Review Drama Korea The Great Shaman Ga Doo-Shim (2021)

Review Drama Korea The Great Shaman Ga Doo-Shim (2021)

Review Drama Korea The Great Shaman Ga Doo-Shim (2021) – Yah selesai juga, meski nggak cepat-cepat. Saya nonton santai banget. Ulasan kali ini seperti biasanya hanyalah pelengkap dari kesan pertama yang sudah pernah ditulis.

12 episode dengan durasi pendek mengantarkan saya selesai nonton.

Apakah benar-benar drama yang bagus?

Dramanya Cenderung Ringan

Meski membawa nama besar hantu sekolah. Secara konflik sebenarnya nggak berat-berat banget.

Ada beberapa sentuhan perasaan saling menyukai dari para peran utama, tapi hal itu tidak kental dalam drama.

Manis nanggung.

Serem juga nanggung.

Jadi, hanya ada di tengah-tengah saja.

Review Drama Korea The Great Shaman Ga Doo-Shim (2021)

Mengangkat Tema “Bagaimana Pelajar Korea Bekerja Keras Untuk dapat Nilai Bagus”

Tuntutan hidup.

Tuntutan sosial.

Dibayang-bayangi ketakutan akan masa depan. Remaja korea punya obsesi akan nilai yang bagus di sekolah.

Bukan hanya itu, tentang bagaimana petinggi sekolah memiliki apa yang dinamakan “ambisi” demi kepentingan dan kepuasaan pribadi.

Kepentingan murid menjadi nomor yang kesekian.

Saya yakin. Latar belakang masalah seperti ini cukup masuk akal diangkat. Bagaimana dikisahkan bahwa murid dengan nilai terendah akan menjadi “tumbal sekolah.”

Aaahhh betapa melelahkannya hidup di lingkungan orang-orang yang memandang “materi”. Sampai-sampai menghalalkan segala cara.

Okelah untuk latar belakangnya.

Khas Remaja Pun Ada

Anak remaja itu ribet-ribet gampang dihadapi.

Emosinya sering naik turun kayak harga telor.

Pada The Great Shaman Ga Doo-Shim, kedua peran utama membawa hal itu. Untuk solidaritas yang ada di penghujung kisah juga cukup baik.

Hanya saja…

Untuk menjadi tema yang “nggak biasa”, The Great Shaman Ga Doo-Shim masih tergolong nggak terlalu spesial uniknya.

Pemainnya oke. Nam Da Reum makin tampan dengan proses pertumbuhannya.

Kim Sae Ron juga merupakan aktris kesukaan saya berkat film yang ia mainkan.

Keduanya memberikan representasi yang cukup baik sebagai anak muda SMA.

Keduanya terlalu bersinar disandingan dengan makhluk-makluk yang nggak jelas.

The Great Shaman Ga Doo-Shim Belum Spesial

Tapi nggak jelek.

The Great Shaman Ga Doo-Shim ada dengan gabungan-gabungan episode yang simple dan nggak bikin sakit kepala saat nonton.

Cocok untuk dedek-dedek sekalian yang nggak suka film terlalu seram atau terlalu manis.

Sedeng aja rasanya.

Kesimpulan Review Drama Korea The Great Shaman Ga Doo-Shim (2021)

Mini drama remaja yang cukup beda namun belum spesial.

Ditonton dengan perasaan ringan meski ada dedemit di dalamnya.

Nggak kental nuansa remaja percintaannya.

Mau nonton?

Coba nonton kalau bosen sama drama-drama berat. Atau jengah dengan drama dewasa yang main jambak-jambakkan terus.

Dahla. Segini saja tulisan saya.

Agak berat mau nulis. Kerjaan saya lumayan numpuk.

Bismillah deh masih terus nulis.

Penutup

Link trakteer mimin ada di sini.https://trakteer.id/besoksore

Dadah.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!