Sinopsis Beautiful Love, Wonderful Life Episode 13 Part 2

Sinopsis Beautiful Love, Wonderful Life Episode 13 Part 2 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini, terima kasih sudah membaca.

Pimpinan Hong sedang sakit. Kemudian ia mengingat bayangan saat Do Jin U akan menikahi Seol Ah karena foto mereka keluar dari hotel sudah disebarkan media. Seol Ah kehilangan pekerjaannya karena itu.

“Dia tidak mencintaimu. Dia mencintai uangmu.” Ucap Pimpinan Hong.

“Aku tidak peduli. Yang penting bagiku adalah aku pria pertama Seol Ah, cinta pertama dan terakhirnya. Aku satu-satunya pria dalam hidupnya. Dia akan jadi Ciderella, aku akan membuatnya seperti itu.”

“Kamu akan hancur jika menikahinya. Hatimu akan hancur. Ayo dengarkan Omma….”

“Maafkan aku Omma…”

***

Seol Ah membelikan bubur untuk Pimpinan Hong. Pimpinan Hong malah melemparkan bubur ke badan Seol Ah.

“Kenapa kamu bersabar? Bahkan setelah dipermalukan, kenapa kamu diam saja dan tidak mengatakan apapun? Apa kamu akan menoleransinya jika aku adalah ibu mertua yang miskin? Kenapa kamu tidak memotret? Kamu memotret rumahku seolah milikmu, unggah foto dari bangsal VIP ini juga seolah ini milikmu.”

“Aku takut bahkan untuk melangkah. Entahlah apa yang harus kulakukan…”

“Tetaplah bersama suamimu. Agar dia tidak menyerah. Tetaplah di UGD. Setiap detiknya seperti orang-orangan sawah. Aku tidak akan menyewa perawat. Kamulah yang akan melakukannya. Pergi…. tetaplah di sisi suamimu!!!!”

*****

Tae Rang membawa dua plastik popok. Ia melihat Seol Ah yang berantakan dengan baju kotor.

“Kamu sudah makan?” Tanya Tae Rang. “Sepertinya kamu tidak makan apapun.”

“Apa?”

“Kamu mau makan denganku? Aku sudah membeli popok. Kamu yang bayar makanannya.”

“Tidak mau.”

“Aku mau.”

“Apa aku nampak murahan bagimu?”

“Tidak, kamu nampak lapar. Kamu belum makan apapun sejak kemarin.”

“Kamu tidak berhak mencampuri urusanku.”

Seol Ah duduk. Tae Rang menaruh popok di samping Seol Ah. Ia pun melirik. Kemudian Tae Rang memberikan Seol Ah yogurt.

“Tadi ada ahjumma jualan. Kamu memang jahat, tapi kupikir kamu harus makan dulu.”

Seol Ah menerimanya dan menangis.

****

Ahjumma Ibu Seol Ah melihat instagram putrinya. “Terima kasih anakku, kamu hidup dengan bahagia. Kamu juga cantik. Akmu mengunggah fotomu setiap hari sehingga ibu dan ayahmu bisa melihatmu.”

*gitukan guys? Yang diunggah di medsos beda banget sama kenyataan.

****

Setelah Joon Hwi bertemu dengan Badut Petir lagi. Ia memasukkan Cheong Ah ke taxi.

“Kita akan ke polisi.”

“Sudah kubilang aku seorang wanita.”

Dan mobil pun berangkat.

Joon Hwi banyak terdiam dalam perjalanan. “Kenapa kamu tidak melepaskan topengmu?”

“Sebelum melepaskan, aku ingin membuktikan bahwa aku tidak bersalah. Aku akan mendapatkan masalah jika kamu tidak memercayaiku.”

“Jadi, bagaimana caramu membuktikannya?”

“Ini mungkin terlihat pekerjaan paruh waktu bagimu, tapi masa depan atlet bergantung pada itu. Seperti yang kamu tahu, olahraga itu tidak populer dan altetnya akan bekerja keras lagi.”

Cheong Ah membuka maskernya. Joon Hwi sangat kaget.

“Aku tidak memintamu melakukan ini dengan segenap hatimu. Bekerjalah sesuai dengan bayaranmu.” Ucap Cheong Ah.

“Kamu sipur dari kamar no 9? Kamu membodohiku sejak semalam?”

“Maafkan aku. Aku sungguh menyesal dan juga kasihan padamu. Tapi kamu tidak memahamiku. Dari saat di toilet sampai sekarang, aku akan menceritakan semua yang terjadi. Berhentilah mencoba melihat apa yang ingin kamu lihat dan percayalah kepadaku.”

“Katakanlah…” Ucap Joon Hwi.

Lanjut ke bagian 3 klik di sini.

 

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat