Besok Sore Berbenah

Besok Sore Berbenah – Kemarin, saya mau memposting satu buah tulisan yang niatnya saya ketik di dalam badan blog. Jadi, tidak di word dulu seperti yang saya lakukan sekarang. Tapi internet mendadak lemot, sudah maklum karena pakai AXIS dengan pilihan paket yang gado-gado. Kalau mau kenceng bisa malam hari, karena pakai kuota malam.

10 hari ini saya lamban dalam menulis. Padahal saya sudah mewanti-wanti diri sendiri akan menulis ketika liburan, sayangnya, nggak nulis juga. Kabar baiknya adalah saya tidak pernah skip membaca buku salam 10 hari ini. Oh iyaa, liburan akhir tahun kemarin juga banyak saya gunakan untuk membaca buku.

Jadwal nulis saya di sini kedepannya bukan sekadar nulis. Tapi juga membereskan apa yang ada. Saya akan menghapus banyak tulisan di sini. Saya juga akan memindahkan tulisan lama di sini. Ada ganjalan yang saya rasakan tentang konten. Konten yang saya pikir lebih baik dihapus akan saya hapus.

Drama Korea

Kadang, entah berapa kali saya menuliskan kata korea di sini. Banyak pastinya. Mirisnya negara itu belum pernah saya kunjungnya. Bentuknya tidak tahu. Sama halnya juga dengan jepang. Sebagai pencinta anime, saya juga ingin ke tempat itu. Tapi yaaa sudahlah, nonton di layar hape saja.

Mengenai drama korea, ada sedikit drama baru dan drama lawas yang sedang ditonton. Sekali lagi nggak banyak. Sama sekali nggak banyak.

Saya kehilangan diri saya yang rajin dulu. Dulu, kalau habis nonton langsung otomatis di tulis. Sekarang nggak demikian. Saya menyelesaikan drama, tapi tidak menyelesaikan tulisannya.

Besoksore.com sejujurnya tidak benar-benar berangkat dari blog ulasan tapi karena tulisan ulasan saat itu banyak yang baca. Jadi, saya tetap menuliskannya meski pindah blog. Alasan dulu di blog sangatlah organik. Karena suka nulis. Itu saja, tulisan yang ditampilkan pun nggak jauh-jauh dari kehidupan sehari-hari. Kadang malu sendiri kalau ingat. Tapi hal itu telah menjadi bagian dari saya.

Saya Galau

Galau bukan main. Sesungguhnya ketika saya malas menulis. Maka sebenarnya saya membuang-buang sumber daya. Pun saya nggak suka sama hal demikian, membuang-buang, egois sekali. Bayangkan saya, ”rumah ini” tidak benar-benar milik saya. Melainkan saya harus membayar sewanya tiap tahun. Kalau tidak “dihuni” akan sayang sekali bukan?

Sempat kepikiran buat di jual. Tapi saya melihat diri saya yang lama begitu rajin. Malam-malam cuma posting doang, karena siangnya sudah ditulis. Karena cuma punya kuota malam. Kemudian rajin unduh drakor di tempat lain paka wifi karena nggak banyak kuota. Nulis pakai laptop putih yang sangat lemot dan harus terus nyolok ke listrik karena kalau sudah dicabut, itu bakalan susah ngatur posisi agar listriknya ngalir.

Laptop yang saya pakai sekarang adalah laptop ketiga (alhamdulillah sudah lunas cicilannya februari lalu) dibeli karena butuh buat kuliah kemarin. Lebih enak dipakai karena lebih ”cepat”. Nyatanya saya menulis lebih lambat. Saya malu sama diri saya yang lama, harus mengetik diponsel lewat badan email dan dibuka nanti kalau sudah di warnet. Ke warnet naik sepeda dengan uang seadanya, nonton di youtube tentang The Great Queen Seon Deok dan suka banget. Malam-malam ke warnet juga pernah. Siang pun pernah, sampai kehilangan sendal.

Alhamdulillah, asal tidak kehilangan jati diri saja.

Mungkin Besok Sore Akan Berubah

Tahu nggak? Suka mikir kalau blog sudah ”usang”. Ingin coba pakai platform lain tapi hati ini berkata, ”itu bukan saya”. Hhehe.

Saya akui, saya lumayan pemalu. Untuk sekadar pasang foto profil saja tidak. Dan melakukan hal yang nggak bikin kita nyaman, pastilah berat sekali. Ketika saya mencoba untuk posting di ig, malah bingung. Karena ujung-ujungnya pasti berbasis teks. Mimin nggak terlalu canggih gitu editing video dan segala rupa.

Juga, hal-hal di atas bakalan menyita sekali. Mengingat kerjaan dimulai dari pukul 7 sampai dengan pukul 5 di sore hari.

Kalau blog sudah usang. Saya akan tetap menyukainya. Karena perjalanan hidup yang berliku ini, pernah ada di suatu momen bahwa blog adalah sumber daya bagi hidup saya. Oh iyaa, ini bukan melulu soal uang yaaa. Memang tidak bisa dipungkiri kita butuh uang. Tapi ada pengalaman-pengalaman non materi juga yang saya dapatkan.

Soal uang dari blog memang mengenaskan. Hehehe. Tapi yaaa sudah. Saya bisa menerima dengan lapang dada. Barangkali rezekinya dalam bentuk lain.

Oh iya, alasan menghapus beberapa konten juga karena harga sewa blog makin mahal. Jika ”banyak barang” nanti bakalan tambah mahal. Sedangkan harga sewa naik dan pendapatan menurun.

Drakor Saat Ini

Atau barangkali saya saat ini. Mungkin mengalami kelelahan. Bayangkan saja bertahun-tahun menikmati drakor. Pindah satu ke yang lain. Mati satu tumbuh seribu. Edan banyaknya. Saya ngerasa udah nggak bisa ”mengejar” lagi. Kalau saya kejar, lama-lama jadi nggak nikmat.

Saya ingin menikmatinya sebagai penonton seperti kalian.

Oh iya, mungkin kedepannya, kalian akan menemukan tulisan di luar tontonan. Yaaaa semacam mengudar benang kusut dalam pikiran.

Saya nyoba unggah tulisan ini jam 19:59 WIB dan sama sekali nggak bisa karena internet lemot sekali. Okeee coba terus.

Next Post

No more post

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!