Sinopsis Beautiful Love, Wonderful Life Episode 2 Part 2

Sinopsis Beautiful Love, Wonderful Life Episode 2 Part 2 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti yaaa.

Cheong Ah pun duduk. “Kamu tidak lapar? Aku ingin makan tteokbokki.”

“Park Kkeut Sun dan Kang Si Wol.”

“Park Kket Sun dan Kang Si Wol? Siapa orang-orang itu?”

“Mereka yang aku makan.”

“Yak… silakan tambahkan Kim Cheong Ah ke daftarmu. Kamu tidak mendengarkanku saat kubilang aku lapar? Tidak bisakah kita makan tteokbokki lalu mati? Joon Kyum ah? Ayoo…. bahkan orang mati pun harapanannya dikabulkan.”

“Baiklah. Mereka bilang hantu yang kenyang tampak lebih baik. Kita akan mati dengan baik dan gemuk.”

“Aku juga mau makan sundae.”

“Makan apapun yang kamu inginkan.”

“Aku juga mau makan yang lain.”

****

Di rumahnya, Ibu Hakim pun sudah tahu bahwa anaknya membolos.

***

Cheong Ah pun jajan dulu. Makan dengan amat sangat lahap. Dan juga bahagia, sama sekali tidak tersirat bahwa mereka akan melakukan bunuh diri.

***

Hakim terdiam melihat potongan koran bahwa ada anak remaja yang kabur setelah menabrak orangtua 80an tahun. Ibu hakim langsung mencari kunci mobil. Ia pun lega karena kuncinya ada.

Koo Joon Kyum pun memberikan SMS bahwa dia akan pulang besok.

***

Ibu Hakim sangat khawatir dan langsung mencari ke lingkungan sekolah. Tapi tentu saja tidak ditemukan.

****

Hari sudah larut. Cheong Ah nampak tidur sendirian.

Sedangkan Koo Joon Kyum berdiri di dekat sungai. Ia melihat jam pemberian ibunya dan sepatu dari Hyungnya.

Perlahan, Koo Joon Kyum berjalan ke air.

***

Ada suara. “Cheong Ah… tetaplah hidup. Kamu harus hidup. Kamu korbannya.”

Cheong Ah pun bangun di malam hari.

Ada suara Koo Joon Kyum lagi. “Entah bagaimana perasaanmu. Tapi aku senang bertemu denganmu hari ini. tolong jalani hidup sekali lagi. Bahagia makan tteokbokki seperti yang kamu lakukan hari ini. bersyukurlah karena angin sepoi-sepoi. Tolong jalani bagian hidupku dengan bahagia.”

Cheong Ah menemukan surat. Dan itu adalah isi dari surat Koo Joon Kyum.

“Kim Cheong Ah… kamu tidak sendirian lagi. Aku akan selalu melindungimu. Aku akan mengawasimu. Saat kamu kesepian dan sendirian. Kamu hanya perlu memandangi langit sekarang. Aku akan melakukan sulap untukmu. Mengerti? Jaga dirimu dari teman seumur hidupmu.”

Panik…

Cheong Ah pun keluar.

Ia teriak di sungai. Teriak sambil menangis. Memanggil nama pemuda yang baru saja ia temui.

Hingga ia menemukan sepatu. “Tidak….”

Panik.

Cheong Ah menyeburkan diri ke air. Ia berenang mencari Koo Joon Kyum. Ketemulah…

Koo Joon Kyum ditarik ke darat. Sebisa mungkin Cheong Ah menyelamatkan Koo Joon Kyum. Tapi hanya diam saja.

Hingga ada ponsel berdering. Ibu Cheong Ah menelepon.

“Omma.”

“Omma? Kamu memanggil Omma? Kamu masih hidup? Kenapa kamu tidak menjawab telepin selama ini?”

“Joon Kyum. Aku harus bagaimana dengan Joon Kyum? Omma… Joon Kyum… Joon Kyum mati….”

“Siapa yang mati? Apa maksudmu? Kim Cheong Ah, di mana kamu sekarang?”

“Dia mati sendiri. Kami akan mati bersama. Kami akan mati bersama. Tapi dia mati sendiri. Joon Kyum Ottoke? Apa yang harus kulakukan dengan Joon Kyum?”

“Apa? Kalian akan mati bersama? Tapi dia mati sendirian?”

Lanjut ke bagian 3 klik di sini.

 

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat