Sinopsis Beautiful Love, Wonderful Life Episode 3 Part 1

Sinopsis Beautiful Love, Wonderful Life Episode 3 Part 1 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti sinopsisnya di sini yaaa…

Kim Cheong Ah mengingat Koo Joon Kyum saat di jalanan, ia ingat menyanyi selamat ulang tahun. Cheong Ah bahkan menginjak sepatu Joon Kyum.

“Yak… kamu sekarat di hari ulangtahunmu, tapi kamu tidak bisa terima itu? Kaki kosong. Kita dilahirkan tanpa apapun dan begitulah kita mati. Entah kamu peringat pertama di kelas atau dibawah rata-rata., kematian tidak menghakimi.” Ucap Cheong Ah.

“Ungkapan yang benar tangan kosong. Mereka bilang orang bermulut besar tidak terlalu pintar. Apa nilaimu seburuk itu?”

“Ya, bahkan di hari baik. Kamu menertawakanku? Jadi, Pak Peringkat Satu, seseorang akan menggantikanmu kuliah, jadi, kamu juga menyelamatkan seseorang. Tapi bagaimana denganku? Mereka yang tidak bernilai bagus tidak berguna sampai mati.”

“Kenapa kamu membahas nilai kita?”

“Astagaa… aku sungguh tidak berguna bukan? Di sini indah bukan? Jika ada hari esok, apa yang akan kamu lakukan?”

“Aku tidak yakin.” Koo Joon Kyum melihat sepati Cheong Ah yang B aja. “Aku akan memacarimu.”

“Apa?”

“Aku akan jatuh cinta padamu. Lalu, apa yang akan kamu lakukan?”

“Apa? Aku? Aku akan mencari tentara itu.”

“Kamu baru saja memutuskanku?”

“Kurasa begitu.” Wkwkkw.

“Ini kali pertamaku mengatakan itu kepada gadis yang kusukai.”

“Aku pun belum pernah mendengar seorang pria menyukaiku.”

“Dan kamu memutuskanku beberapa detik kemudian.”

“Tampaknya begitu. Orang dengan nilai yang buruk menolak anak yang pintar. Bahkan di ambang kematian, cinta lebih kuat dan adil.”

“Apa?”

Cheong Ah mengulurkan tanggannya. “Mari berteman. Kita akan berteman selamanya.”

Mereka pun salaman. Saling tersenyum.

****

Ibu Joon Kyum menerima telepon. “Apa anda wali murid Koo Joon Kyum?”

“Benar. Siapa ini?”

***

Polisi langsung menyisir TKP.

“Ini kepolisian Yangpyeong. Dia mengalami kecelakaan. Aku ingin anda datang dan memeriksa sesuatu.”

“Kecelakaan?”

“Kami akan menjelaskan saat anda tiba. Datang ke RS Universitas Woori di Yangpyeong.”

“Tidak, katakan sekarang. Kenapa putraku ada di RS?”

“Dia meninggal. Kami sudah mengidentifikasinya. Jadi, dia akan dipindahkan ke RS.”

Ibu Joon Kyum lemes.

***

Ibu Cheong Ah sudah sampai rumah. Ia membawa semua barang bukti bahwa anaknya dan Joon Kyum akan bunuh diri.

****

Ibu hakim masih diam. “Tidak… tidak mungkin…”

***

Saat Ibu Cheong Ah di rumah. Ponsel Joon Kyum bunyi dan itu dari Ibu Hakim. Ia langsung gemetaran.

Setelah mode panggilan habis. Ibu Cheong Ah mematikan ponsel Joon Kyum dan ponsel putih ke dalam kulkas. Karena kaget, ada ayah yang masuk pun bikin Ahjumma ketakutan.

Ayah menemukan obat di meja. “Apa ini? apa yang kamu lakukan sekarang? Bagaimana bisa kamu….”

“Tidak. Bukan begitu.”

“Apa maksudmu?”

“Bukan aku.”

“Lalu siapa? Siapa yang memikirkan ide buruk ini?”

“Cheong Ah. Putri kita. Yeobo, polisi akan segera menghubungi kita. Sebelum mereka melihat ini, cepat singkirkan.”

****

Hari sudah pagi.

Cheong Ah ada di kantor polisi. “Kamu tidak menganti baju? Ini musim panas,  tapi kamu bisa saja terserang flu. Lantas, kita akan memulai pernyataan saksi. Aku harus melakukan ini agar bisa pulang. Ini akan sulit, tapi tolong bekerja sama. Apa hubungan anda dengan mendiang Koo Joon Kyum? Kenapa kalian membolos dan datang ke Yangpyeong? Siapa yang menyarankan itu? Orangtuamu akan segera tiba. Mari kita bahas pertanyaan sensitif dahulu. Apa dia pacar kamu? Sekolah dan lingkungan rumah kalian berbeda. Kapan kalian pertama bertemu? Aaahhhh jawab saja. kenapa kalian di sungai malam hari? Saat mendiang Koo Joon Hyun jatuh ke air. Di mana kamu?”

Lanjut ke bagian 2 klik di sini.

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat