Review Serial Stranger Things Season 1 (Netflix)

Review Serial Stranger Things Season 1 (Netflix) – Heiii.. kali ini saya mau ngomongin serial original yang ada di Netflix. Jadi, kali ini bukan review drama korea yaa… serial ini saya tonton di tahun 2019 padahal sudah ada sejak 15 juli 2016. Telat??? Maklum baru langganan netflix untuk tahun ini.

Ada apa sih di Serial Stranger Things Season 1 (Netflix)?

Serial ini total episodenya ada 8 aja. Durasinya macam-macam ada yang hanya 45 menit. Biasanya nggak nyampe 1 jam sih untuk tiap episodenya.

Pengambilan latar sendiri mengambil tahun 80an. Jadi, film ini ala-ala jadul gitu. Saya belum lahir sih saat itu. Heheh… Cuma seneng aja lihat Ibu-Ibu dan para cewek-cewek pede banget rambutnya ngembang kayak singa jantan.

Ehhh Gimana Sih Sinopsis Pendek dari Serial Stranger Things Season 1 (Netflix)?

Diceritakan november tahun 1983, seorang anak hilang setelah pulang dari bermain bersama kawan-kawannya yang lain. Anak itu hilang tanpa jejek seolah diculik oleh Wewe Gombel kalau di Indonesia.

Ternyata, sang anak hilang bernama Will ini hilang dan masuk ke dunia lain. Ibu, polisi dan kawan-kawannya mencoba memecahkan misteri ini dan mencoba mencari Will kembali.

Katanya hidup harus imbang. Ada yang hilang. Ada yang datang. Dia adalah sosok gadis (tadinya saya kira cowok coba) namanya adalah Eleven. Nama itu sebenarnya hanya code karena dia adalah manusia yang menjadi bahan percobaan dari Laboratorium. Mencari Will? Jutru para anak-anak ini menemukan teman baru.

Eleven nyatanya bukan bocah biasa. Dia punya kekuatan memindahkan barang dengan pikirannya. Bisa mencari orang dengan menggunakan fotonya layaknya seorang dukun dan masih banyak lagi kekuatannya.

Sayangnya, Eleven masih remaja gitu. Doi mudah marah nggak jelas.

Yang Main siapa aja sih?

Peran utama di musim pertama ini dalah Winona Ryder yang menjadi Ibu dari Will, namanya Joyce. Aktingnya mantap cuy sebagai emak-emak yang gigih mencari anaknya yang hilang. Gilanya juga dapat banget.

Ada juga David Harbour, Finn Wolfhard, Millie Bobby Brown, Gaten Matarazzo, Celeb McLaughlin, Nataliaa Dyer, Charlie Heaton, Cara Buono, Matthew Modine, Noah Schnapp, Joe Keey, dan Shannon Purser.

Nggak cuy… nggak ada Bambang dimarih. Hahahha…

Gimana sihh perjalanan cerita 8 episodenya? Seru nggak?

Cerita ini fantasi abis. Beberapa hal saya pikir nggak masuk akal aja. Tapi, kehadiran anak-anak yang menjadi pemeran utama dalam drama ini rasa-rasanya pas aja.

Dari dulu, zaman masih remaja. Saya emang suka banget sama drama yang berbau fantasi. Rasa-rasanya saya mengisi hal-hal yang hilang dalam diri saya. Hahahha..

Malah rasa-rasanya saya cukup beruntung untuk nonton tahun sekarang. Kenapa? Karena saya nggak perlu nunggu dalam waktu yang cukup lama untuk mencicipi episode selanjutnya.

Tahun pertamanya? serial ini???

Saya suka.

Mana nonton di netflix dengan gambar super bagus, suaranya juga ok. Dan tentu saja sub indonesia yang dibuat secara profesional. Saya suka.

Kalau usia dibawah 18 tahun juga cocok aja nonton ini dalam pengawasan orangtua.

Apa sih yang bagus dalam serial Stranger Things Season 1? Bikin penasaran guys. Hanya butuh waktu 2 hari saya bisa ngabisin serial ini sampai tamat dan nggak segan-segan untuk mengunduh yang musim keduanya.

Ada juga hal-hal yang bikin “seger” itu karena tingkah polah anak-anak yang punya keingintahuan yang besar dalam serial ini.

Untuk masalah karakter yang dibentuk, karena drama ini menyangkut beberapa keluarga, akhirnya berbagai macam karakter mucul, ada remaja dengan kehidupannya juga walaupun nggak disinggung terlalu banyak.

“Serial ini agak ngawang”

Udah waktu latarnya tahun 80an, genre fantasi antara laboratorium, monster, dan anak yang punya kemampuan khusus, maka jelas 8 episode nggak cukup. Denger-denger bakalan dibuat dimusim keempat atau kelimanya baru dikatakan tamat.

Uyeeeaaahhh masih panjang perjalanan ini.

Sebagai perjalanan dari sebuah serial. 8 episode cukup apik dikemas. Nggak heran aja serial ini fansnya banyak juga. Nggak kalah deh sama kualitas film yang biasanya muncul di bioskop.

Ngomongin Konten!

Buat yang bertanya-tanya nontonnya di mana. Sesuai dengan judulnya, drama ini ada original di netflix. Jadi, kalau kamu mau nonton secara legal. Maka netlix adalah satu-satunya jawaban. Karena memang serial ini dibuat untuk mengisi konten dari netflix…

Ahhh yaaa sampai jumpa di review yang keduanya.

Aahh andai saja!

Andai saja. Tontonan di Indonesia nggak mikirin tentang berapa banyaknya episode dan memikirkan bagaimana membuat kualitas tontonan yang bagus.

Andai saja. Semoga akan ada waktunya.

Terima kasih sudah membaca ya.

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *