The Great Queen Seondeok (2009), Sebuah Tulisan Nostalgia

The Great Queen Seondeok (2009), Sebuah Tulisan Nostalgia – Saya pernah dapat komen dari pembaca yang tanya tentang review drama korea The Great Queen Seondeok. Wahhh…. gimana ya kalau dibuat review? Jelas saya merekomendasikan sekali, meski drama ini panjang banget sepanjang 62 episode (durasi 1 jam per episode).

Drama ini tayang di MBC pada 25 mei sampai 22 desember 2009. Saya nonton untuk yang pertama kali di Indosiar pas sore-sore. Nontonnya nggak lengkap sebab kuliah. Beberapa cerita kemudian saya baca sinopsisnya.

Waktu berlalu, saya nonton dari awal kembali di viu, walaupun gambarnya nggak sebagus drakor zaman now yang sampai 4K, tapi ggplah, setidaknya sub indonya nggak gila kalau di viu.

Sesuai judulnya, ini lebih ke tulisan nostalgia.

  1. The Great Queen Seondeok dan cinta pertama pada drakor

Saya masih muda barangkali yaa, mungkin sudah satu dekade drama ini terlewatkan. Tapi kayak cinta pertama, drama ini nggak bisa saya lupakan.

Kenapa?

Karena emang sesuka itu.

Ide cerita dan bagaimana seluruh perannya mantep banget. Drama ini komplit. Tapi bukannya tanpa celah, setelah peran utamanya Mi Sil (Ko Hyun Jung) mati bunuh diri minum racun, ceritanya mulai melemah. Tapi, nggak lama, drama abis kok setelahnya. Sedihlah saya.

  1. Awal Mula Ngomongin Drakor di Blog

Seperti yang saya tulis di caption Instagram (besoksorecom). Awalnya, saya nulis tentang drakor itu adalah drakor Queen Seondeok. Waktu itu saya nulis betapa bapernya saya sama Misil dan banyak yang baca tulisan saya (sayangnya, sudah kelupaan cara masuk dan alamatnya).

Yappp… betapa karakter seorang Misil bergitu menginspirasi. Alih-alih mencintai peran utama yang protagonis. Saya jatuh cinta sama antagonisnya.

  1. The Great Queen Seondeok punya kekuatan di sisi para pemain sampai demen banget sama Kim Nam Gil

Bukan cuma Misil yang suka. Tapi Bidam juga.

Sosok Bidam begitu mencuri perhatian saya. bukan karena dia yang tampan, bagaimana kegilaan sosok Bidam, bagaimana ekspresinya, semuanya dapat banget. Sampai detik ini, saya masih cinta banget sama Kim Nam Gil.

Makanya, pernah saya bilang bahwa Lee Min Ho itu kalau mau main drakor aman banget. Nahhh, tipikal kayak Kim Nam Gil lah yang saya demen, di mana dia bisa main apa aja.

Masih ingat di kepala saat Kim Nam Gil berkaca-kaca itu. Aduhhhh, saya bahkan bisa melihat “luka” dalam hal palsu bernama drama. Setelah drama ini karir Kim Nam Gil membaik, yaahh, dia layak sekali dapat itu.

  1. Para Pemain Pendukung Zaman QSD Sudah Pada Punya Nama Sekarang

Namanya aja zaman kerajaan. Pasti banyak banget para pemainnya. Belum lagi kisahnya dari zaman putri Deok Man masih zaman zigot di perut Ratu, zaman bayi yang terbuang, remaja yang hidup di gurun, dewasa yang hidup pura-pura jadi lelaki. Sampai naik tahta kembali menjadi putri. Kemudian naik tahta lagi jadi Raja.

Duhh… saya nulisnya aja merinding.

Masih ingat saat Deokman bilang dia mau jadi Raja. Meskipun dia akhirnya melepaskan banyak hal dan hidup lebih “sepi”.

Ada Yoo Seung Ho, Nam Ji Hyun, Shin Se Kyung.

Eehh pemeran Misil muda tuh siapa ya? lupa saya.

  1. Dulu, Nonton Drama Nggak Semudah Sekarang

Sekarang gampang. Mau apa aja ada.

Dulu nggak. Zaman internet memang sudah ada. Tapi teknologinya belum kayak sekarang. Persebarannya pun belum kayak sekarang.

Nggak ada tuh akun-akun info drama di instagram. Wkwkkw.

Nontonnya aja di indosiar yang harus tahu diri, ada kalanya mati lampu, ada kalanya episode dipotong semena-mena.

Ehhh zaman itu suaranya masih dubbing ya.

Jadi ingat pertama kali nonton drakor pakai bahasa asli itu pusing, eh sekarang kebalik, nonton drakor yang di dubbing malah bikin kesal.

Ahh hidup suka berubah 360 derajat ya. bukan cuma perasaan mantan yang sudah ketemu sama yayang barunya saja. *Min udah Min, nggak usah curhat.

  1. Drama Pengantar Selera…

Selera saya nggak jauh juga sama waktu muda dulu (kek saya yang tua banget gitu).

Tapi drama ini menunjukkan betapa ide cerita dan kualitas akting adalah nomor 1. Ketampanan dan kecantikan pemainnya nomor sekian.

Bayangin aja, pemeran Kim Yu Shin (Umh Tae Wong), dia nggak ganteng. Tapi mainnya bagus. Sayang banget tapi kena skandal, jadi, banyak yang ogah pakai doi. Di korea sana gitu guys, sekalinya kena skandal agak susah kalau mau kembali ke dunia hiburan lagi.

Kalau Kim Nam Gil? Nam Gil juga nggak kayak tipe Oppa/Ahjussi yang disembah-sembah anak zaman now yang halu gitu. Gantengnya penuh dengan kewajaran layaknya manusia. Tapi, tiap kali dia main jadi apapun, karakter itu kayak merasuk sama dirinya.

Macam Gong Hyo Jin aja guys? Coba dipikir, banyak banget aktris yang semlohee aduududuud awuwuwu dibandungkan Gong Hyo Jin. Tapi….!!! Tiap kali Gong Hyo Jin main drama, semuanya bagus.

Tuhaaaannnnn….

Mereka totalitas banget sih.

Saya kadang merasakan kalau ngomongin Kim Nam Gil, dia itu underrated aja. Padahal, dia masih bertengger menjadi salah satu aktor terbaik versi mimin besoksore.

  1. Cinta dan Kesungguhan dalam Drama

Kisah cinta yang menyayat.

Nggak ada kisseu antara Bidam dan Deokman. Keduanya bahkan nggak pernah secara langsung menyatakan. Inget banget dan kesel banget saat Bidam salah paham sama Deokman yang sebenernya pengen banget menghabiskan sisa hidupnya sama dia.

Agak jarang nemu kisah cinta yang tragis kayak begini sih. Tapi ngena. Sampe sekarang keinget.

Kesungguhan?

Tentang para perempuan tangguh, entah tangguh dengan kebaikannya atau keburukannya. Sama-sama tangguh. Antagonis dan protagonis sama kuatnya. Keduanya bikin cinta secara bersamaan.

Penutup…

Dah yaa. mimin besok sore jangan ditanya reviewnya.

Jelas direkomendasikan. Karena drama ini punya kenangan tersendiri. Kenangan saat ke warnet dan sendalnya ilang pas pulang, di warnet cuma mandengin cuplikan-cuplikan dramanya yang nggak ada sub indonya.

Hahahha…

Advertisements
Previous Post

No more post

You May Also Like

6 Comments

  1. Minn kalo suka drama sageuk , coba nonton gu family book sama moon embracing the sun, kalo aku suka sih sama drama 2 ini.

  2. Jadi inget di episode terakhir, pas bidam memberontak. Itu Kim nam Gil aktingnya Gila bgt. Smp heran gmn bisa gambarin perasaan bidam yg kesakitan kena pedang sana-sini trus ttp nunjukin cinta n kesedihannya sm Ratu seon-deok Mana matanya merah bgt gtu pas adegan itu..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!