Review Film Korea Burning (2018)

Review Film Korea Burning (2018) – Sebenarnya film ini ada di viu. Setelah saya mengundah dan nonton di beberapa menit awal, ada kejanggalan. Kok ini ada yang dipotong ya? kok tbtb kejadiannya begitu? Ahhh nggak beres.

Akhirnya saya mengunduh lagi di tempat lain, ternyata durasinya beda banget, durasinya 148 menit. Alias 2 jam lewat 28 menit. Aahhhh di viu 2 jam 17 menit. Rupanya banyak menit yang dipangkas demi sebuah film yang bisa dikonsumsi untuk orang umur 13 tahun. Kan ada tulisannya di awal. Untuk 13 tahun ke atas.

Wahhhh nggak bener nih. Dan hari itu juga saya berhenti langganan viu. Buat apa kalau dipotong-potong. Kayak Netflix dong!!!!!

Burning adalah film korea yang disutradari oleh Lee Chang Dong. Penulis aslinya adalah Haruki Murakami (berdasarkan cerpen yang dia buat, guys, saya sih nggak meragukan karya Murakami ya). kemudian ada Lee Chang Dong dan Oh Jung Mi sebagai penulis naskah filmnya.

Tayang perdana di Cannes Film Festival pada 16 mei 2018. Kalau saya sih baru aja nonton 1 agustus 2020. Hehhe.

Siapa Saja Pemain Film Korea Burning (2018)

Yoo Ah In memerankan Jong Soo. Dia orang biasa yang tinggal di desa dan beternak anak sapi peninggalan ayahnya yang terkena kasus. Kerjaannya suka nganter-nganter barang.

Steven Yeun memerankan Ben. Ben adalah orang kaya yang ketemu dengan Jong Soo karena Hae Mi pernah jalan bareng dengaannya di afrika.

Jun Jong Seo memerankan Hae Mi. Dia gadis biasa yang tinggal di kontrakan sempit. Ia menabung untuk melakukan perjalanan ke afrika dan punya kucing di kosannya. Ketemu dengan Jong Soo yang merupakan teman kecilnya, ia menitipkan kucing hanya untuk diberi makan, minum, dan dibersihkan kotorannya di kosannya. Jong Soo pun setuju melakukannya.

Sinopsis Singkat Banget Film Korea Burning (2018)

Sebuah film yang berjalan dengan tempo yang sangat lambat. Mengisahkan tentang Ben dan Hae Mi yang sama-sama ketemu di Afrika dan pulang bersama kemudian punya beberapa kesempatan jalan bareng bertiga dengan Jong Soo.

Jong Soo dan Hae Mi sama-sama orang biasa dengan pekerjaan yang berbeda. Hae Mi adalah SPG toko yang biasanya berpakaian mini dan mencoba menarik pembeli. Jong Soo sendiri lebih berurusan dengan pengiriman barang dan harus pulang untuk mengurus rumah dan satu ekor sapi yang ditinggalkan ayahnya yang terkena kasus di peradilan.

Komentar Film Korea Burning (2018)

Lama…. lama banget.

Kalau yang nggak kuat sama tempo yang lambat, maka film ini akan membosankan.

Kalau saya sih agak dibuat bertahan karena kualitas aktingnya Yoo Ah In yang aduhhhhh, dia mah jadi apa juga jadi, kaisar? Bahkan orang biasa pun jadi-jadi saja. dandanan Yoo Ah In di sini juga jadinya biasa banget. Tapi seperti biasanya pembawaannya nggak biasa.

Buat kalian yang punya viu. Mending jangan nonton di viu, karena viu memotong banyak adegan. Apalagi kalau adegannya wik wik…..

Maaaaakkkkkkkkkk saya nonton Yoo Ah In wik wik sama mainan itu…….maaaakkk!!!! *eeehh ini hanyalah tulisan, nggak mungkin dong saya bilang ke Emak ginian.

Kalau aja nggak ada kekuatan Yoo Ah in, saya yakin nggak bisa menyelesaikan film ini dengan baik karena temponya yang teramat lambat sekali, Ah In buat saya adalah salah satu aktor terbaik, main jadi apapun juga.

Kalau bicara soal Murakami, buat yang sering baca tulisannya, sering kali Murakami buat kisah itu kayak ngegantung atau endingnya nggak terduga. Tapi, kalau di dalam bentuk tulisan, saya banyak sukanya sama karya Murakami. Akhirnya……. saya nontonlah sampai ujung.

Buat dia aktor dan aktris lainnya juga main bagus. Kebingungan-kebingungan saya akan sosok Ben dijawab oleh pertanyaan Jong Soo juga.

Kesimpulan Review Film Korea Burning (2018)

Nggak terlalu suka sama temponya yang lamban. Dari sisi kekuatan cerita lumayan sih, otak saya masih bisa mencerna. Untuk Yoo Ah In mainnya bagus. Filmnya juga nggak banyak pemain.

Tapi kalau dilihat secara keseluruhan. Saya sih memasukkan film ini ke dalam nilai yang biasa-biasa aja. Nggak terlalu suka. Tapi beberapa hal saya suka. Yahhh lagi-lagi nggak ada film yang sempurna.

Rate film ini jelas bukan untuk remaja. Beberapa hal masih saya pertanyakan sama film ini. jadi, saya masih agak menduga-duga saja.

Mungkin itu kali yaa kesan yang mau ditimbulkan. Membuat penonton merasa menduga-duga.

Yap….

Sekian dari mimin besoksore. selamat pagi. Selamat hari minggu. *karena ditulisnya dalam kondisi seperti ini. semoga kuat mandi karena hari-hari sudah terasa amat sangat dingin.

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *