosok Cha Sun Hee yang terlalu baik sampai saya melihatnya seperti bersikap bodoh dan mau saja dimanfaatkan. Kemudian sosok Cha Do Hee yang meski diberi kesempatan hidup kedua tapi kepribadiannya tidak membaik juga pada saudari kembarnya.

Huh….

Drama Korea The Good Witch (2018) juga bisa dibilang menceritakan kehidupan penerbangan dari mulai pekerjaan, pilot, pihak perusahaan maskapai dan tentu saja pramugara dan pramugari. Untuk konflik yang ditimbulkan pun awal mulanya dari masalah pekerjaan.

Cukup menarik untuk tahu dunia penerbangan.

Untuk sisi kisah cinta antara Song Woo Jin dan Cha Do Hee yang salah sangka. Sampai ending bikin saya kesal aja. Pemilihan aktor utamanya yaitu Ryu Soo Young pun saya pikir agak terlalu jauh umurnya dengan peran utama wanita. Tapi yaaa sudahlah. Selagi para pemainnya oke, saya sih oke aja.

Yang diacungi jempol dari drama ini adalah kehadiran si cantik Lee Da Hae sebagai peran utama yang sangat amat berbakat meski memerankan kedua peran yang berbeda. Tidak hanya cantik, tapi aktingnya juga bagus.

Saya pikir tidak akan mudah memerankan dua orang dan punya perbedaan karakter yang jauh.

Mengingatkan saya dengan telenovela zaman dulu yaitu Paola dan Paulina. Dimana yang baik hati menggantikan yang jahat. Bedanya di sini yang baik hati sudah menikah dan punya anak sehingga konflik tentunya tumbuh dengan berbeda.

Kesimpulan Review Drama Korea The Good Witch (2018)

Dramanya cukup panjang. Sampai 40 episode dengan durasi setengah jam. Saya nontonnya lama banget. Entah masuk hitungan tahun. Berarti untuk bikin penasaran, drama ini cukup kurang bikin penasaran saya sebagai penonton.

Jelas ada plus dan minusnya. Tapi cukup ringan meski ada konflik di dunia pekerjaan sampai acara percobaan pembunuhan segala.

Yeeaah. Akhirnya saya masukkan drama ini pada level B aja, dengan kekurangan dan kelebihannya.

Segitu saja. terima kasih telah membaca ulasan di besoksore.com

Byee….

 

Next Post

No more post

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!