Sinopsis VIP Episode 3 Part 1

Sinopsis VIP Episode 3 Part 1- Halooo semua. Episode sebelumnya ada di sini. Kemana saja saya belakangan? Eehh nggak ada yang tanya ya? Ceritanya saya mau coba jualan gitu. Jadi kemarin-kemarin cukup disibukkan dengan dagangan. Sinopsis VIP ini saya coba buat sebaik-baiknya. Namun, ada kalanya bagian cerita yang memang lebih baik direkap. Jadi, saya nggak tahu kedepannya. Saya hanya coba kasih yang terbaik.

Kita kembali pada kisah perselingkuhan dalam drama ini. setelah Nona Na kemarin mendapatkan pesan.

Nona Na langsung mengecek ponsel suaminya. Tapi ada PIN. Dan dia kagak tahu Pin ponsel suaminya. Jadi, ponselnya ditaruh lagi.

***

Gelisah karena mendapatkan pesan itu, Nona Na menelepon nomor yang memberi pesan tadi.

Episode tiga…. “Wanita dengan rahasia.”

“Halo…” Ucap Nona Na.

Ahjumma diseberang menjawab. “Halo..”

“Maaf menelepon di tengah malam. Seseorang mengirimiku pesan dari nomor ini.”

“Apa?”

“Aku ingin tahu apa kamu mengirimkannya.”

“Apa? Mengirim apa? Siapa ini? siapa yang menelepon semalam ini?”

“Maafkan aku, Bu. Aku pasti salah nomor. Maafkan aku. Maafkan aku.” Nona Na mematikan ponselnya.

***

Btw, drama ini banyak diam gitu ya… banyak potongan adegan tanpa dialog.

Di mobil saat perjalanan kerja. Nona Na berusaha bersikap normal pada suaminya, “Jagi. Kamu menerima pesan saat kamu tidur.”

“Pesan? Mungkin pesan sampah. Kenapa kamu bertanya?”

“Tidak ada. aku hanya ingin tahu siapa yang mengirim pesan selarut ini. selain itu, ponselmu memiliki kunci layar sekarang.”

“Penjualnya mengaturnya saat kubeli, jadi, ada kuncinya.”

“Begitukah? Kurasa tidak ada alasan bagiku untuk melihat ponselmu. Jadi apa? Kode sandinya?”

“Itu 0000.”

Nona Na tertawa. “Kamu ingat apa yang kamu katakan kepadaku saat kamu melamar?”

***

Mereka berdua nampak ada di hutan. Sangat bahagia menikmati pemandangan.

“Kenapa kamu mengepalkan tanganmu?” tanya Nona Na. Setelah dibuka, ada cincinnya. “Untuk apa cincin ini?”

“Aku…”

“Kenapa tanganmu sangat berkeringat?”

“Aku menyiapkan sesuatu untuk kukatakan kepadamu. Tapi aku tidak ingat apapun.” Park gemeteran gitu. “Seperti yang kamu tahu, tidak banyak yang bisa kulakukan untukmu sekarang. Jadi, entah apa aku harus menanyakan ini kepadamu. Tapi aku berjanji, bahkan di masa yang paling sulit, aku tidak akan pernah melepaskan tanganmu. Saat ini, aku hanya bisa menjanjikan hatiku yang tulus. Tapi aku akan melakukan yang terbaik untuk terus mencintaimu seperti yang kulakukan hari ini.” YAAAHHHH COWOK BISALAH. “maukah kamu menikah denganku?”

Dan Nona Na pun setuju.

Kilas balik berakhir.

***

“Aku penasaran. Kamu masih merasakan hal yang sama?” tanya Nona Na.

“Ya.”

***

Di dalam kantor. Nona Na memandang tiap rekan perempuannya dengan tatapan penuh kecurigaan. Namun, ia mencoba melakukan pekerjaannya dengan biasa.

***

Lee Hyun A berpapasan dengan Bos Park. “Dasimu berantakkan.”

Park membereskannya. “Terima kasih.”

“Omong-omong… semalam… mari bicara nanti.” Ucap Hyun A.

***

Hyun A dan Yoo Ri akan bekerja di luar. Karena penampilan Yoo Ri biasa saja. Hyun A pergi ke tempat penyewaan barang mewah. Hyun A bahkan sangat memperhatikan bagaimana Yoo Ri harus berpenampilan.

“Itu sebabnya orang bilang pakaian bagus cermin kepribadian.” Ucap Hyun A usai mendandani Yoo Ro.

***

Okee… ceritanya begini. Hyun A dan Yoo Ri pergi ke semacam tempat belanja orang kaya. Ada yang memecahkan gelas dan berpakaian biasa saja. diperlakukan dengan kasar oleh pelayan dengan berkata jangan membuat keributan.

Lanjut ke bagian 2 klik di sini.

 

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat