(3) Ulasan Buku Animal Farm Karya George Orwell

Alasan kenapa baca buku ini? Karena bukunya populer. Hehehe.

Tipis bukunya. Saya baca dua hari, kemarin malam dan pagi hari ini selesai. Kemudian disusul dengan buku lainnya yang mau habis masa peminjaman karena saya minjam bukunya di ipusnas.

Nggak Mikir Apa-Apa Soal Dugaan

Soal dugaan buku ini sangat satir ke dunia manusia pada umumnya soal kekuasaan, yang dipimpin, pemimpin, hasrat untuk bebas dan bagaimana mengelola komunitas yang akan lebih besarnya barangkali mengelola negara.

Dikemas dengan cerita fabel di mana sekelompok hewan di peternakan melakukan pemberontakan kepada manusia yang mereka pikir mengeksploitasi kehidupan mereka. Kemudian hewan-hewan ini mulai berpikir dan mengoperasikan peternakan dengan beberapa aturan, yang diantaranya sesama hewan tidak saling membunuh, tidak ada yang minum alkohol dll.

Banyak yang Bilang Keren

Bagaimana tidak. Buku ini diterbitkan pertama kali tahun 1945, udah seumur Indonesia merdeka namun masih relevan dengan keadaan manusia saat ini.

Kalau saya, bacanya sambil ngalir aja. Mencoba memahami sekenanya sesuai dengan isi kepala. Tidak mengaitkan dengan teori ini dan itu.

Terjemahannya juga bagus. Alhamdulillah. Jadi, tidak membuat kening saya berkerut-kerut.

Agaknya saya pikir cukup berat kalau yang baca anak-anak. Karena bagaimanapun, ketika dibaca oleh orang dewasa, ada pemikiran “ohh yaaa. orang kayak begini yang jadi manusia banyak banget.” Artinya, entitas dalam wujud para binatang ini bener-bener satir pada kehidupan manusia pada umumnya.

Suka buku model begini?

Nggak juga. Tapi lumayan. Saya cukup senang bisa memasuki dunia pemikiran penulisnya. Masih relevan sampai sekarang dan pantaslah untuk dialih bahasakan dan diperkenalkan pada orang banyak.

Oh iya, buku ini di ipusnas tidak terlalu ngantre.

Penasaran?

Monggo cari di ipusnas.

Saya juga cukup senang karena list saya di sini. Satu-satu mulai terwujud. Meski tidak dengan membelinya, melainkan meminjam. Terima kasih teknologi. Meski demikian, saya lebih suka membaca bukunya secara langsung dalam bentuk buku fisik.

Yaaa bersyukur sajalah.

Penutup

Link trakteer mimin ada di sini. Terima kasih sudah membaca.

Kita akan diperlihatkan tentang beberapa hewan yang pintar, mereka punya rencana strategis, ada yang sama sekali tidak produktif dan tidak ambil pusing dan lain-lain. Oh iyaaa, ada beberapa hal yang saya tangkap, kalau kamu punya ide bagus tapi nggak punya kepercayaan yang dititipkan komunitas padamu rasanya bohong.

Hehehe.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!