Sinopsis The World of the Married Episode 15 Part 8

Sinopsis The World of the Married Episode 15 Part 8 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kalian bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih sudah mengikuti yaaa…

*Apabila kalian melihat laman belum tampil sempurna. Artinya belum kelar digarap. Ambil jarak untuk mengupdate laman kembali.

Seorang Bapak-Bapak membaca proposal Tae Oh sambil manggut-manggut. Ia makan di tempat mewah. bapak-bapak itu pun pergi dan bilang akan mengabari kembali.

Tae Oh membayar tagihannya. Ternyata kartu kredit yang dia pakai tidak bisa digunakan untuk membayar.

Tae Oh mencoba kartu lain.

Kemudian ada Pak Cho menyapa (Ini Bapaknya Hae Kang).

“Maafkan tempo lalu.” Ucap Tae Oh.

“Kenapa kamu kemari?”

“aku menemui investor. Apa perbincangan pendanaan berjalan lancar dengan Pimpinan Yeo?”

Cho tertawa. “Pimpinan Yeo sudah lama tidak menyepakati janji itu. Kamu tidak tahu?”

“Kenapa? Apa terjadi sesuatu?”

“Kamu seharusnya lebih tahu daripada aku.” Kemudian Cho pergi.

Ternyata kartu kedua Tae Oh nggak bisa dipakai juga. Ia membayar secara tunai.

***

Tae Oh panik dan ke kantornya. Ia teriak dan memanggil Pak Lee.

Pak Lee nampak berkemas.

“Apa yang kamu lakukan?” tanya Tae Oh. “Apa yang kamu lakukan? Kenapa kartu kredit perusahaan tidak bisa dipakai?”

“Aku disuruh Pimpinan menutup semua dan mengusirmu.”

“Apa? omong kosong macam apa ini? akhirnya kutemukan investor dan kami akan membuat kesepakatan! Jika dia pergi, siapa yang akan mengambil alih?”

“Sudah kubilang, semua sudah berakhir.”

Tae Oh marah. “Apa kamu sudah gila? Memangnya kamu siapa bisa mengatakan itu?”

“Jika ingin bertemu putrimu untuk kali terakhir, kamu sebaiknya sadar dan pulang.”

****

Tae Oh nampak dalam perjalanan dan menelepon Da Kyung tapi nggak diangkat. Ia memberikan pesan suara dan curhat bahwa nampaknya sang mertua marah padanya.

Saat sampai. Barang-barang nampak dibawa oleh pegawai pindahan. “Apa yang kalian lakukan?” tanya Tae Oh.

Tapi para petugas tidak menjawab dan Pak Yeo datang. “Semuanya sudah berakhir. Ttdlah dokumen.” Pak Yeo melemparkan satu tas pada Tae Oh. “Ambil ini dan pergilah. Aku tidak mau bicara denganmu lagi. Bawa mobil ke lokasi.” Mobil Tae Oh diambil dan dibawa supir,

“Kenapa mobil… dokumen? Dokumen apa?”

“Perceraian! Serahkan hak asuh Jenny. Selain itu, jabatan yang kuberikan kepadamu di perusahaan! Semua sudah berakhir! Kamu tidak mengerti?”

“Appanim kenapa tbtb seperti ini? pasti ada kesalahpahaman.”

“Aku bukan ayahmu!!!! Berengsek.” Dan dijotoslah Lee Tae Oh. “Yang kuinginkan darimu hanyalah memastikan putriku hidup bahagia. Jika saja kamu bisa melakukan itu, aku akan menyayangimu seperti putra dan teman. Saat seorang ayah sangat menyayangi putri mereka, itulah impian mereka. Tapi sayangnya, ternyata hanya sejauh ini. sama seperti prediksiku, mari kita akhiri di sini. Jangan pernah, muncul di hadapanku lagi.”

“Aku akan bicara pada Da Kyung. Di mana dia sekarang? Di mana Da Kyung?”

Tae Oh pun lari ke rumahnya.

Di parkiran, ia melihat Jenny baru dimasukkan ahjumma ke dalam mobil.

Kemudian Da Kyung keluar dari rumah.

“Abaikan dia. Masuk ke mobil.” Teriak Pak Yeo.

“Aku akan mengurusnya. Appa tunggu saja di mobil.”

****

“Kamu bilang kamu akan memaafkanku. Kita berjanji akan berusaha. Kemau tidak bisa tbtb begini.”

“Itu saat kamu hanya membuat satu kesalahan. Tapi, ternyata tidak. Aku tidak akan tertipu lagi. Semuanya sudah berakhir.”

“Tidak perlu mendengarkan semua perkataan ayahmu. Mari urus masalah kita sendiri.”

“Appa tahu semuanya! Dia menyiapkan semuanya dari awal karena mencemaskanku. Aku sangat mengasihani Jenny karena kamu adalah ayahnya. Tapi jauh lebih baik jika kamu tidak ada. jangan perah mencoba menemuinya lagi.”

“Hanya kamu yang kumiliki. Aku mencintamu, Da Kyung Ah. Kumohon.”

“Lagu yang dahulu kamu putar saat melamarku juga dipakai untuk wanita itu. Parfume yang kamu belikan untukku juga yang dia pakai, serta pakaian dalam, gaun pernikahan, dan semuanya. Apa artinya diriku bagimu? Apa arti diriku?”

“Apa maksudmu?”

“Ternyata bukan wanita itu yang berkhayal. Tapi aku. Aku tahu semuanya sekarang. Bagimu, aku hanya pengganti Ji Sun Woo. Pergilah ke wanita itu.”

Da Kyung meninggalkan Tae Oh dan masuk mobil bersama dengan ayahnya. Tae Oh mengetuk-etuk kaca mobil. Namun, mobil malah melaju.

Lanjut ke bagian 9 klik di sini yaaaa…

 

Advertisements

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!