Sinopsis The World of the Married Episode 8 Part 7

Sinopsis The World of the Married Episode 8 Part 7 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kalian bisa cari tahu di link yang ini…. “Apakah ibumu menolaknya?” tanya Tae Oh.

“Tidak. Dia bilang itu ide bagus. Dia menyuruhku tidur di sini.”

“Itu bagus. Mau bermain satu babak lagi?”

****

Para polisi sudah pergi.

“Mereka akan menanyaimu sebagai saksi besok.” Ucap Kim. “Aku akan ikut denganmu.”

“Gumawo.”

“Kurasa dia berpapasan dengan ahjumma yang tinggal di seberang saat kabur. Dia juga yang melaporkan ke polisi.”

****

Ye Rim berusaha menelepon suaminya tapi nggak nyambung.

***

Suaminya lagi kencan. “Ahjussi kamu kaya bukan? Kudengar anda seorang akuntan. Pokoknya, itu yang dikatakan bosku. Bahwa anda kaya.”

“Aku? Aku tidak punya banyak uang.”

“Anda punya uang yang cukup untuk membelikanku tas, bukan?”

“Kenapa aku harus membelikanmu tas, agasshi?” Tanya Je Hyuk.

Nona itu mendekatkan wajahnya. “Karena aku akan membiarkanmu berkencan denganku mulai sekarang. Tidak mau?”

****

Sun Woo diobati oleh Kim. “aku sudah mengeluarkan semua pecahan yang ada di tanganmu.” Pecahan desimal gimana dok? Dikeluarin nggak? “Kamu terluka di tempat lain?” hati dddokkk hatiiiii…

“Aku hanya sedikit terkejut.”

“Siapa dia? Kamu tahu siapa dia?”

“Tidak. Wajahnya tertutup masker.” Kan ada pandemi.

“aku terlalu khawatir. Kamu harus datang ke rumahku.”

“Tidak apa-apa. aku hanya ingin istirahat.”

“Kamu harus ke kamarmu dan berbaring.”

****

Sun Woo jalan lemes banget.

Tbtb ada suara pintu dibuka.

Kim langsung memeriksanya.

Ternyata Joon Young ada sama Tae Oh. Kagak jadi nginep nih?

“Siapa yang datang? Ommoo… kenapa kamu di sini? Ibu kira kamu akan menginap.”

“Aku bilang padanya begitu. Tapi dia pulang karena mencemaskan ibunya.” Ucap Tae Oh.

Joon Young menuju ibunya.

“Omma terluka?”

“Sedikit. Omma baik-baik saja. tidak seburuk itu.” Dan Joon Young melihat jendela benar-benar dibobol.

“Omma.”

“Tidak Joon Young. Jangan khawatir. Pergilah ke kamarmu, ya? Gwencana.”

*****

“Apa yang terjadi?” tanya Tae Oh. “Apa itu terjadi lagi?”

“Kamu tidak perlu tahu. Bisakah kamu pergi sekarang?”

“Kamu sudah menelepon polisi?”

Tae Oh akan mendekat pada Sun Woo tapi dihalangi oleh Kim. “Dia harus istirahat. Bagaimana jika kamu kembali nanti saja?”

Sun Woo pun naik ke atas.

Tae Oh pulang.

****

Tae Oh keluar dengan wajah penuh kebencian.

***

Je Hyuk melihat tangan Ye Rim. “Menelepon polisi sudah cukup. Kenapa kamu harus keluar. Akhirnya kamu terluka. Aku akan membawamu ke rumah sakit besok pagi.”

“Aku meneleponmu beberpa kali. Tapi kamu tidak menjawab.”

“Seorang klienkun tbtb menelepon. Aku tidak tahu kamu menelepon dan hal ini terjadi. Sakit? Astagaa… memar ini akan memburuk.” Je Hyuk meniup tangan Ye Rim kayak lilin. Tapi Ye Rim kayaknya mulai curiga. “Mulai sekarang, jangan mencampuri urusan orang lain.”

***

Sun Woo melihat ancaman suratnya lagi.

Ia login ke akun CCTV dan melihat rekamannya.

Seorang pria datang dengan tongkat besi dan memukul CCTV.

****

SALJU TURUN……

Sun Woo janjian ketemu dengan Nona Min.

“Lama tidak bertemu.” Ucap Sun Woo.

“Kenapa kamu kemari?” tanya Nona Min.

“Kenapa kamu tbtb mengirimiku pesan semalam?”

“Rasanya dokter Ji tidak berada dalam situasi yang baik.”

“Apa maksudmu?”

“Kudengar suamimu kembali. Kamu tahu dia berusaha membuatmu dipecat dari rumah sakit?”

Lanjut ke bagian 8 klik di sini yaaa…

Advertisements

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!