Sinopsis Beautiful Love, Wonderful Life Episode 19 Part 2

Sinopsis Beautiful Love, Wonderful Life Episode 19 Part 2 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di sini. Usai Seol Ah pergi ke UGD lagi, hakim Hong menemukan ponsel ahjumma yang ketinggalan.

***

Ahjumma sangat lemes dan bertemu dengan Tae Rang yang lewat. Tae Rang mengingat wajah ahjumma saat melihat Seol Ah di UGD tempo hari. Tae Rang merasa ahjumma adalah Ibu Seol Ah.

Tae Rang membantu ahjumma bangkit dan berdiri. “Aku melihat anda beberapa hari lalu di depan ICU. Adikku adalah sekretris wakil pimpinan. Dia mengalami kecelakaan dengannya dan juga koma.”

Ahjumma akhirnya dibantu berdiri.

“begini, bisa berikan ini pada putriku?” ucap ahjumma. Ia membawa makanan. “Dia tidak akan memakannya jika kamu bilang ini dariku. Maaf jika….”

“Aku akan bilang padanya bahwa aku membelinya. Akan kupastikan dia memakannya.”

“Terima kasih…. jangan sampai ketahuan.”

“Ya. Anda ibunya bukan?”

Ahjumma menangis. “Bagaimana keadaan putriku setiap hari? Apa dia bisa tidur? suaminya akan siuman bukan? Apa kata dokter? Aku tidak tahu apapun. Apapun…”

“Aku akan mengantarkanmu pulang. Tunggu di sini yaaa…”

Ahjumma menangis lagi.

***

Pegawai Pimpinan Hong terus membuntuti Cheong Ah dan memotret keberadaan Joon Hwi dan Cheong Ah di dekat sungai.

“Kamu dari SMA mana?” tanya Joon Hwi.

“Aneh sekali. Biasanya orang-orang bertanya aku dari universitas mana. Seolah semua orang harus kuliah.”

Karena kesal. Joon Hwi akhirnya pergi.

Di dalam kerumunan orang, Joon Hwi melihat pegawai Pimpinan Hong.

***

“Bagaimana ini bisa terjadi?” tanya Hakim Hong pada Seol Ah saat melihat Jin U. “Seol Ah, tapi Jin U masih hidup. Kamu bisa menemuinya setiap hari.”

Hakim Hong melihat Pa Rang. Adik Hae Rang dan tbtb teringat pada Joon Kyum. Karena Pa Rang saat itu memakai seragam dan mirip dengan Joon Kyum.

Dalam hari Seol Ah berkata. “Tanpa ada rasa sakit dan rasa bersalah. Kamu hanya berbaring di sana dengan pikiran yang tenang. Kamu yang salah. Kenapa aku harus mengalami semua ini.?”

***

Pa Rang di luar melihat Pimpinan Hong yang membawa figura.

“Itu kakakku.” Ucap Pa Rang.

“Apa aku Noonamu?” ucap Pimpinan Hong kali ini dia lucu guys. Wkwkwkwkkwkwkw

“Bukan… di foto ini Noonaku.”

“Apa kamu adik kandungnya?”

“Bukan… aku hanya adiknya. Tapi lebih baik dari adik kandungnya. Kami tidak sedarah, tapi berbagi air.”

“Lalu kenapa aku bicara denganmu? Pergilah…”w kwkwkkw galak lagi nih Nini.

***

Tae Rang mengantarkan ahjumma. Di dalam mobil banyak sayuran.

“Kamu membeli banyak barang. Pasti keluarga besar.”

“Aku mengelola restoran.”

“Boleh aku minta kartu namamu?” tanya Ahjumma. “Aku akan mengambil kembali bekal makan siangku.”

“Aku tidak punya.”

“Hubungi aku kapan-kapan.” Ahjumma memberikan kartu namanya. Tertulis yogurt apaaa gitu. Tae Rang mengingat saat Seol Ah menangis saat diberi yogurt. Yogurt yang sama dengan dagangan ahjumma.

“Restoran apa itu?” tanya ahjumma.

“Tidak ada yang istimewa. Aku membuat makanan rumahan.”

“Sepertinya merepotkan. Kurasa ibumu pandai memasak.”

“Kurasa begitu. Andai aku bisa mencoba makanan ibuku. Aahh aku terpisah darinya saat masih kecil.”

Mereka akhirnya sampai di rumah ahjumma. Ahjumma tertidur. Tae Rang tidak membangunkannya dan malah keluar mobil.

***

Pimpinan Hong, Hakim Hong dan Seol Ah makan di rumah Hakim Hong. Belum apa-apa Pimpinan Hong sudah berantem dengan ahjumma yang memasak.

Tak lama. Pimpinan Hong dikirimi foto kebersamaan Joon Hwi dan Cheong Ah. Ia nampak kesal melihatnya.

Lanjut ke bagian 3 klik di sini yaaa…

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat