Sinopsis Golden Garden Episode 1 Part 3

Sinopsis Golden Garden Episode 1 Part 3 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini yaaa.. terima kasih sudah mengikuti sinopsis di sini yaaa..

Adegan beralih ke dalam gedung mewah. “Selamat Pimpinan Jin. Kamu menerima Anugerah Utama karena berkontribusi pada komunitas. Tolong beri komentar.” Ucap pewawancara.

Jin Nam Hee adalah Ibu dari Choi Joon Ki *pacarnya Sabina. “Aku terlalu malu. Kamu bisa bicara untukku?” tanya Jin pada Choi Dae Sung.

Choi Dae Sung *wkwwk bapaknya Choi Moon Sik di Marry Me Now guys. “Dia masih seperti gadis muda. Kami selalu menyumbangkan 10 persen keuntungan kami kepada masyarakat. Kami tidak melakukannya untuk penghargaan. Jadi, menerima hadiah selama 3 tahun terakhir membuat kami merasa malu. Benarkah yeobo?” Choi menyentuh paha Jin Nam Hee ehh tapi malah dicubit istrinya.

“Salah satu karya terbesarmu adalah mensponsori MS. Sejak kecelakaan pada tahun 1992 mengenai Festival Kembang Api Taman Emas, anda jarang muncul.”

“Ya. Kamu benar.”

Gambarnya kilas balik. Ada kecelakaan mobil terbalik. Di dalamnya ada bocah juga.

“Hari itu. Profesor Cha, yang bekerja dengaku, tewas dalam kecelakaan tabrak lari.jadi aku mulai menjaga jarak. Tidak ada yang tahu siapa pelakunya. Jadi, aku merasa tidak berdaya. Bukan hanya aku, tapi semua orang di taman emas menjaga jarak. Anak-anak itu pasti sudah dewasa sekarang. Tapi, mulai hari ini, aku akan melakukan yang terbaik sekali lagi. Aku yakin, dengan kekuatan-Nya. Aku yakin Dia akan mengumpulkan mereka yang tercerai berai selama tragedi. Memberi mereka penyelamatan. Dan mengatasi masalah mereka.”

***

Choi Joon Ki, anak Jin Nam Hee nampak sibuk. Sekretarisnya datang membawa bunga.

“Pak, ini bunga yang anda inginkan.”

“apa mobilnya sudah siap?”

“Ya.”

“Tapi ada rapat pukul 16.00.”

“Kepala Kim akan mengambil alih. Aku akan sibuk, jadi, jangan menghubungiku.”

***

Nasib Eun Dong Ju malah lari-lari dengan Mi Ju.

“Manager gilaku bisa sinting saat tahu aku mengganti anggotanya. Jika terlambat, kita tidak akan dibayar.”

Dan Eun Dong Ju malah jatuh karena keseleo.

“Kenapa kakimu lemah? Kita akan banyak menari. Kamu baik-baik saja?”

“Aisshh… apa yang kukatakan kepadamu..? sudah kubilang aku tidak cocok pakai ini.” Eun Dong Ju melepaskan sepatunya.

“Sejak kapan kita hanya melakukan hal yang cocok dengan kita demi uang? Bersenang-senanglah seperti di karaoke.”

Mereka pun memanggil taxi dan pergi ke hotel.

***

“Mi Ju, aku terlihat tegang bukan?” Ucao Dong Ju saat sudah di hotel.

“Tentu saja, ini debut resmimu. Uang lebih penting daripada segalanya. Aku akan menyapa managernya. Jadi, ganti bajumu di ruang hijau.”

“Yak… di lantai berapa?”

***

Sementara itu di ruangan ganti. Seseorang sedang bermain gitar…

Wkwkwkwk…. dia adalah Lee Sang Woo yang memerankan Cha Pil Seung.

Pil Seung mengambil pistolnya dan bergaya di depan kaca. “Jangan bergerak!!! Jika kamu bergerak. Aku akan menembakmu. Itu sempurna.” Kemudian pistolnya ditaruh di meja lagi.

Pil Seung malah melepas jaketnya dan iseng… “cermin cermin… siapa yang paling cantik? Apa?? Cha Pil Seung?” wkwkwkkw “Bingo!!”

“Aisshh kenapa pakaianku jelek sekali? Apakah dadaku harus terlihat lebih kencang?”

Kemudian yang dilakukan adalah mengambil tisu dan dimasukkan ke da daaa…

Tak lama. Masuklah Eun Dong Ju.

“Haaahhh cabul!!!”

“Cabul? Tidak… aku tidak cabul… aku hanya pirang.” Kekekek.

“Jangan berani mendekatiku! Kamu akan mati.”

“Yak… hussttt diamlah…”

Kemudian Mi Ju masuk…

“Kamu sudah melakukan pemanasan tenggorokan? Aaaaaaaaaaaaa”

“Yak… bukan begitu… ada orang cabul.”

“Astagaaa… gitarisnya berubah lagi. Apa namamu cabul?” Tanya Mi Ju.

“Astagaa kamu lucu banget. Mari bekerja dengan baik.”

“Apaa ini??? kamu yang paling tegap di antara semuanya. Unnie, kamu tahu nama grup kita, bukan?”

“eemmmmm gadis liar?”

“Benar… mari bekerja dengan baik.” Mereka pun tos. “Aku suka warna lipstikmu.”

Lanjut ke bagian 4 ya. klik di sini.

Advertisements

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!