Sinopsis The Secret Life of My Secretary Episode 29 Part 4

Sinopsis The Secret Life of My Secretary Episode 29 Part 4 – Episode sebelumnya ada di sini selengkapnya ada di sini. Ini episode 29 yang bagian terakhir yaa guys. Saat masih duduk melihat laut. Jung akhirnya keluar juga.

“Kamu sudah bangun rupanya. Jadi, akhirnya kita bisa berdua.”

“Kurasa begitu. Kenapa?”

“Tidak apa. Aku hanya ingin melihatmu. Dae Joo melihatnya, bahkan Veronica Park pun melihatnya. Hanya aku yang belum melihatnya. Caramu memandangku.”

“Aku juga ingin menunjukkannya. Bagaimana aku memandangmu sekarang?”

“Aku baru ingat. Pernahkah aku memberitahumu ini? Aku pernah melihat wajahmu.”

“Kamu melihat wajahku? Bahkan ekspresi wajahku?”

“Ya. Tapi tidak bisa setiap saat.” Karena yang setiap saat hanya rexona guyss… setianya. Wkwkwkkw “Tekanan darahku harus naik, dan jantungku harus berdetak dengan cepat.”

“Apa yang membuat tekanan darahmu naik?”

“Itu… bakan stokong kompresi medis tidak manjur. Tapi anehnya, saat aku menyentuh bagian tertentu pada tubuhmu. Tekanan darahku melonjak naik.” *coba.. sentuh… a n u n y a. Wkwkwkwkkwkw aku digeplaaakkk pembacaa nihh keknya.

“Bagaian tertentu pada tubuhku?”

“Seperti saat kita berada di bawah ekskavator. Saat kita berdekatan.”

“Kalau begitu… apa yang harus kita lalukan sekarang?”

Min Ik memegang tangan Jung. “Seperti ini.”

“Bagaimana perasaanmu? Bisakah kamu melihatku?”

“Tidak. Sama sekali tidak. Kurasa aku harus menyentuh bagiian tubuh lainnya.”

Dan adegan jadi begini… lihat saja pada gambar. Saya malas mendiskripsikan. wwkkwkw gitulah.

“Bagaimana?” Tanya Jung.

“Anehnya. Kenapa ini tidak manjur? Kurasa ini belum cukup.”

“Lantas kita harus bertindak sejauh apa?”

“Sebenarnya semua tergantung padamu.” Ucap Min Ik. “Sejauh mana kamu bisa bertindak?”

“Maksudmu… kita harus mencoba semua hal agar kamu bisa melihat wajahku.”

“Mencoba semua hal? Sebagai informasi. Ini adalah bibir.” Jung menaruh tangan Min Ik pada bibirnya.

“Apa yang ada di pikiranmu sekarang? Aku hanya berpikir untuk menaruh tanganku di bahumu.”

“Tentu aku mengerti. Memang seperti itu. Tapi bukankah ada yang salah dengan urutannya? Kita baru saja berpegangan tangan dan ber p e l u k a n. Untuk apa kamu menaruh tanganmu di bahuku setelahnya.” Jung pun kesal.

Kisseualah mereka….

“Jika aku membuka mata saat seperti ini akankah aku melihat wajahmu? Tapi aku tidak mau membuka mata saat ini… karena bibir yang aku inginkan, orang yang aku inginkan. Adalah kamu. Dan aku bisa tahu itu kamu tanpa melihat dirimu.” ucap min ik dalam hatinya.

Bersambung…. klik di sini kelanjutannya.

Komentar dulu boleh kan yaaa?

Merupakan kecapakean tersendiri buat episode 29 ini. Kemarin saya hanya buat satu part dan itu punggungku sudah capek banget. Jadi saya teeedorrrr saajaaa..

Sudah saya bisa bayangkan karena entah sudah berapa romcom yang saya lihat bahwa 4 episode terakhir dari romcom biasanya hanya pemanis saja. Beda banget sama drama penuh konflik yang di mana kita masih penasarannya masih di ujung-ujung.

Dalam buat sinopsiss kalau ada Jung dan Min Ik bicara… saya banyak diam karena mereka adalah model pasangan yang agak gagap kalau ngomong sama orang yang mereka suka. Itu beda bangett sama Vero dan Dae Joo di mana mereka langsung bilang apa maunya.

Entah kenapaaa lagi-lagi saya harus bilang. Mungkin kalian juga sudah bosan. Lebih membahagiakan menulisan dialog Veronica dan Dae Joo lho. Rasa-rasanya saya dikasih permen dengan rasa baru yang mengagetkan dan belum saya rasakan sebelumnya.

Beda banget sama malu malu kucingnya Jung Gal Hee dan Do Min Ik. Mereka kayak permen yang memang manis dimulut. Ketika ditelan. Manisnya hilang begitu saja.

Aahh sudah komennya di situ dulu, nanti saya nggak punya bahan lagi untuk buat reviewnya,, wkwkwkwkkw.

Kan tolong yaaa…

 

Advertisements

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!