Review Film Thailand Bad Genius (2017)

Review Film Thailand Bad Genius (2017) – Karena nonton drakor ada kalanya ngerasa empet banget. Kadang saya butuh asupan yang beda aja. Kali ini saya nonton film yang emang sudah agak lama. Tapi di tahun 2020 malah dibuatkan seriesnya. Nahhh. Saya nonton dulu ‘kan filmnya.

Apakah bagus? Apakah direkomendasikan? Baca tulisannya ampe selesai yaaa… Biar nggak salah paham.

Saya ngutip dulu dari laman wikipedia.

Bad Genius, dikenal dalam bahasa Thai sebagai Chalard Games Goeng (ฉลาดเกมส์โกง), adalah sebuah film Thailand tahun 2017 yang diproduksi oleh Jor Kwang Films dan didistribusikan oleh GDH 559. Film tersebut disutradarai oleh Nattawut Poonpiriya, dan dibintangi oleh Chutimon Chuengcharoensukying dalam debut film fiturnya sebagai Lynn.

Eeeduuun namanya antik sekali emang ya kalau orang Thailand. Sekali kenalan langsung lupa gitu namanya siapa. Hahaha.

Dikisahkan seorang anak guru biasa yang genius dan sering menang lomba masuk SMA yang sangat terkenal dan “mahal.” Itu karena sekolahnya bergengsi guys. Awalnya Lynn tahu bahwa ia masuk karena kemampuannya. Ternyata nggak gitu juga. Beasiswa yang diberikan hanya setengah. Karena setengahnya lagi diberikan kepada murid pria yang namanya Bank.

Karena mendapati keanehan pada beberapa kejadian yang diantaranya guru Les memberikan soal tes pada murid lesnya. Lynn mengalami kedasaran bahwa di sekolahnya, nilai begitu penting bagi anak-anak yang biasanya memang mudah dalam mengakses kemudahan karena uang.

Nahhhh… Lynn membantu temannya bernama Grace dan Pat untuk mendapatkan nilai yang bagus dengan mensontek jawaban yang Lynn miliki. Keduanya setuju dan membayar Lynn. Lynn juga meminta keduanya untuk menjaring siapa-siapa yang mau nyontek berjamaah bareng Lynn demi keuntungan yang lebih besar. Akhirnya dapat tuh klien berikutnya.

Komentar Review Film Thailand Bad Genius (2017)

Mereka yang nyontek. Saya yang malah takut ketahuan dong.

Beberapa metode nyontek ajaib pun diberitahu di film ini. Bahkan pakai nada-nada. Seru sih. Saya ketinggalan film yang lumayan seru. Pun saya malah nontonnya karena ada seriesnya maka bertanya-tanya harusnya filmya bagus sampai dibuatkan seriesnya segala.

Dan seru emang. Ucapan orang thailand juga kedengaran unik di telinga. Semoga kepala saya baik-baik aja yaaahh denger bahasa yang cukup beragam tiap harinya.

Saya nggak kecewa sih sama filmnya. Bukan hanya sekadar film anak sekolahan yang berada dalam hubungan yang-yangan yang biasanya cringe. Film ini menghadirkan rasa deg-degan sekaligus takjub.

Ada juga poin yang saya dapatkan bahwa dimana-mana orang sangat mengharapkan dapat nilai bagus untuk “citra”. Biasanya nggak peduli dengan proses. Bahwa belajar tidak lebih menyenangkan dibandingkan mendapatkan citra yang bagus.

Padahal kalau dipikir lagi. Nilai hanyalah kondisi akibat ketika proses belajar bisa diserap dan dilakukan dengan baik oleh murid.

Saya pikir ini juga bisa jadi kritik soal dunia pendidikan. Tidak jarang memang guru les yang mengajar di sekolah memberikan nilai yang bagus pada murid yang ikut les dengannya.

Tidak jarang juga sekolah yang bener-bener mengharapkan memenangkan perlombaan-perlombaan dengan memanfaatkan muridnya yang ada. intinya sekolah hanya ikut numpang pada muridnya.

Lumayan banget ditonton saat Pandemi dan kemageran yang sangat karena di luaran panas banget.

Agak telat memang nontonnya. Tapi kalau belum nonton dan pengen nonton. Masih layak sekali untuk diikuti.

Terima kasih telah membaca di besoksore ya.

Advertisements
Next Post

No more post

You May Also Like

2 Comments

  1. aku baru nonton setelah dapet rekomendasi dari kk admin

    dan bener-bener, amazing nontonnya
    aku malah heran koq film ini gak masuk nominasi oscar tahun 2017 kayak si parasit tahun lalu
    mungkin bad genius ini masih punya celah yang cuma bisa dilihat ama kritikus film-para juri academy award

    dari awal kita sadar bahwa mencontek itu perbuatan “salah”, tapi film ini menjelaskan kenapa perbuatan salah ini jadi “bener” di mata penonton..
    tema yang sama yang dibawa ama film parasite..
    ketika perbuatan tidak benar, bisa menghipnotis para penonton untuk mendukung hal tersebut

    deg-degan ketika mencontek,
    kita tahu bahwa memberikan contekan itu perbuatan gak bener, tapi sebagai penonton kita dibawa arus supaya kita berdoa supaya pemeran utama gak ketahuan..

    gara-gara dapet rekomendasi bad genius dari kk admin, aq juga jadi nonton film thailand judulnya #single ladies di Netflix.. kk admin udh nonton belum??

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!