Review Film Korea Bori (2020)

Review Film Korea Bori (2020) – Salah satu film korea yang susah banget dicari profilnya. Biasanya ada di asianwiki ternyata nggak ada. Mana agak lupa-lupa gitulah siapa nama-nama yang mainnya.

Yeppp… ngomongin film lagi. Sebenarnya dalam rangka mimin besoksore yang ingin punya target tertentu dalam menulis di tahun ini. yaaahh setidaknya saya nulis jumlahnya sama dengan jumlah hari dalam satu tahun gitu.

*kok saya males yaa itungannya dalam tahun 2020 untuk nulis. Hiks.

“Saya ingin kehilangan pendengaran saya.”

Begitulah ucap Bori.

Bori, gadis 11 tahun yang tinggal di desa laut, adalah satu-satunya anggota keluarga yang bisa mendengar.

Sebagai siswa sekolah dasar, Bori lambat laun menjadi lebih akrab dalam berkomunikasi dengan teman-temannya di sekolah dengan berbicara dan mengalami kesulitan untuk bergabung dalam percakapan bahasa isyarat di rumah. Mengapa saya satu-satunya orang yang lahir berbeda dari keluarga saya? Semakin dia memikirkannya, semakin dia merasa terasing.

Bori adalah gadis kecil. Adiknya tuna rungu. Kedua orangtuanya juga. Kalau melihat film ini rasanya hidupnya adem ayem juga. Filmnya juga berlangsung dengan latar belakang kehidupan Bori bersama dengan keluarga dan temannya. Semacam keluarga yang cukup harmonis meski dengan kekurangan mereka.

Tapi Bori adalah Bori yang merasa janggal dengan kehidupannya di tengah keluarga yang penuh dengan kekurangan.

Film ini tayang tahun ini, tepatnya pada 21 mei 2020. Durasinya adalah 109 menit. Punya genre drama keluarga.

Orang-orang dibelakangnya ada KIM Jin-yu – Director, JO Nam-hyun – Line Producer, KIM Jin-yu – Producer.

Pemainnya ada KIM Ah-song , LEE Lyn-ha , KWAK Jin-suk , HUR Ji-na , CHOI Dae-sung , KIM Jong-gu , KIM Ja-young , JUNG Yi-rang , KIM Dong-kyou ,HEO Jeong-do

Komentar Review Film Korea Bori (2020)

Awalnya sih iseng aja mau nonton film baru di tahun 2020. Dan kebetulan Bori adalah film yang baru nongol di drakor id. Jadilah saya nonton aja.

*btw, saya belum update tontonan Netflix soalnya berhenti langganan dulu sebab banyak yang harus diurus. Kalau saya langganan lagi pasti nanti saya update lagi di sini. Pandemi guys. Yang penting bisa beli mie instan. Wkwkkw. Untuk urusan langganan nanti dulu deh.

Lho malah curhat.

Biar panjang aja tulisannya.

*dicekik pembaca.

Kembali ke film deh.

Sebenarnya secara sinopsis menarik banget. Ada perempuan alias gadis kecil diantara keluarga lainnya yang kekurangan dan pandangannya yang merasa terasing. Tapi, eksekusi filmnya ngambang banget. Seakan kurang penggambaran jelas dan mudah yang bisa ditanggap oleh penonton seperti saya.

Akhirnya film berjalan biasa aja seperti kehidupan sehari-hari. Yang menyebabkan kebosanan dan pengen banget filmnya cepat selesai. Saya sampai play dalam kecepatan dua kali lipat. Hehhe.

Jadi, nggak kayak sinopsisnya yang bisa menjual. Filmnya biasa aja. Saya nggak rekomendasikan deh ke kalian…

Namun, meski bagaimanapun, film Bori pernah mendapatkan penghargaan. Cumaa yaaah kata saya sih begitu cuy.

Advertisements

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!