Sinopsis The Secret Life of My Secretary Episode 32 Part 3 Final

Sinopsis The Secret Life of My Secretary Episode 32 Part 3 Final – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini yaaa guys, terima kasih… selamat menikmati episode terakhir yaa..

Min Ik kembali ke kantornya dan melihat Jung. Dalam hatinya berkata. “Dia memakai cincin itu? Kuharap dia memakainya. Pasti dia memakainya,” Min Ik mendekat dan ternyata Jung sedang membersihkan aquarium dan memakai sarung tangan karet.

“Aku akan meninggalkan kantor hari ini.” Ucap Min Ik. “Kenapa kamu membersihkannya?”

“Benar. Aku begitu kecewa karena kamu akan meninggalkan kantor ini. Apa yang kulakukan saat ini?” Jung melepaskan sarung tangan karetnya dan ia tidak memakai cincin itu. Eehh tapi baru sebelah. Yang sebelahnya belum dibuka karena Jung akan membukanya di toilet… *mbuhhlahh bilangnya begitu. Wkwk.

***

Min Ik memperhatikan Jung dan penasaran apakah Jung memakai cincinya. Hingga Ki Dae Joo pun datang.

“Kamu sedang apa?” Tanya Dae Joo.

“Ahhh nyaris saja.”

“Rapat dengan SCB pukul 17.00. kamu tidak lupa bukan?”

“aku tahu itu.”

***

Yang paling mengesalkan adalah Jung yang memasukkan satu tangannya ke dalam kantong.

“Mau makan apa? Susshi? Naengmyeon? Kamu tidak lupa kita akan malam bersama nanti malam, bukan?”

“Kamu terus menaruh tanganmu di saku sejak tadi. Apakah itu hal yang pantas dilakukan di depan bosmu?”

Jung mengeluarkan tangannya. “Sudah puas?” *cincinnya memang nggak ada.

“Aku hanya memastikan. Jika kamu ragu karena aku tidak bisa mengenali wajahmu…”

“Apakah aku terlihat ragu?”

Kemudian Jung meminta Min Ik melihat seorang perempuan. “Lihat perempuan itu. Dia punya mata yang indah dan hidung yang mancung. Kulitnya bagaikan hadiah Yang Mahakuasa.”

“Kamu tahu aku tidak bisa melihatnya.”

“Aku tahu. Bukankah itu hal luar biasa? Pacarku tidak bisa melihat wanita seperti dia. Kamu tahu??? Di sini dan di sini *jung menunjuk wajahnya sendiri. Ada keriput dan bintik-bintik pada wajahku sejak pertama kali kita berjumpa.”

“Aku tidak bisa melihatnya.”

“Yesss… jadi, kamu hanya akan mengingat wajah cantikku. Dan aku akan melihatmu menua.”

“Aku akan menemuimu di restoran di persimpangan pukul 18.00. aku akan ke perpustakaan untuk membuat kontrak, aku akan menemuimu di sana..”

“Baiklah.”

****

Dae Joo bicara usai rapat dengan para rekannya. “mari makan malam bersama di tempat kami kapan-kapan.”

“Suatu kehormatan bisa menerima undangan dari kalian.”

“Bagaimana jika kalau kita minum teh?” Ucap Dae Joo.

Eeehh tapi Min Ik bicara pada Dae Joo. “Sekretaris Jung menungguku. Dan aku harus kembali ke kantorku.”

“Baik silakan.”

“Semoga berhasil.”

****

Min Ik masuk lift. Tbtb konselet.

“Liftnya berhenti?” kemudian Min Ik pun laporan dengan menekan tombol.

***

Jung sudah di restoran dengan kue dan bunga. “Begitu dia tiba. Aku akan menghadiahkan ini dan melamarnya lagi. Aku akan meminta dia memakaikan cincin ini pada jariku. Tidak…. aku akan memakai ini saat dia tiba. Apa dia makin bahagia?”

****

Min Ik masih terperangkap. “Tidak ada signal… kenapa harus sekarang? Halooo… bisa lebih cepat???” Teriak Min Ik

“Ini hampir selesai. Mohon tunggu sebentar lagi.” Para pekerja sedang berusaha.

***

“Kenapa dia lama sekali?” Jung masih menunggu.

Eehhh yang muncul malah “AWEEEESOMEEEEEEE….” ada Veronica dan Dae Joo. “Lama tidak jumpa Jung Gal Hee.”

“Pak… kamu sudah meneken kontrak? Di mana Direktur Do?”

“Kamu belum bertemu dengannya?” Tanya Min Ik. “Dia pamit lebih awal karena tidak mau membuatmu menunggu. Aaahh… dia bilang dia akan mampir ke kantornya.”

Jung menelepon tapi ponsel Min Ik nggak aktif. “Mungkin terjadi sesuatu padanya. Pak boleh minta tolong? Aku akan ke kantor. Bisakah kamu menjaga mejaku?”

Jung pun lari pergi.

Lanjut ke bagian 4 yaa.. klik di sini. paling akhir.

 

Advertisements

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!