Sinopsis Beautiful Love, Wonderful Life Episode 10 Part 1

Sinopsis Beautiful Love, Wonderful Life Episode 10 Part 1 – Saya buat rekapannya saja yaaa… jadi nggak sama plek gitu sama di drama. Saya ambil mana adegan yang penting saya yaaa… episode sebelumnya di sini, selengkapnya kamu bisa cari tahu di sini.

Saat Baek Rim menemui Cheong Ah, ia meminta Cheong Ah menggantikannya menjadi semacam badut dengan kostum pahlawan.

***

Joon Hwi yang sibuk bekerja di pemasaran departemen olahraga didatangi Ibunya. Mereka sedikt mengobrol tentang hidup mereka yang aneh dan makin sibuk sendiri-sendiri. Ibu Hong sudah tidak ingin menikah lagi. Sedangkan Joon Hwi juga akan terus melajang.

Hingga obrolan mereka terhenti karena ada suara ambulance dan mereka melihat di jembatan ada orang yang ingin gantung diri.

***

Seseorang yang akan bunuh diri itu adalah pria. Seorang perempuan memegang kakinya, dia adalah Cheong Ah.

“Aku mengerti perasaan ahjussi. Tapi anda tidak boleh mati.” Ucap Cheong Ah. Cheong Ah terus menahan dan polisi datang. Polisi yang datang adalah Pak Moon. (Moon ini anak dari selingkuhan Do Jin U yaaa).

Setelah ahjussi ditangkap polisi dan tidak dalam posisi mau jatuh ke air. Cheong Ah memberikan teh.

“Ahjussi, minumlah ini, aku tahu anda tidak akan percaya. Tapi aku senang ahjusshi masih hidup. Aku tahu anda tidak akan percaya. Tapi aku akan memikirkan anda besok dan lusa apakah anda baik-baik saja atau aman. Tentu saja, aku tidak bisa membantu. Ahjusssi, minumlah ini.”

Ahjusssi akhirnya mau dibujuk.

****

Ibu Hong berkata pada Joon Hwi. “Seseorang baru saja hampir melompat dari jembatan….” Ibu Hong melepaskan pelantang telinga yang dipakai Joon Hwi. “Kamu makan, minum, dan menonton sendirian. Ibu dengar orang-orang menyebut itu penyendiri.”

“Benar. Putramu penyendiri.”

“Kamu boleh makan atau minum sendirian, tapi tidak benar untuk berpaling saat seseorang mendekati kematian meski kamu putraku.”

“Perhatian tidak akan mengubah apapun.” Ucap Joon Hwi. “Toh semua orang di sana berdiri dan menyaksikan.” *padahal nggak tahu ada Cheong Ah yang menyelamatkan.

“Mereka berdoa bersama.”

“Doa? Aku sudah lama tidak berdoa. Aku pergi dulu.”

****

Cheong Ah dalam bentuk badut banyak dihampiri anak-anak. ia pun membagikan balon di taman. Saat itu ada Ibu Hong sekilas melintas dan tersenyum melihat mereka.

***

Karena Cheong Ah kelelahan, dia masuk ke dalam WC. Mengecek jam dan ternyata masih 1 jam tayang lagi.

Terjadi kesalahpahaman di toilet. Cheong Ah dalam kostum pahlawan menarik rok anak SMA yang terbuka. Niatnya baik, buat nutupin dan membenarkan. Tapi anak SMA mengira badutnya lelaki. Juga ponsel Cheong Ah yang begentar di bagian anu. Nahhh… dikiranya anu yang emmm begitulah. Wkwkwkkw.

Karena Joon Hwi adalah penyelenggara. Dia menarik badut untuk segera ke panggung. Ternyata Cheong Ah harus naik tebing melawan atlet. Wkwkwkwk…

Pertunjukkan dimulai.

Anak-anak bersorak untuk badut petir. Cheong Ah pun menympahi Baek Rim yang mengerjainya. Cheong Ah pun merayap dengan ketakutan. Ia akhirnya terjatuh.

***

Dengan rekaman video yang di mana badut petir ponselnya begetar. Anak SMA melapor pada polisi tentang pelecehan.

Polisi yang bertugas adalah Pak Moon.

***

Saat Cheong Ah terjatuh, ia jatuh dan merusak kamera. Harganya terlalu mahal dan Cheong Ah diomeli oleh Joon Hwi. Harganya 3000 dolar dan Cheong Ah harus ganti rugi.

Saat itu ada dua badut petir. Yang satu lelaki telat datang. Jonn Hwi nambah marah.

Lalu tbt polisi menangkap badut petir lelaki yang satunya.

Cheong Ah sudah pulang.

Lanjut ke bagian 2 klik di sini.

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat