Sinopsis The Secret Life of My Secretary Episode 32 Part 4 Final

Sinopsis The Secret Life of My Secretary Episode 32 Part 4 Final – Episode sebelumnya ada di sini selengkapnya kamu bisa cari di tulisan yang ini... lengkap sampai selesai dehhh pokonya tuhh… yukkk satu ini lagi terus selesaaaaiiii…

Gal Hee lari dan malah Veronica yang teriak… “Yaaakkkkkkk…. kamu menjadikanku budak lagi?”

***

Min Ik sudah galau. “Kenapa kamu melakukan ini kepadaku? Sekretaris Jung menungguku. Sial!!!”

Kemudian lift terbuka. “Anda baik-baik saja Pak?”

Dan yang terjadi adalah… Min Ik bisa melihat wajah lagi. “Apa? Aku bisa melihat mereka?”

“Apa maksud anda? Anda baik-baik saja?”

Min Ik pun keluar. Ia memandangi orang satu-satu. “Kenapa mendadak sekali?”

Min Ik sampai memeluk para petugas karena senang dan lari menemui Jung. Min Ik berusah menelepon.

“Hei… di mana kamu sekarang?”

“Aku tidak bisa menghubungimu, jadi, aku kembali ke kantor. Kamu mengalami masalah?”

“Baik. Kalau begitu, aku akan kembali ke kantor sekarang.”

“Tapi aku akan pergi sekarang.”

“Jangan… aku lebih cepat jika aku menghampirimu. Tetaplah di situ.”

“Tapi aku meninggalkan sesuatu di restoran.”

“Sekretaris Jung…entah berapa kama lagi waktu yang kumiliki sekarang. Jika bukan sekarang, entah momen ini kapan kembali. Jika tidak melihatmu sekarang, aku akan menyesal seumur hidup. Jadi, kumohon kembalilah ke kantor. Aku tidak punya waktu untuk menjelaskan.” Min Ik sambil jalan ngomongnya.

“Baiklah. Aku akan kembali sekarang.”

“Di mana kamu?”

“Di depan lift.”

“Kamu tidak ada di sini.”

“Aaaahh aku di lantai 1.” Ucap Jung. “Kamu ingin aku kembali ke kantor?”

“Tidak. Kalau begitu… datanglah ke atap…” njirrrr tempat kesayangan drama korea segala genre.

Jung datang lebih dahulu. Min Ik datang kemudian.

Jung sudah tersenyum….. keduanya tersenyum….. punggung saya sakit saudara-saudaraaa.

“Pak…kenapa kamu ingin menemuiku di sini?”

Min Ik pun mengecup kening… hidung…dan bibir jung…. dengan tepat.

“Kamu bisa melihat wajahku sekarang?” Tanya Jung. Min Ik mengangguk.

“Kamu cantik.”

“Masa?”

“Ya. Matamu indah…hidungmu indah…bibirmu…. juga indah… kamu sangat cantik….”

“Syukurlah. Senang bisa mendengar kamu bisa melihat wajahku.”

“Ada satu hal yang sangat ingin kuinginkan saat melihat wajahmu.”

Kisseuuuu lagiii ampunnnn.

Sampe kenyang,,,, kagak kelar-kelar sampai ucapan penutup ini di bacakan..

“Kami mengalami momen menakjubkan sekali-kali…”

“Setiap kali itu terjadi…di mana pun dia berada, pria ini akan menghampirinya. Menatapnya selama mungkin. Dan kissue… selama mungkin…”

“Karena menghargai momen yang sebentar itu…”

“jadi…. dia bisa mengingat wajahnya…sampai dia bisa melihatnya lagi kelak.”

Terima kasih… selesai.

Rere di sini…. dan mau ngebacot di tulisan ini… yokkk di klik…

Advertisements

You May Also Like

3 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!