Review Film Mulan (2020)

Review Film Mulan (2020)

Sudah nonton Mulan belum? Gimana? nonton di bioskop? Atau nonton di mana? Sabtu ini saya sudah nonton Mulan, nonton ngunduh sih tapi. Jadi, akan sayang kalau nggak diulas di besoksore.com ya guys. Oke lanjut aja.

Tanggal rilis Mulan pada 25 maret 2020. Sutradaranya adalah Niki Caro. Biaya film ini dibuat dengan budget fantastis sampai 200 juta dolar. Itu sebanyak apa yaa guys? Mungkin kalau beli yakult dapat banyak kali ya?

Pemain utama yang memerankan Mulan adalah Liu Yifei, Donnie Yen sebagai Commander Tung dan Jet Li sebagai Kaisar.

Sinopsis Singkat Film Mulan (2020)

Mulan tinggal di sebuah desa. Ia punya adik perempuan dan orangtua. Di desanya Mulan terkenal sebagai anak yang lincah. Istilahnya adalah anak dengan energi Chi yang kuat. Sedangkan, biasanya energi Chi yang kuat akan membanggakan apabila ada di dalam diri lelaki. Bukan perempuan.

Mulan mampu melakukan keseimbangan dalam gerak-gerikanya saat menggunakan tongkat atau terkena benda apapun. Hal ini malah membuat kedua orangtuanya khawatir.

Saat tumbuh menjadi gadis muda. Mulan diajari untuk menuangkan minuman dengan penuh keanggunan. Ia mencoba untuk itu, sampai bersedia untuk dijodohkan dengan pria yang tepat. Sayangnya, saat ada laba-laba di bawah cangkir, Mulan secara refleks menyingkirkan dengan gerak-geriknya yang lincah.

Sementara itu terjadi kekacauan oleh sekelompok orang dan penyihir yang menyebabkan kekaisaran terancam. Seluruh keluarga wajib memberikan satu pemuda untuk menjadi prajurit yang kemudian diberikan pelatihan.

Ayah Mulan sudah tua dan kakinya sudah tidak mampu berjalan dengan baik. Tapi mau terjun ke medan perang. Saat malam hari, Mulan mencuri kuda, baju besi, dan pedang milik ayahnya untuk masuk ke tempat pelatihan. Ia menyamar menjadi pria dan ikut berperang.

Komentar Review Film Mulan (2020)

Waaw. Dari Aladdin beberapa tahun lalu saya tonton, sepertinya Disney sedang menunjukkan sosok perempuan yang “lebih” yaa… seperti perempuan yang turun berperang di Mulan atau Putri yang menjadi seorang Sultan.

Seperti kesetaraan perempuan lebih diangkat lagi.

Sedih sih di awal, di mana posisi perempuan yang punya bakat besar malah dibilangnya aib keluarga karena biasanya energi Chi harusnya ada di pria. Diskriminasi yang sangat terasa.

Tapi… Mulan tetap Mulan.

Bagian yang saya suka malah bagian adegan pas berlatih saat menjadi prajurit. Untuk cinematografi dan laganya itu mantul banget.

Tapi ada beberapa hal yang sangat disayangkan, seperti banyak muatan yang eksekusinya nggak seberapa. Misalnya pas bagian penyihir wanita yang hanya dikisahkan sekilas saja tanpa muatan yang lebih dalam. Sayang sekali kalau hanya diceritakan begitu saja.

Bagian Mulan yang tbtb ketemu Penyihir Wanita juga agak “ngagetin”. Kisah kekaisaran yang diserang juga kurang jelas apa motif dan tujuan awalnya.

Untuk bagian Mulan dan orangtuanya mengharukan sih. Mulan pas jadi Mulan yang menunjukkan kekuatannya juga cantik, meski gedebak gedebuk rambutnya masih seperti iklannya pentene.

Kesimpulan Review Film Mulan (2020)

Sepanjang film saya menikmati tapi tidak begitu suka dari cerita yang rasanya hanya sekilas-sekilas aja. Kayaknya kurang cocok kalau dijadikan film. Mungkin akan cocok kalau dijadikan miniseri. Sehingga penggambarannya lebih jelas dan kuat.

Akhirnya jadi film yang masuk biasa-biasa aja bagi saya. Tapi cukup lumayan untuk mengisi waktu di hari sabtu.

Terima kasih sudah mengikuti review di besoksore.

Advertisements

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!