Sinopsis VIP Episode 9 Part 1

Sinopsis VIP Episode 9 Part 1 – Episode sebelumnya di sini. untuk VIP minggu kemarin itu nggak tayang sama sekali ya guys. Jadi agak molor nih jelas. Jadi, bukan karena miminnya yang molor yaaa… btw, usai episode 10. Saya bakalan buat sinopsisnya di besokpagi.com ya.

Heran akutu nulis di sini banyak yang camat comot gitu di web lain. Pleekkk tiplekkk sama persis. Bahkan untuk kesan pertama dan review. Eyaaallahhh masa yakkk ampun rang-orang kagak usaha main copas aja. Sedi akutu guys.

Maaf belum apa-apa curhat yap. Lanjutan episode kemarin kita beralih ke tahun 2002 dulu. Yaahh waktu zaman saya masih SD kelas 6 gitu.

Nampak Hyun A molor di sebuah kursi panjang dengan ruangan yang gelap. Hyun A saat itu berpakaian seadanya. Kemudian seseorang menyalakan lampu….

Dia adalah Park yang nantinya jadi suami Nona Na. Karena ada lampu dinyalakan. Hyun A bangun. Park di sana akan mencetak foto dan Hyun A malah melihat bagaimana Park mencetak foto. Ternyata Park dulunya Kang poto-poto, bukan Kang Cilok guys.

Dalam gela—gelapan Park mencetak fotonya. Hyun A melihat dengan saksama dan dalam tempo yang…. yang suka-suka mereka dah.

Foto dibolak-balik dalam air hingga timbul gambarnya. Hyun A terkesan akan kerja dari Park.

“Kenapa kamu malam-malam cetak foto?”

“Entahlah. Mau melihat matahari terbit juga.”

“Siapa namamu? Kurasa kita bertemu di pesta penyambutan tapi aku lupa.”

“Park Sung Jun.”

“Sung Jun… aku Lee Hyun A.  Kamu pasti sudah banyak mendengar hal gila tentangku dari Young Jin.”

***

Foto sudah jadi. Sung Jun dan Hyun A keluar dan sudah pagi.

“Kini aku mengerti kenapa kamu melakukannya di malam hingga pagi hari.” Hyun A menatap matahari terbit. “Jika aku menggodamu, kamu akan jatuh cinta padaku?”

“Tidak.”

“Kenapa tidak?”

“Aku benci hubungan yang rumit. Kamu juga bukan tipeku.”

“Lantas apa tipemu?”

“Seseorang dengan satu hati.”

“Aku juga punya satu hati. Ahhh hanya saja itu sering berubah. Jangan langsung menyimpulkan. Mungkin aku tipemu.” Ucap Hyun A menggoda.

***

Beberapa saat. Hyun A menyapa Sung Jun saat Park Sung Jun main basket.

Teman Hyun A bertanya. “Target barumu?”

“Bukan. Target terakhirku.”

“Apa? Target terkahirmu?”

“Aku masih terlalu semangat untuk menikah dengan satu pria, tapi aku memutuskan dia akan menjadi tujuan terkahirku.”

“Kamu luar biasa. Aku tahu kamu akan mewujudkannya.”

****

Episode 5. Kebenaran yang menyakitkan!

Di kantor. Hyun A curhat pada Sung Jung. “Aku tidak tahu Oppa akan melihatku terpuruk lagi. Sungguh memalukan.” Hyun A menangis dan park mempuk-puk Hyun A. Yaa Cuma dipegang bahunya dan Nona Na melihat kebersamaan mereka.

Nona Na langsung pergi seperti tikus.

“Ini tidak seperti dugaanmu.” Park mengikuti Na.

“Menurutmu apa yang aku pikirkan? Menurutmu apa yang ada di benakku?”

“Kita di kantor. Mari kita pulang dan bicara.”

“Kamu luar biasa. Bagaimana kamu bisa tetap tenang dalam keadaan seperti ini?”

“Aku bisa jelaskan.” Hyun A muncul.

****

“Aku punya utang.” Ucap Hyun A. Sama cuy… kek hidup saya. Punya utang. “Bisnis ibuku bangkrut. Jadi, situasi menjadi sangat menyedihkan.”

“Sejak kapan?”

“Sudah lama. Karena itu, aku kembali bekerja. Aku butuh uang.”

“Kenapa kamu tidak memberitahuku?”

Lanjut ke bagian 2 klik di sini.

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat