Sinopsis The Secret Life of My Secretary Episode 31 Part 2

Sinopsis The Secret Life of My Secretary Episode 31 Part 2 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari di sini. Aaahhh sudah ada gambaran soal episode akhir bukan… ahhh yaaaa jelas kok. Wong romcom kok.

“Anda belum menyingkirkan dia?” tanya Direktur Park.

“Bedebah itu boleh juga.”

“Aigooo… kalian hendak makan bubur lagi?” Tanya Min Ik pada 3 bapak2 ini. “Kami baru saja sarapan bersama direktur kwak. Bukankah begitu?”

“Ya.”

“Dia tampak sangat tertarik dengan apa yang kita pegang ini. Aahhh kita berencana untuk menemui Direktur Woo besok. Bukan?” kibass kibass dokumen.

“Benar.”

“Kuharap kalian bersikap baik pada Ki Dae Joo. “

“Sampai jumpa di rapat dewan.” Ucap Dae Joo.

****

“ada apa dengan sikapmu?” Tanya Min Ik pada Jung masih cemberut.

“Entahlah. Mungkin aku kecewa karena orang lain akan menjadi presdir.”

“Dae Joo pasti akan menjadi presdir yang baik. Para sekretaris benar. Tidak hanya keluarga pemilik, orang lain boleh menjadi predir. Tidak seperti CEO perusahaan lain, Dae Joo tidak mulai dari atas. Dia bisa seperti sekarang karena bekerja keras dari bawah. Jadi, dia pasti akan memahami pegawainya. Benar bukan?”

“Tetapi…pasti akan lebih baik hika kamu mendiskusikannya denganku dahulu.”

“Kamu lihat itu?” Min Ik menunjuk pada bola bulu.

“Kapan dia kembali?”

“Dia keren sekali. Dia benar-benar sembuh begitu aku mengelusnya. Sejujurnya, aku agak kecewa dengan situasi ini. Bagaimana kalau kamu mengelusku? Pasti aku akan merasa jauh lebih baik.” Ucap Do Min Ik merayu.

Jung pun mengelusnya…

“Ohh aneh sekali. Aku merasa lebih baik.” Ucap Min Ik.

****

Veronica menggunakan gaun pengantin di depan Nam Hee.

“Bagaimana penampilanku?”

“Kamu serius? Kamu sebaiknya bertanya kepada pacarmu, bukan kepadaku.”

“Aku menunjukkan ini kepadamu dulu. Sebelum menunjukkan kepada pacarku. Aku tidak mau dia tahu bahwa aku punya niat untuk menikahinya. Tapi ini agak terlalu seksi. Bukankah begitu? Apakah menurutmu akan lebih baik jika aku tampil sederhana dan lugu saat berada di samping Dae Joo?”

Nam Hee pun melihat pilihan gaun…. “Kakakku pasti akan terlihat cantik memakai ini. Boleh kuambil satu?”

“Kakakmu akan menikah?”

“Kurasa begitu.”

“Dengan Do Min Ik?”

“Dia baru-baru ini berlibur bersama keluargaku, dan kami menginap.”

“Apa hebatnya kakakmu hingga dia selalu selangkah di depanku?”

“aku akan mengambil yang ini.”

“Yaakkkk… kamu tahu berapa harga gaun ini? Itu satu-satunya gaun Vera Wang di negara ini.”

“Berarti kamu bisa membelinya lagi di negara lain. Kamu tidak mampu membelinya?”

“Tentu saja aku mampu. Jangan pernah merendahkan Veronica Park. Ambil ini…” Veronica pun memberikan sepatunya. “Hanya ada satu pasang sepatu di negara ini. Aku bisa membelinya lagi di negara lain.”

***

Ibu Sim ngomel nihhh… “Kamu tidak bisa menikah dan mundur dari pencalonan. Sejak kapan ibu harus menghadapi kekonyolanmu?”

“Bukan berarti aku tidak akan menjadi presdir. Setelah menghadapi masalah soal sekretaris, aku sadar bahwa aku tidak becus dalam mengelola perusahaan. Saat merasa sudah mumpuni, aku akan mencobanya lagi.”

“Bukan seperti itu cara bermain rumah-rumahan. Permainan baru berakhir jika ada yang berhenti bermain. Kamu belum mengerti? Ibu mengusirmu.”

Min Ik berkaca-kaca. “Bolehkah aku…tinggal di sini?”

“Apa?”

“Jika ibu keberatan, makan aku tidak punya pilihan. Tapi aku ingin dimanjakan seperti waktu itu. Selama 27 tahun terakhir, aku tidak pernah menyusahkan ibu. Aku hanya berharap ibu akan mendengarkanku sekali saja. Aku ingin tinggal di sini… jika ibu tidak keberatan.”

Lanjut ke bagian 3 yaaa guys. klik di sini kelanjutannya.

Ooohhh betewwweeee banyak yang nanya nama mimin yaa…. tolong panggil sayaa Rere yaaa…. Hikssss….. tapi panggil mimin saja tak apa kok.

Advertisements

You May Also Like

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!