Kesan Pertama Nonton Drama Indonesia My Lecturer My Husband (2020)

Kesan Pertama Nonton Drama Indonesia My Lecturer My Husband (2020)

Jujur, ini pertama kalinya saya menuliskan kesan pertama untuk drama indonesia yang bisa dinikmati di beberapa kanal legal seperti IFLIX dan WeTV, dalam hal ini saya nonton di WeTV. Konon, drama ini muncul satu kali satu minggu pada hari jumat. Saat saya membuat kesan pertamanya, saya baru nonton sampai episode 4 dan memang baru segitu jumlahnya.

Apakah bagus?

Menceritakan tentang apa aja sih? ini dari wikipedia.

My Lecturer, My Husband adalah serial web drama-romantis Indonesia yang disutradarai oleh Monty Tiwa, adaptasi dari novel Wattpad karya Gitlicious, dan diproduksi oleh MD Entertainment. Serial ini dibintangi oleh Reza Rahadian dan Prilly Latuconsina. 

Emmm… ternyata dari tulisan populer yang ada di wattpada, terus terang saya nggak baca dan tidak berniat untuk membaca. Kalau lihat dari siapa sutradara dan pemainnya, sepertinya cukup menjanjikan.

Dan pula drama ini tidak ada di stasiun TV, makanya saya nonton. MIMIN NGGAK PUNYA TIPIIIIII GUYSSS…

Bagi saya MLMH ini punya kecepatan ceritanya tersendiri.

Kenapa? Karena di episode pertama, Arya dan Inggit sudah menikah. Semacam drama yang menceritakan dosen galak kemudian eehhh tahu-tahu dosen itu adalah orang yang dijodohkan sama orang tua di Yogya.

Cukup kaget sih. Ibatkan sebuag senam, nggak pakai pemanasan dulu.

Ala-ala korea? Benarkah?

Kalau ada yang bilang drama ini ala korea? Maksudnya apa yang ala korea ya?

Jadi saya nggak bisa menjawab apakah MLMH ala-ala korea atau bagaimana.

Episode 2 sampai 4

Episode 2 sampai 4 menceritakan tentang kehidupan mereka sebagai pengantin baru. Dimana si Inggit masih punya kekasih lain yang nggak mau kawin sama dia. Sedangkan Pak Arya tinggal di rumahnya Inggit. Keadaan ini diceritakan saat musin awal PSBB, sehingga Arya dan Inggit benar-benar menghabiskan waktu bersama di rumah.

Inggit masih terlihat seperti mahasiswi kekanakan. Arya masih saja menjadi sosok yang tegas di dalam rumah. Keduanya ribut melulu dari saat mereka belum menikah sampai sudah menikah.

Hingga Arya merasa lelah dengan sifat kekanakan dari Inggit di episode 4 dan Arya pengen ngadem di luar rumah.

Apakah Bagus di Kesan Pertama?

Terbaca sekali kisahnya. Tapi ya sudah. Saya cukup senang ada drama Indonesia di web streaming dengan promosi yang cukup bagus juga.

Saya jadi lumayan pengen tahu juga.

Tapi, jujur aja misalkan hanya menyoal pasangan baru yang cuma ribut melulu, dari masalah gorengan sampai masalah memajang foto pernikahan. Bagi saya ini akan jadi B aja secara cerita.

Apakah Lucu?

Saya belum menemukan titik poin kekocakan drama ini dimana? Sikap Inggit yang kekanakan dan suka meledak bagi saya nggak lucu sih.

So, Mau dilanjutin Nonton Apa Nggak Min?

Kali ini saya pengen tahu berdasarkan icip icip karya anak bangsa ya.

Kalau episodenya nggak sampai ratusan atau ribuan. Saya mau nonton sampai habis.

Intinya, saya memberikan waktu luangnya untuk mencoba menikmati karya drama di Indonesia.

Jujur aja, saya juga pengen drama Indonesia maju. Punya kisah yang solid dan ada bukan hanya karena rating semata kemudian episodenya panjang.

Saya pengen suatu hari nanti drama Indonesia bener-bener digarap dengan serius dan punya cerita yang kokoh kayak semen Holcim.

Kesimpulannya. Saya mau nonton untuk mengizinkan diri saya menikmati drama lokal. Tapi saya nggak mau naroh banyak harapan dalam drama ini kalau lihat dari jalan ceritanya.

So, sampai ketemu di bagian ulasan. Terima kasih telah membaca ya.

You May Also Like

4 Comments

  1. Saya rekomendasi webseries Indo “Saiyo Sakato” di Goplay. Tentang persaingan dua RM. Padang punya istri tua dan istri muda, tapi dibikinnya ringan bukan yang berat gitu😂

  2. Mgkn karena udah nntn drama2 lain yang kualiatasnya A, jadi kesannya males nntn drama yg ketebak model gini ya min….heheheh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!