Review Drama Jepang Perfect World (2019)

Review Drama Jepang Perfect World (2019) – Heheheh,,,, iya, kalian nggak salah baca. Drama ini drama jepang. Bukan korea lagi. Habis, kayaknya saya udah banyak kasih kesan pertama dan review. Sampai bosan lama-lama. Hahahha.

Pengen sesuatu yang baru, saya malah kebanyakan nonton anime di Netflix, series yang pakai bahasa spanyol pun saya nonton. Ternyata lumayan. Hahahha, meski bisanya kalau dari barat sana banyak banget adegan mantap-mantap.

Saya nonton drama jepang ini di Netflix ya. sutradaranya adalah Yoshishige Miyake, dan Keiichiro Shiraki. Penulisnya ada Rie Aruga (untuk bagian manga) dan Miyumi Nakatani. Networknya berada di Fuji TV/KTV. Jumlah episodenya sebanyak 10 episode. Tayang pada 16 april 2019 dan selesai pada 25 juni 2019. Punya rating 6.4% rata-ratanya.

Siapa Saja Para Pemainnya?

Tori Matsuzaka memerankan Itsuki Ayukawa. Dia pemuda yang mengalami kecelakaan saat kuliah yang menyebabkan kakinya lumpuh. Ia cukup mandiri walaupun seorang yang difabel.

Mizuki Yamamoto memerankan Tsugumu Kawana. Perempuan yang saat SMA naksir sama Ayukawa. Kemudian nggak sengaja ketemu lagi.

Dan beberapa peran tambahan lainnya.

Sinopsis Singkat Drama Jepang Perfect World (2019)

Drama ini mengisahkan bagaimana orang difabel yang jatuh cinta dengan teman lamanya. Bagaimana dia merasa tarik ulur dengan perasaannya karena kondisinya yang cacat. Sempat berpikir untuk melepaskan keinginannya untuk punya hubungan dengan perempuan dan menikah. Namun, cinta mana tahu bukan?

Tenyata Kawana juga suka sama Ayukawa meski seorang difabel.

Drama ini juga mengungkapkan bagaimana keduanya berjuang untuk mendapatkan dukungan restu dari ayah Kawana.

Komentar Review Drama Jepang Perfect World (2019)

Tiap kali nonton drama jepang tuh hawanya agak adem gitu. Soalnya kalau biasa nonton drakor, para pemainnya biasa banget ngomong kasar. Kalau di j-drama biasanya pada sopan-sopan ya ampun.

Drama ini nggak panjang perepisodenya. Sekitar 45 menit sampai 1 jam.

Pemainnya juga nggak banyak dan berfokus pada peran utama. Nggak ada lelaki super kaya, jadi bos atau raja, dengan ketampanan yang maha tampan. Drama ini peran utamanya penuh dengan kekurangan. Dalam kekurangan, Ayukawa mencoba berdamai, ia masih bekerja, masih menyetir mobil sendiri dan nggak mau ngusahin orang.

Sedih cuy…

Apalagi episode akhir. Di mana peran utama memberikan ucapan di pernikahannya.

Drama ini nggak bikin para penonton kagum-kagum sama visualnya. Tahu sendiri wajah pria jepang itu khas sekali. Apalagi dengan segala kekurangannya yang dikisahkan.

Kalau bagi saya sih. Ini semacam menu baru aja. Menu baru diantara kesuperan yang saya lihat di drama korea. Kemudian saya nemu sebuah menu yang bisa saya cerna dengan baik. Dramanya ngalir gitu aja. Sampai habis.

Drama ini juga nggak menjual mimpi-mimpi indah. Cenderung ke keadaan real tentang orang difabel.

Akhirnya, difabel atau tidak. Semua orang emang punya kekurangan dalam diri masing-masing. Itulah kenapa kita membutuhkan orang lain sebagai pelengkap.

Agak janggal kenapa judulnya Perfect World padalah kehidupannya nggak sempurna. Tapi, setelah nonton sampai kelar. Akhirnya saya paham aja kenapa demikian. Bahwa bisa sempurna dengan ketidaksempurnaan yang saling mengisi.

Wiw….

Episode akhir saya suka sih. Sampe segitunya mengandung bawang.

Mungkin, karena PSBB makanya saya ada aja waktu, jadinya, kayaknya nonton terusssssss,,,, kadang saya prihatin sama diri sendiri. wkwkwk. Semoga pandemi ini segera berakhir ya. eeeh eehh, malah ada yang bilang nggak akan hilang, kita sebagai manusia harus menemukan keseimbangan baru dan berdampingan dengan COVID-19.

Semoga kalian tetap sehat yaaa…

Terima kasih sudah menyempatkan main di besoksore ini.

Advertisements

You May Also Like

9 Comments

  1. Duh kayaknya bagus nih. Jdi pengen nonton. Akhir” ini banyak drama yang nggak aku tamatin wkwkwk. Baru” ini nonton Rules of the mask, karena lagi bucin sama L 😂. Tapi aku nggak kuat kalau dia jadi peran jahatnya (lebay). Hehe. Sebenarnya bagus dramanya, cuma karena ada cerita bucin”nya yang nggak dalem sampe menyentuh hati, jadi agak males mau namatin drama itu. Jadi melenceng ke drama itu yak 🤭 maap.
    Kyknya drama ini bakal ku tonton deh, dan jadi jdrama pertaama yang bakal ku tonton. Terimakasih kak, karena sudah meriview jdrama ini 🙏😃

    1. Setujuuuu bagus banget ini nonton ulang2 saking sukanya… uda lama banget ga nonton dorama Sejak Tokyo love story dan ordinary people. Bs rekomen judul apa lg yg sebagus ini apa ya? dan bs nonton di mana?

  2. Eh nonton dorama ini juga mb?
    Sy suka manganya c ini belum nonton doramanya malahan.
    dorama punya daya tari tersendiri mb, sy nonton dorama kalo jenuh banget sama drakor yang angkat tema2 hampir sama.
    fighting mb min untuk kesan dan review drakor & dorama selanjutnya

    1. Tengkyu review nya, gw bakalan nonton deh yg ini. Gw jg barusan selesai nonton drama jepang yg judulnya breathless summer, bagus deh..
      Drama jepang episode nya gak banyak/panjang kayak korea atau china, ceritanya jg lebih padat dan berisi.

  3. Udah nonton juga, movie-nya? Duluan movie setahun dengan judul yg sama, tapi kalau udah liat dorama nya suka agak beda kalau nonton movie nya, tau itu juga karna male Lead nya Exile Takanori 😆

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!