Review Film The Willoughbys (Netflix 2020)

Review Film The Willoughbys (Netflix 2020) – Waawaaaaww, saya baru banget kelar nonton film ini guys, film ini hadir di Netflix  pada tanggal 22 april 2020. So, ini angetan gitu kayak bubur ayam.

Keterangan di Netflix sih ini film untuk umur 7 tahun ke atas, saya ada di atas banget sih, 29 tahun, masih sisa banyak. Wkwkwk.

Sutradaranya adalah Kris Pearn, berdasarkan kisah The Willoughbys oleh Lois Lowry, animasinya dibuat oleh Bron Studios.

Pengisi suaranya diantaranya adalah Alessia Cara dan dia juga nyayi ost keren di film ini.

Sinopsis Film The Willoughbys (Netflix 2020)

Ada 4 anak bernama Tim, Jane, dan kembar yang namanya sama bernama Barnaby. Mereka berempat tinggal dengan Ayah dan Ibu yang tidak mencintai dan memedulikan mereka.

Ayah dan Ibu hanyalah pasangan yang mencintai. Tapi, tidak untuk anak-anak mereka.

Sang anak kedatangan kotak berisi bayi, mereka ketahuan memelihara bayi dan terpaksa membuang bayi ke pabrik permen dan kembali lagi.

Saat dalam perjalanan, Jane sang anak perempuan punya rencana untuk menyingkirkan kedua orangtua mereka dengan cara membuat kedua orangtuanya pergi ke tempat ekstrim untuk berpetualang.

Di rumah, keempatnya membuat brosur perjalanan ajaib dan ditunjukkan ke kedua orangtua dengan cara seperti orang memancing.

Sang orangtua pun pergi untuk melancong. Sebagai gantinya, ia menggunakan Nanny murah untuk menjaga keempat putra dan putrinya.

Bagaimanakah kisah memilukan ini berakhir?

Komentar Review Film The Willoughbys (Netflix 2020)

Sebagai orang dewasa yang menonton film yang katanya buat anak-anak. Saya sangat menikmatinya, mulai dari ost, gambar, sampai ide cerita.

Ceritanya juga nggak melulu tentang kasih sayang keluarga yang tiada tara. Kisahnya agak memilukan karena orangtua ini sama sekali nggak sayang sama anak-anak mereka. Mereka hanya memedulikan diri mereka sendiri. menganggap anak-anak adalah pengganggu sampai akhir.

Hingga anak-anak ini menjelma menjadi anak-anak yang menyingkirkan orangtua sendiri.

Memilukannya kembali adalah ketika para anak ini lapar dan harus mencuri dari orangtua sendiri.

Kayaknya….

Jarang banget ya ide cerita film anak-anak yang seperti ini yaaa? tapi melihat kejadian di dunia sebenarnya, memang demikian.

Kenyataannya, masih banyak orangtua yang sama sekali nggak mencintai anak-anak mereka di samping banyak orangtua yang selalu memedulikan dan berusaha memberikan anak-anak mereka hal-hal yang baik.

Film ini berjalan sangat warna-warni. Kayak nggak pernah berhenti bergerak. Lompat sana dan lompat sini. Sangat memanjakan mata. Begitu mencolok seperti makanan anak-anak yang diberi pewarna tekstil. Hahahahha…

Akhirnya, setelah benar-benar nonton sampai habis. Saya merasakan film yang berbeda dari film anak-anak kebanyakan.

btw, untuk endingnya, saya nggak nyangka sama sekali bakalan begitu.

Bagus. Mengandung pesan yang bagus juga buat orang dewasa. Kalau anak-anak yang menonton, saya pikir harus didampingi dengan orangtua mereka yaaa…

Jadi, buat kalian yang belum nonton dan langganan Netflix.

Film ini menyuguhkan kisah yang fresh dan berwarna.

Sekian dari mimin besoksore. selamat menunaikan Ibadah puasa untuk yang melaksanakan dan semoga sehat selalu yaa…

Advertisements

You May Also Like

2 Comments

  1. Sukak.. Gambarnya imut walau ceritanya agak dark sih. Tapi mengangkat tema yg ada di sekitar, kalau ortu ada juga yg just dont care..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!