Sinopsis Beautiful Love, Wonderful Life Episode 15 Part 1

Sinopsis Beautiful Love, Wonderful Life Episode 15 Part 1 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti yaaa… dan hayooookkk dilanjut guys. Masih di kelanjutan kakak beradik yang bertemu di rumah sakit.

Cheong Ah mendekat pada kakaknya. “Lama tidak jumpa.”

“Emmm…” Ucap Seol Ah, belum buka mulut.

“Sudah sembilan tahun bukan? Astagaa… ini canggung.”

“Ini bukan reuni bahagia.”

“Tapi aku hampir senang bertemu dengan Unnie.” Ucap Cheong Ah.

“Kamu belum berubah sedikit pun.”

“Apa maksudnya?”

“kamu hanya memedulikan dirimu dan mengabaikan orang lain.” Ucap Seol Ah. Njirrr bukannya kebalik gitu ya?

“Unnie sudah berubah dari kepala sampai kaki. Nampak seperti orang yang berbeda.”

“Syukurlah. Itu tujuanku.”

Keduanya sama-sama bicara kenapa ada di depan UGD.

“aku harus bertemu dengan wali keluarga yang kecelakaan bersama dengan temanku.” Ucap Cheong Ah.

“Apa?” Seol Ah kaget.

“Bagaimana dengan Unnie? Tunggu… apa suami kakak? Eksekutif Inter market…. bos yang dilayani sekretaris kepala Cha Kang Su?”

“Apa maksdumu kamu kemari untuk menemuiku? Pelakunya yang membuat suamiku koma adalah temanmu? Benarkah? Katakan!!!! Kamu…. kamuu…. kenapa kamu muncul lagi? Kenapa kamu di sini? Apa yang akan kamu rusak kali ini? bagaimana kamu akan menghancurkan kehidupanku kali ini? pergi…..” Seol Ah marah seperti biasanya dan menarik adiknya. “Pergilah sebelum ada yang melihatmu. Jika Bibinya Jin U melihatmu… jika putranya melihatmu….mereka belum tahu apa-apa… mereka tidak tahu bahwa kita bersaudara.”

***

Hakim Hong masih ada di mobil bersama dengan Joon Hwi. “Ibu yakin Joon Ktym akan melindunginya.”

“Jika itu benar, kecelakaan itu tidak akan terjadi.”

****

“Baiklah… aku mengerti. Aku akan menunggu di luar, jadi, temui dia dahulu.” Ucap Cheong Ah saat ditarik.

Saat bersamaan, ada Pak Moon, Pa Rang dan Tae Rang yang akan menjenguk Hae Rang. Hae Rang melihat Seol Ah memegang tangan Cheong Ah.

“Ayah, dia istri bosnya Hae Rang. Mereka mengalami kecelakaan bersama.”

Ayah Moon memberi salam. Kemudian mereka melihat Hae Rang bersama. Terlihat ayah yang begitu syok.

“Aku akan tetap bersembunyi agar tidak ada yang melihatku.” Ucap Cheong Ah. “Aku akan ke toilet di lorong ini. temui aku setelah mengunjungi suami Kakak. Kakak ingin aku pergi begitu saja?”

****

Keluarga Moon melihat Hae Rang. “Tidak mungkin. Dia bahkan tidak bisa bernapas?”

“Noona bahkan tidak bisa bernapas tanpa respirator itu. Noona…. Noonaaa….. Nooonaa bangun!!!” Pa Rang mulai teriak.

“Kenapa Hyung tidak memberi tahu? Noona tidak sadarkan diri. Dia bahkan tidak bisa bernapas sendiri. Apa jantungnya berdetak? Dia tidak dalam kondisi koma, bukan? Katakan itu tidak benar. Yang kudengar hanyalah mesin. Gendang telingaku hampir pecah… suara mesin ini mungkin menghancurkan telingaku.” Pa Rang menangis.

“Berdetak. Tentu saja, jantungnya berdetak.” Ucap Pak Moon. “Appa bisa mendengarnya. Jantungnya berdetak dengan kekuatan penuh. Gadis kecil ini sangat kuat. Dia memegang erat tangan ayah walaupun ayah menjauhkannya. Ayah keras kepadanya, tapi dia datang dan memegang erat tangan ayah lagi…. tanpa air mata atau kata. Dia memiliki cengkeraman yang kuat sampai ayah pasrah. Dia memagang tangan ayah dan bertahan sampai ayah tidak bisa melepas tangannya.”

*mungkin ini peristiwa saat Hae Rang diadopsi.

Di ujung. Ada Seol Ah menemui suaminya.

Lanjut ke bagian 2 klik di sini.

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat