Sinopsis My Absolute Boyfriend Episode 25 Part 4

Sinopsis My Absolute Boyfriend Episode 25 Part 4 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari di sini. Yokkkkklaaaaahhh lanjut walaupun punggung ini sakiddddd….

“Kamu tidak tahu? Penata rias itu mahir sekali. Tidak ada aktor yang belum berkencan dengannya. Apa kamu kencan dengannya juga?”

Wang Joon terpancing dan memukulnya.

“kamu bilang apa tadi?”

“Aku berdarah.”

Manager pun masuk.

“Hwa Ni, apa yang terjadi?”

Wang Joon akan memukul Hwa Ni lagi tapi langsung dicegah oleh Manager. “Kita di lokasi syuting. Orang bisa melihat.”

Kemudian… Da Da masuk bersama Nam Bo Won saat Ma Wang Joon akan mengayunkan tinjunya pada Hwa Ni.

“Tunggu saja. Aku akan memastikan karirmu tamat.” Ucap Hwa Ni yang kemudian pergi.

***

Entahhh kenapaa… Nam Bo Won kini ngobrol dengan Manager.

“Hwa Ni dipukul, dan Wang Joon pelakunya. Kenapa kamu terlihat sangat cemas?” Tanya Manager.

“Aku juga punya alasan sendiri.”

“Tentang apa?”

“Ada sebuah rahasia yang tidak boleh terbongkar. Karena kesalahanku, semua orang mungkin mengetahuinya.”

“Namaku Yeo Woong. Apa kamu tahu apa artinya Woong?”

“Beruang?”

“Benar. Jadi, percayalah pada beruang ini dan jangan takut. Jika seseorang membicarakan rahasiamu, aku akan menyingkirkan orang itu dengan satu pukulan. Mengerti?”

“Terima kasih.”

***

Kemudian Pak Ogah dan Hwa Ni muncul dengan berita yang menghebohkan. Hwa Ni nampak amat sangat babak belur.

“Aku ingin berterima kasih pada semua reporter yang hadir. Aku menyesal ini bukan kabar baik.”

“apa benar Ma Wang Joon memukulmu?” Tanya Reporter.

“Aku nyaris tidak bisa berjalan.” Ucap Hwa Ni.

“Apa kamu punya bukti?”

“Ya. Itu terjadi di lokasi syuting dr alphago musim kedua. Hwa Ni baik-baik saja saat berjalan masuk, tapi dia meninggalkan ruang ganti Wang Joon dalam keadaan begini. semua kru film melihatnya.” Jawab Pak Ogah.

“Apa kejadian ini terkait bahwa Ma Wang Joon meninggalkan Kin Entertaimen?”

“Sebenarnya, Wang Joon sering memukulku juga.” Pak Ogah menunjukkan foto. “Dia selalu memiliki kecenderungan bertindak kasar. Tapi aku agennya.” Pak Ogah bahkan mengeluarkan air mata buaya.

***

“Kenapa kamu melakukannya?” tanya Da Da pada Ma Wang Joon.

“Apa kamu sudah makan? Mau makan?”

“Apa yang ingin kamu katakan sampai membuat semua orang pergi?”

“Aku memikirkannya sepanjang malam. Kenapa kamu melakukannya. Bagaimana kamu bisa melakukannya. Namun aku tidak bisa memahaminya. Bukan…aku tidak akan memahaminya.”

“Wang Joon ah…”

“Aku akan melakukannya dengan caraku. Robot berbahaya itu. Aku akan menjauhkan dia darimu.”

“Young Gu tidak berbahaya. Dia memikirkan dan peduli terhadapku melebihi siapapun.”

“Sekarang memang begitu. Tapi, bagaimana jika dia rusak? Dia mungkin terlihat manusiawi, tapi di dalamnya dia Cuma baja.”

Kemudian manager masuk. “Ada berita buruk Wang Joon.”

***

Manager bicara dan Wang Joon melihat berita di ponsel. “Kurasa dia merencanakannya sejak awal.” Ucap manager.

***

“Ma Wang Joon memukulnya? Di mana dia? Kenapa dia belum keluar? Aku belum dapat apa-apa.” Begitulah reporter yang berkerumun di depan rumah Ma Wang Joon.

“Kenapa dia memukul seseorang? Apa dia di dalam?”

Wang Joon keluar dari van miliknya dan manager langsung menutup wajahnya.

“Sepertinya para wartawan akan berkemah di sini sepanjang malam.” Ucap Manager. “Haruskah aku masuk ke dalam dan memukuli Pak Geum?”

Lanjut ke bagian 5 klik di sini.

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat